Mengapa Autoimun Lebih Banyak Menyerang Wanita Daripada Pria?

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 02 Februari 2024 | 10:26 WIB
Mengapa Autoimun Lebih Banyak Menyerang Wanita Daripada Pria?
Penyakit autoimun. (Shutterstock)

Suara.com - Selama beberapa tahun terakhir, kasus gangguan autoimun di tengah masyarakat mengalami peningkatan. Meski disebabkan oleh faktor genetik, namun saat dilihat, ternyata wanita lebih rentan dengan penyakit ini. 

Menurut dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Kepala Klinik ALIVE Eka Hospital BSD Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, jika dihitung, perbandingan antara pria dan wanita yang mengidap autoimun adalah 8:1. Mengapa demikian?

Dijelaskan dr. Iris, penyebabnya adalah hormon estrogen yang dimiliki wanita. Seringkali kata dia, hormon ini tidak stabil sehingga penyebabkan penyakit autoimun pada wanita. 

Salah satunya Rheumatoid Arthritis (RA) yang banyak dialami oleh ibu saat hamil atau setelah melahirkan. Ini adalah penyakit radang sendi yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan sehatnya sendiri.

"Selain itu, saat hamil misalnya hormon juga jadi lebih tidak stabil. Tentu ini semakin memicu autoimun yang memang sudah ada bakat di tubuh semua manusia," kata dia.

Wanita kata dr. Iris juga memiliki dua kromosom X di tubuhnya. Sementara laki-laki hanya memiliki satu kromosom untuk masing-masing X dan Y.

Sistem kromosom X bisa saja mengalami kecacatan. Ketika wanita memiliki dua kromosom X di tubuhnya dan salah satu mengalami cacat, jelas dr. Iris, maka mereka lebih rentan terhadap penyakit autoimun.

Autoimun sendiri adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Ada lebih dari 100 penyakit yang digolongkan penyakit autoimun. Beberapa penyakit di antaranya memiliki gejala serupa, seperti lelah, nyeri otot, dan demam.

Untuk itu, kata dr. Iris untuk menegakkan diagnosa terhadap penyakit ini cukup sulit karena antara satu dengan yang lain memiliki gejala yang berbeda. Fenomena ini menyoroti perlunya penyediaan layanan kesehatan yang khusus menangani berbagai gangguan kesehatan secara komprehensif.

Hal inilah yang membuat Eka Hospital Group dengan bangga meluncurkan layanan terbaru yaitu Allergy Immunology Autoimmune & Vaccine Clinic (ALIVE) yang merupakan fasilitas kesehatan terkemuka yang mengkhususkan diri dalam diagnosis, pengobatan, dan manajemen kondisi alergi, imunologi, autoimun serta vaksin center.

"ALIVE hadir sebagai respons terhadap tuntutan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. ALIVE memiliki visi menjadi pusat unggulan dalam penanganan alergi, immunologi, dan penyakit autoimun, serta memberikan pelayanan vaksinasi yang optimal," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eka Hospital Luncurkan ALIVE, Klinik Layanan Alergi, Imunologi, Autoimun dan Vaksin

Eka Hospital Luncurkan ALIVE, Klinik Layanan Alergi, Imunologi, Autoimun dan Vaksin

Health | Rabu, 31 Januari 2024 | 15:49 WIB

Kelamaan Melajang, Wanita Asal Brazil Ini Nikahi Boneka dan Punya Anak

Kelamaan Melajang, Wanita Asal Brazil Ini Nikahi Boneka dan Punya Anak

Your Say | Rabu, 31 Januari 2024 | 08:15 WIB

Kena Autoimun Imbas Suntik Putih, Cita Citata Kini Kurangi Perawatan

Kena Autoimun Imbas Suntik Putih, Cita Citata Kini Kurangi Perawatan

Entertainment | Senin, 29 Januari 2024 | 15:43 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB