Syahnaz Sadiqah Terkena DBD, Apa Bedanya Demam Berdarah pada Anak dan Orang Dewasa?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 26 Maret 2024 | 12:05 WIB
Syahnaz Sadiqah Terkena DBD, Apa Bedanya Demam Berdarah pada Anak dan Orang Dewasa?
Potret Syahnaz Sadiqah (instagram/@syahnazs)

Suara.com - Syahnaz Sadiqah terkena penyakit demam berdarah (DBD) hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Adik bungsu Raffi Ahmad itu mengaku telah sakit selama hampir sepekan tetapi sebelumnya hanya lakukan perawatan di rumah. Lantaran sakitnya tak kunjung membaik, Syahnaz pun dibawa suaminya Jeje Govinda ke rumah sakit.

"Mencoba bertahan 6 hari dirawat di rumah saja, akhirnya kemarin ga sanggup lagi plus trombosit udah turun banget," tulis Syahnaz dalam Instagram Storynya.

Ibu dua anak itu mengungkapkan kalau dirinya didiagnosa sakit DBD. Dia pun mengingatkan pengikutnya di Instagram untuk berhati-hati terhadap penularan penyakit tersebut dan sebisa mungkin lakukan pencegahan.

Syahnaz Sadiqah dilarikan ke rumah sakit (instagram)
Syahnaz Sadiqah dilarikan ke rumah sakit (instagram)

"Katanya lagi musim banget DBD guys, rajin-rajin pake lotion anti nyamuk deh anak-anak juga plus jaga imun juga yah," kata Syahnaz.

Penyakit DBD dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi virus. Penyakit tersebut dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam buku berjudul Mengenal Demam Berdarah Dengue (2019) menyebut kalau tanda DBD pada anak-anak maupun orang dewasa relatif mirip.

Tanda DBD umumnya akan timbul saat mulai memasuki hari ke 4 sampai hari ke 10 setelah terjadinya infeksi. Berikut ciri-ciri DBD pada anak dan orang dewasa menurut WHO.

  1. Mengalami demam tinggi hingga 40°C/104°F
  2. Mengalami sakit kepala yang parah
  3. Merasakan nyeri di bagian belakang mata
  4. Merasakan nyeri pada otot dan sendi
  5. Mual dan muntah
  6. Kelenjar mengalami pembengkakan
  7. Munculnya ruam

Masyarakat Indonesia Berisiko Tinggi Terkena DBD

Kementerian Kesehatan RI dalam situs resminya menyampaikan bahwa negara tropis seperti Indonesia berisiko tinggi terhadap penularan virus DBD. Hal ini dikaitkan dengan kenaikan temperatur yang tinggi dan perubahan musim hujan dan kemarau disinyalir menjadi faktor resiko penularan virus dengue.

Kejadian DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor yang sebagian besar dapat diperbaiki. Contohnya, kurangnya peran serta masyarakat dalam pengendalian DBD, kurangnya kualitas dan kuantitas tenaga penanggulangan DBD, infrastruktur dan air bersih yang tidak memadai yang mengakibatkan kecenderungan perkembangbiakan vektor.

baca juga

DBD termasuk salah satu penyakit berbasis lingkungan yang angka kejadiannya dapat diturunkan dengan melakukan tindakan pengendalian vektor, yakni perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Tak Ada Tanda-Tanda, Kondisi Syahnaz Sadiqah Mendadak Drop Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Awalnya Tak Ada Tanda-Tanda, Kondisi Syahnaz Sadiqah Mendadak Drop Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Selasa, 26 Maret 2024 | 09:37 WIB

Syahnaz Sadiqah Sakit Apa? Dilarikan ke RS usai Kondisinya Semakin Drop dan Memprihatinkan

Syahnaz Sadiqah Sakit Apa? Dilarikan ke RS usai Kondisinya Semakin Drop dan Memprihatinkan

Lifestyle | Selasa, 26 Maret 2024 | 07:55 WIB

DBD Mewabah di Jakarta, Heru Budi Minta Warga Pakai Baju Lengan Panjang Hingga Lotion Anti Nyamuk

DBD Mewabah di Jakarta, Heru Budi Minta Warga Pakai Baju Lengan Panjang Hingga Lotion Anti Nyamuk

News | Senin, 25 Maret 2024 | 16:14 WIB

Terkini

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

×