60% Anak Indonesia Tidak Sarapan, Ingatkan Lagi Yuk Pentingnya Sarapan bagi Tumbuh Kembang Anak !

Ririn Indriani

Minggu, 03 Maret 2024 | 10:47 WIB
60% Anak Indonesia Tidak Sarapan, Ingatkan Lagi Yuk Pentingnya Sarapan bagi Tumbuh Kembang Anak !
Ilustrasi anak sedang sarapan (Pexels.com)

Suara.com - Sarapan dengan gizi seimbang terbukti merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak optimal.

Sayangnya kegiatan sarapan belum menjadi kebiasaan rutin setiap keluarga di Indonesia. Fakta tersebut ditunjukkan dari hasil studi Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan) yang menemukan bahwa 60% anak Indonesia tidak sarapan sebelum berangkat sekolah.

Selain itu, berdasarkan data Survei Diet Total (SDT) Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI tahun 2020, sebanyak 66,8% anak sarapan dengan kualitas gizi rendah dan belum terpenuhi asupan vitamin dan mineralnya.

Salah satu fakta yang terungkap adalah 8 dari 10 anak Indonesia masih kekurangan asupan Omega 3. Padahal Omega 3 dan Omega 6 terbukti secara ilmiah memiliki korelasi yang erat dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

Menyikapi hal tersebut, Pakar Gizi Esti Nurwanti, S.Gz, RD, MPH, Ph.D, menuturkan perlu adanya perhatian serius tak hanya para orang tua, tetapi juga pendidik, pemerintah dan swasta, karena dapat berpotensi memengaruhi proses tumbuh kembang anak dan penyerapan ilmu di sekolah.

"Anak pada usia sekolah memerlukan asupan padat gizi, terutama pemenuhan kebutuhan lemak esensial omega 3 dan 6, lemak esensial ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta menekan depresi dan kecemasan," terangnya dalam peluncuran program "Sarapan Lezat Bernutrisi” BlueBand Kuliner secara hybrid, beberapa waktu lalu.

Program edukasi "Sarapan Bernutrisi" kepada 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, periode Januari – Desember 2024 yang dilakukan BlueBand. (Foto: Istimewa)
Program edukasi "Sarapan Lezat Bernutrisi" kepada 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, periode Januari – Desember 2024 yang dilakukan BlueBand. (Foto: Istimewa)

Selain itu, asupan lemak esensial, sambung Esti, juga membantu menjaga daya visual anak, yang penting dalam proses belajar di sekolah.

Oleh karena itu, memastikan anak-anak mendapatkan sarapan yang kaya akan zat gizi menjadi sangat penting untuk mendukung perkembangan dan prestasi akademik mereka.

Hal itulah yang melatarbelakangi hadirnya program “Sarapan Lezat Bernutrisi” BlueBand sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya sarapan bergizi, rutin dan berimbang dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia, sekaligus meluncurkan produk terbarunya, BlueBand Kuliner sebagai solusi praktis para ibu dalam menyajikan sarapan lezat bernutrisi.

baca juga

Program tersebut, kata Presiden Direktur PT Upfield Consulting Indonesia Dicky Saelan, juga sejalan dengan semangat Pekan Sarapan Nasional (PESAN) yang diperingati setiap 14-20 Februari.

“Terlaksananya program “Sarapan Lezat Bernutrisi” ini sejalan dengan visi perusahaan secara global dalam hal mendorong berbagai perubahan positif di masa depan, termasuk memerangi permasalahan gizi pada anak Indonesia," imbuhnya.

Tahun ini, lanjut Dicky, perusahaannya berkomitmen untuk mengedukasi 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, dalam periode Januari – Desember 2024.

Program edukasi "Sarapan Bernutrisi" kepada 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, periode Januari – Desember 2024 yang dilakukan BlueBand. (Foto: Istimewa)
Program edukasi "Sarapan Lezat Bernutrisi" kepada 500.000 anak di berbagai wilayah di Indonesia, periode Januari – Desember 2024 yang dilakukan BlueBand. (Foto: Istimewa)

Program edukasi tentang pentingnya sarapan bagi tumbuh kembang anak tersebut dilakukan baik online maupun offline dengan mengunjungi berbagai sekolah di wilayah Indonesia.

Melalui program “Sarapan Lezat Bernutrisi”, lanjut Dicky, pihaknya membagikan pula booklet inspirasi menu 21 hari sarapan berisi yang dilengkapi dengan bantuan materi edukasi seperti komik dan permainan, sehingga anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan mengenai makanan bergizi dan pentingnya sarapan setiap hari dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Kesuksesan program ini tentunya tidak luput dari peran serta dukungan Ibu sebagai manajer rumah tangga yang mengatur pola konsumsi harian di rumah. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak hal untuk dipikirkan dan disiapkan setiap harinya.

Hasil penelitian dari Telegraph bahkan mengungkap rata-rata setiap pagi seorang Ibu telah memikirkan 26 hal acak termasuk sarapan dan hal lainnya.

“Kami berharap hadirnya program "Sarapan Lezat Bernutrisi" dan peluncuran produk terbaru ini bisa menjadi langkah penting menuju kehidupan anak yang lebih sehat dan berprestasi di sekolah, guna menunjang generasi maju untuk Indonesia Emas 2045,” tutup Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanding Makan Siang Gratis, Peneliti Lebih Setuju Sarapan Gratis Gizi Lengkap: Lebih Sehat!

Dibanding Makan Siang Gratis, Peneliti Lebih Setuju Sarapan Gratis Gizi Lengkap: Lebih Sehat!

Health | Sabtu, 02 Maret 2024 | 07:14 WIB

5 Cara Sederhana Pantau Tumbuh Kembang Anak Berjalan Normal, Jangan Tunggu Sampai Kurang Gizi

5 Cara Sederhana Pantau Tumbuh Kembang Anak Berjalan Normal, Jangan Tunggu Sampai Kurang Gizi

Health | Jum'at, 01 Maret 2024 | 14:35 WIB

Setelah Pandemi, Kesadaran Masyarakat Hidup Sehat dari Pola Makan Bernutrisi Makin Meningkat

Setelah Pandemi, Kesadaran Masyarakat Hidup Sehat dari Pola Makan Bernutrisi Makin Meningkat

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2024 | 19:05 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB