Jangan Sembarangan! Dokter Mata Ungkap Pakai Softlens Dengan Ceroboh Bisa Buat Penglihatan Menjadi Berkurang

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 16 Mei 2024 | 17:22 WIB
Jangan Sembarangan! Dokter Mata Ungkap Pakai Softlens Dengan Ceroboh Bisa Buat Penglihatan Menjadi Berkurang
Ilustrasi softlens (Pexels/Nataliya)

Suara.com - Bagi beberapa penderita rabun jauh atau mata minus, biasanya memilih untuk memakai kacamata untuk membantu penglihatannya. Namun, sebagian orang justru memilih menggunakan kontak lens alias softlens karena dinilai lebih nyaman.

Meski demikian, terkadang penggunaan softlens ini sering menjadi masalah bagi beberapa orang. Pasalnya, beberapa orang dapat alami berbagai masalah pada matanya saat menggunakan softlens.

Terkait penggunaan softlens ini memang harus dijaga dengan baik. Dokter spesialis mata, Dr. Tri Rejeki Herdiana, SpM, penggunaan softlens yang lalai, dapat berdampak pada infeksi. Hal ini dapat membuat kornea mata menjadi rusak.

Ilustrasi menggunakan softlens (pixabay/slavoljubovski)
Ilustrasi menggunakan softlens (pixabay/slavoljubovski)

“Kalau yang pakainya ceroboh, dia bisa infeksi Jadi kalau misalnya dia ketiduran, itu bisa infeksi sebabkan baret-baret di daerah kornea matanya,” jelas Dr. Tri saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, kondisi infeksi ini juga bisa berdampak sangat parah. Pasalnya, mata bisa menjadi merah dan nyeri. Tidak hanya itu, bahkan, untuk beberapa kasus, beberapa orang penglihatannya menjadi berkurang karena infeksi penggunaan softlens.

“Bisa iritasi, merah, dan nyeri. Kemudian bisa sampai menurunkan penglihatan. Jadi bisa sampai infeksinya berat,” sambungnya.

Untuk itu, bagi para pengguna softlens diharapkan untuk aktif. Dalam hal ini, para pengguna softlens harus rajin menggantinya. Penggunaan tetes mata juga disarankan agar softlens tidak menjadi kering dan sebabkan infeksi.

Oleh karena itu, penggunaan softlens sebenarnya aman untuk dilakukan. Namun, penggunaan ini bisa berdampak buruk jika orang yang memakainya tidak menjaganya dengan baik. Untuk itu, perlu adanya mengikuti aturan yang ada demi kesehatan mata.

“Jadi softlens itu sebenarnya, kalau misalnya untuk koreksi minus boleh digunakan tapi harus aktif. Dalam artian harus diganti, kemudian tidak boleh ketiduran, pakai tetesnya juga. Aman atau tidaknya tergantung yang pakai, Jadi boleh, tapi harus ikuti aturannya,” kata Dr. Tri.

Demi keamanan ini sendiri, softlens juga tidak dianjurkan menggunakannya dari pagi sampai malam. Usahakan menggantinya sehingga tidak menggunakan softlens yang sama seharian. Hal ini demi menjaga kesehatan mata.

“Tidak rekomen dari subuh sampai tengah malam,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Kelopak Mata Tidak Selalu Diatasi Dengan Operasi? Begini Penjelasan Ahli

Gangguan Kelopak Mata Tidak Selalu Diatasi Dengan Operasi? Begini Penjelasan Ahli

Health | Senin, 13 Mei 2024 | 16:44 WIB

Ria Ricis Ingin Operasi Kantung Mata, Padahal Begini Hukumnya dalam Islam

Ria Ricis Ingin Operasi Kantung Mata, Padahal Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2024 | 16:07 WIB

Ria Ricis Terang-terangan Ingin Operasi Kantung Mata, Ini Lho Risiko dan Komplikasinya

Ria Ricis Terang-terangan Ingin Operasi Kantung Mata, Ini Lho Risiko dan Komplikasinya

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2024 | 15:08 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB