Harus Diminum Seumur Hidup, Obat Hipertensi Memang Enggak Buat Ginjal Rusak? Begini Kata Ahli

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 25 Februari 2024 | 06:01 WIB
Harus Diminum Seumur Hidup, Obat Hipertensi Memang Enggak Buat Ginjal Rusak? Begini Kata Ahli
Ilustrasi hipertensi alias tekanan darah tinggi. (freepik.com/freepik)

Suara.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah penyakit yang dialami banyak orang di Indonesia. Terhitung, sejak 2009 sampai 2019 angka hipertensi mengalami peningkatan hingga 12 persen.

Hal ini juga menjadi satu hal yang tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, jika kondisi parah, hipertensi ini dapat menyebabkan berbagai masalah lain seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan lain-lain.

Oleh sebab itu, seseorang harus bisa mengontrol tekanan darahnya dengan minum obat seumur hidup. Minum obat itu menjadi salah satu cara untuk mengontrol tekanan darahnya sehingga menjadi normal.

Ilustrasi Tekanan Darah Tinggi (Pixabay.com)
Ilustrasi Tekanan Darah Tinggi (Pixabay.com)

Di sisi lain, sebab harus mengonsumsi obat seumur hidup. Namun, pada beberapa penderita justru mengonsumsinya tidak rutin. Pasalnya, beberapa pasien khawatir kalau konsumsi obat setiap hari itu berdampak pada ginjalnya. Namun, benarkan obat hipertensi berdampak buruk pada ginjalnya?

Sekretaris Jenderal InaSH sekaligus dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi, dr. Djoko Wibisono, Sp,PD-KGH, mengatakan, obat hipertensi tidak berdampak pada ginjal. Justru hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik yang justru dapat menjadi penyebab masalah pada ginjal.

“Yang merusak ginjal itu bukan obat hipertensinya, tapi lebih ke tekanan darah tinggi yan tidak terkendali. Hipertensi itu kan penyakit PTM, obatnya long life. Minum obat seterusnya, agar hidupnya sehat," kata dr. Djoko konferensi pers 18th Scientific Meeting InaSH, Jumat (23/2/2024).

Oleh sebab itu, tak ada alasan untuk tidak mengonsumsi obat. Pasalnya, obat itu dilakukan untuk mengontrol tekanan darah penderita hipertensi.

Sementara itu, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Erwinanto, Sp.JP(K), FIHA menjelaskan, hipertensi menjadi penyakit yang angkanya tidak pernah turun. Kondisi ini sebab hipertensi akan terus melekat seumur hidup. Oleh sebab itu, hal yang diperhatikan lebih kepada mengontrolnya.

“Hipertensi seumur hidup sehingga jumlahnya tak pernah menurun. Yang ada jumlahnya menambah lagi,” kata dr. Erwinanto.

baca juga

Saat ini justru yang difokuskan yakni mengontrol agar angka hipertensi tidak semakin meningkat. Sementara untuk penderita harus konsumsi obat agar tekanan darahnya normal. Bukan hanya itu, untuk mengontrolnya juga harus didukung dengan gaya hidup yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Hipertensi Disebut Jadi Penyebabnya: Memang Dampaknya Separah Itu?

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Hipertensi Disebut Jadi Penyebabnya: Memang Dampaknya Separah Itu?

Lifestyle | Jum'at, 23 Februari 2024 | 18:05 WIB

63 Persen Petugas KPPS Punya Risiko Hipertensi, Ungkap BPJS Kesehatan

63 Persen Petugas KPPS Punya Risiko Hipertensi, Ungkap BPJS Kesehatan

Health | Selasa, 20 Februari 2024 | 09:00 WIB

3 Bahan atau Obat Alami yang Digunakan Mengobati Biduran pada Kulit

3 Bahan atau Obat Alami yang Digunakan Mengobati Biduran pada Kulit

Your Say | Senin, 12 Februari 2024 | 16:46 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:10 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 09:53 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:52 WIB

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

×