Waspada! Penyakit Flu Singapura Berpotensi Makin Menular Saat Momen Mudik Lebaran 2024

Rabu, 03 April 2024 | 08:34 WIB
Waspada! Penyakit Flu Singapura Berpotensi Makin Menular Saat Momen Mudik Lebaran 2024
Ilustrasi gambar ciri-ciri flu singapura pada anak dan pengobatannya. (freepik)

Suara.com - Suka cita mudik lebaran Idul Fitri 2024 juga perlu diiringi dengan kewaspadaan terhadap penyakit menular. Terlebih bagi masyarakat yang hendak berpergian dengan transportasi umum. Salah satu penyakit yang tengah marak saat ini ialah hand, foot, mouth disease (HFMD) atau juga dikenal dengan sebutan flu Singapura.

Penyakit tersebut sangat mudah menular terutama terhadap anak di bawah usia 5 tahun. Dokter spesialis anak Prof. Dr. dr. Edi Hartoyo Sp.A(K)., mengatakan bahwa ada risiko terjadinya penularan flu Singapura selama musim mudik lebaran mengingat akan banyak orang berkumpul saat satu waktu bersamaan.

“Kalau soal berpotensi memperluas (penularan), bisa iya. Apalagi kalau kita menggunakan sarana transportasi umum,” kata prof Edi saat konferensi pers virtual Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (2/4/2024).

Ilustrasi anak kena flu singapura. (freepik)
Ilustrasi anak kena flu singapura. (freepik)

Penularan HFMD hampir sama dengan Covid-19, yaitu adanya kontak dengan penderita atau droplet. Penularan bisa terjadi secara langsung misalnya karena batuk, bersin, terkena air liur secara oral dan dari kotoran atau feses.

Sementara penularan kontak tidak langsung juga bisa terjadi karena penggunaan handuk dari anak yang sebelumnya telah sakit Flu Singapura. Maupun karena menyentuh mainan atau peralatan dari anak yang terinfeksi. Itu sebabnya, HFMD dikatakan sangat mudah menular baik secara kontak langsung maupun tidak langsung terutama pada anak.

Prof. Edi menambahkan, orangtua terkadang tidak menyadari kalau anaknya sudah tertular virus HFMD. Sebab, penyakit tersenut memang tergoling ringan.

"Ini penyakitnya ringan, orangtua enggak sadar bahwa dia kena virus, akhirnya pulang naik bus, kumpul dengan orang banyak. Maka risiko untuk memperluas (penyebaran) bisa iya," ujarnya.

Karenanya perlu cermat dalam melihat gejala terjadinya HFMD. Prof. Edi menyampaikan gejala-gejala khas dari penyakit tersebut berupa munculnya lesi di telapak tangan, kaki, dan mulut. Kemudian anak mengalami demam, nyeri badan, sulit makan karena mengalami sariawan, pilek, hingga nyeri saat menelan.

Diagnosa Flu Singapura memang perlu dilakukan dengan pemeriksaan sampel melalui laboratorium dengan menggunakan sampel tinja, usap rektal, atau usap ulkus di mulut atau tenggorokan dengan metode PCR. Tetapi, bila anak sudah mengalami tamda gejala seperti itu, prof. Edi menyarankan agar sebaiknya diisolasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Lengkap, Daftar Diskon Tol di Mudik Lebaran 2024

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI