Mitos atau Fakta: Ganti Pembalut Harus Setiap 2 Jam Sekali untuk Cegah Iritasi?

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 29 Mei 2024 | 13:45 WIB
Mitos atau Fakta: Ganti Pembalut Harus Setiap 2 Jam Sekali untuk Cegah Iritasi?
Ilustrasi Pembalut dan Tampon (Pexels/Karolina Grabowska)

Suara.com - Permasalahan iritasi di area kewanitaan menjadi hal yang kerap menganggu bagi para perempuan. Biasanya, hal ini berkaitan dengan masalah pergantian pembalut yang terlalu lama sehingga membuat area miss v alami iritasi. Beredar klaim yang menyebut pembalut harus diganti setiap 2 jam sekali. Mitos atau fakta?

Menjelaskan akan hal ini, Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi: dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, M.Kes, FICS mengatakan, pergantian pembalut ini tidak memiliki waktu khusus. Pasalnya, pergantian pembalut ini berkaitan dengan volume darah saat haid.

Ilustrasi menstruasi tidak teratur (Pexels/Andrea Piacquadio).
Ilustrasi menstruasi (Pexels/Andrea Piacquadio).

Biasanya, pergantian pembalut akan lebih sering di awal-awal karena volume haid yang tinggi. Namun, pada hari ketiga hingga keempat, volume akan berkurang. Hal ini membuat pergantian pembalut itu tidak sesering saat awal haid.

“Pembalut diganti itu sesuai dengan volume darah haid. Haid di awal-awal sama di hari ketiga, keempat pasti berbeda,” kata dr. Ardiansjah saat diwawancarai dalam Betadine X Guardian Press Conference, Selasa (28/5/2024).

Oleh sebab itu, terkait pergantian pembalut ini dapat melihat volume dari darah saat haid. Jika sudah merasa penuh, perempuan dapat segera menggantinya. Pasalnya, jika tidak segera mengganti, darah saat menstruasi itu dapat merubah pH vagina yang bisa sebabkan berbagai masalah.

“Intinya saya selalu menekankan kita enggak bisa tau berapa-berapa banyak diganti karena tergantung dari volume darah mens. Kalau sudah penuh di awal-awal mens, ganti karena pembalut yang terlalu banyak darah mensnya itu dapat merubah pH vagina. Itu bisa sebabkan iritasi, gatal, digaruk dan infeksi,” jelasnya.

Ilustrasi pembalut. (Shutterstock)
Ilustrasi pembalut. (Shutterstock)

“Jadi seberapa sering harus diganti tergantung, kalau sudah mulai penuh diganti. Memang agak boros di hari pertama kedua mens, tapi lebih baik daripada dia harus ke dokter,” sambung dr. Ardiansjah.

Apakah saat buang air harus diganti?

Berdasarkan keterangan dr. Ardiansjah, pada dasarnya jika memang belum terasa penuh memang pembalut bisa dipakai kembali. Namun, biasanya hal ini biasanya akan terasa risih sehingga ingin segera menggantinya. Oleh sebab itu, hal ini tergantung kenyamanan perempuan tersebut. Hanya saja, yang ditekankan jika pembalut sudah penuh, maka segera menggantinya.

”Logikanya pembalut sudah berkemih dia pakai lagi agak-agak risih ganti yang baru. Yang penting ganti ketika sudah penuh,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siklus Menstuasi Kacau Usai Lahiran Anak Kedua, Begini Cara Sharena Delon Cegah Area Kewanitaan Dari Iritasi

Siklus Menstuasi Kacau Usai Lahiran Anak Kedua, Begini Cara Sharena Delon Cegah Area Kewanitaan Dari Iritasi

Health | Rabu, 29 Mei 2024 | 07:42 WIB

Beruntung Banget, Maria Selena Jarang Alami Kram Perut Saat Menstruasi: Gara-Gara Olahraga Ini?

Beruntung Banget, Maria Selena Jarang Alami Kram Perut Saat Menstruasi: Gara-Gara Olahraga Ini?

Health | Jum'at, 03 Mei 2024 | 07:56 WIB

Nola B3 Wariskan Kebiasaan Minum Jamu Pada Dua Putrinya putrinya,Naura AyudanNeona Ayu Saat Menstruasi

Nola B3 Wariskan Kebiasaan Minum Jamu Pada Dua Putrinya putrinya,Naura AyudanNeona Ayu Saat Menstruasi

Lifestyle | Senin, 29 April 2024 | 17:56 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB