1 dari 6 Siswi 'Bolos' karena Toilet Sekolah Gak Proper saat Menstruasi

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 16 Juni 2024 | 10:22 WIB
1 dari 6 Siswi 'Bolos' karena Toilet Sekolah Gak Proper saat Menstruasi
ilustrasi menstruasi (freepik.com/freepik)

Suara.com - UNICEF Indonesia mengungkapkan fakta menyedihkan bahwa 1 dari 6 siswi tidak masuk sekolah saat menstruasi. Hal ini bukan hanya karena rasa sakit, tetapi juga karena sanitasi toilet sekolah yang tidak memadai sehingga tidak mendukung kebersihan dan kenyamanan selama menstruasi.

Muhammad Zainal, Spesialis Air, Sanitasi, dan Kebersihan (WASH) UNICEF Indonesia, mengungkapkan hasil penelitian tahun 2015 yang dimasukkan dalam buku saku manajemen kebersihan menstruasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menurut Zainal, situasi ini sangat disayangkan karena dapat membuat siswi tertinggal pelajaran. Menstruasi menjadi alasan mereka bolos, bukan hanya karena nyeri tetapi juga karena kondisi toilet yang tidak nyaman.

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

"Seperti nyeri haid (dismenore), sedangkan sekolah tidak menyediakan obat pereda nyeri, tidak adanya jamban yang layak di sekolah, tidak tersedianya air untuk membersihkan diri dan rok yang ternoda darah, tidak tersedianya pembalut cadangan ketika dibutuhkan, dan tidak tersedianya tempat sampah dan pembungkus untuk membuang pembalut bekas," terang isi buku saku yang dirilis pada 2017 silam.

Dalam acara kampanye Generasi Bersih Sehat Wings for UNICEF bersama Soklin, Zainal memaparkan pentingnya pihak sekolah memperhatikan kenyamanan siswi saat menstruasi, karena hal ini berkaitan dengan privasi perempuan yang baru beranjak remaja tersebut.

Apalagi jika kebersihan menstruasi tidak bisa diterapkan secara baik, dengan cara memperhatikan sanitasi air bersih di toilet sekolah, para siswi akan rentan terkena infeksi penyakit.

"Tidak masuk ke sekolah karena menstruasi, ini karena sekolah tidak memberikan hal yang dibutuhkan privasi saat mereka melakukan praktik yang mendukung menstruasi," jelas Zainal di Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2024).

Tersedianya air bersih di toilet sekolah menurut Zainal, dampaknya sangatlah luas. Bukan hanya membuat periode menstruasi siswi jadi lebih nyaman, sehingga tidak ada alasan membolos.

Tapi juga bantu mencegah dan mengatasi berbagai penyakit yang rentan dialami siswa di sekolah. Beberapa ancaman kesehatan karena sanitasi yang buruk di sekolah yakni dehidrasi, diare, pneumonia hingga tifus.

"Saat tersedianya air bersih dan sanitasi yang baik, maka bisa memberikan lingkungan lebih bersih dan aman. Misalnya, tingkat kehadiran siswi perempuan 11 persen lebih tinggi, konsentrasi belajar anak lebih baik. Ini karena tanpa sanitasi yang baik anak-anak lebih tertekan," jelas Zainal.

"Dengan tanpa adanya air bersih di sekolah, maka 1 dari 5 anak di Indonesia tidak ketemu air putih setiap harinya. Anak yang kekurangan asupan air berdampak pada kerentanan penyakit, seperti diabetes, ginjal dan sebagainya. Termasuk juga diare dan pneumonia," sambung Zainal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR Bawa Pesan dari Konferensi PBB: Akses Air Minum dan Sanitasi Aman Harus Dipenuhi

Menteri PUPR Bawa Pesan dari Konferensi PBB: Akses Air Minum dan Sanitasi Aman Harus Dipenuhi

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 09:21 WIB

Jemaah Wanita Wajib Tahu! Ini Panduan Bagi yang Mengalami Haid Saat Wukuf Arafah

Jemaah Wanita Wajib Tahu! Ini Panduan Bagi yang Mengalami Haid Saat Wukuf Arafah

Religi | Senin, 10 Juni 2024 | 18:49 WIB

Mitos Atau Fakta: Air Kelapa Lebih Baik daripada Pain Killer untuk Nyeri Haid?

Mitos Atau Fakta: Air Kelapa Lebih Baik daripada Pain Killer untuk Nyeri Haid?

Health | Kamis, 06 Juni 2024 | 20:28 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB