Bikin Susah Tidur, Ini Pertolongan Pertama Eksim Kambuh Mendadak di Rumah

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 18 Juni 2024 | 09:12 WIB
Bikin Susah Tidur, Ini Pertolongan Pertama Eksim Kambuh Mendadak di Rumah
Ilustasi eksim (Freepik)

Suara.com - Dermatitis Atopik (DA) atau eksim sangat mengalami flare alias kambuh tiba-tiba bisa sangat mengganggu penderitanya, bukan hanya tidak bisa beraktivitas tapi juga sulit tidur karena rasa gatal yang sangat menyiksa. Lantas, bagaimana pertolongan pertama eksim?

Dermatitis atopik atau eksim adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan kulit kering, gatal, dan meradang. Penyakit ini tidak menular dan sering menyerang bayi dan anak-anak. Dermatitis atopik juga dapat dialami oleh orang dewasa, bahkan baru muncul saat dewasa.

Dermatologis sekaligus Ahli Alergi Imunologi, Dr.Srie Prihianti Gondokaryono Sp.DVE, Subsp.DA,PhD mengakui saat eksim kambuh maka memerlukan pertolongan pertama, terlebih jika mengalami lesi kulit seperti benjolan, luka maupun lecet.

"Memang DA atau itu sangat ganggu, karena rasa gatal sangat hebat, lesi bisa membuat sangat terganggu aktivitas sekolah bekerja dan lain-lain. Jadi, penting mengetahui pertolongan pertama sebelum ke dokter," ujar Dr. Srie   dalam peluncuran buku Panduan Diagnosis dan Tata Laksana Dermatitis Atopik pada Anak dan Dewasa di Indonesia Edisi 2024 di Jakarta Selatan baru-baru ini.

Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)
Eksim, penyakit kulit yang bisa membuat kulit bersisik dan kemerahan. (Shutterstock)

Langkah yang perlu dilakukan pertama menurut Dr. Srie yaitu memperbaiki skincare atau menggunakan pelembap atau sabun yang bisa bantu meredakan gejala eksim seperti rasa gatal yang dialami penderita.

"Pertama perbaiki skincarenya, pemakaian sabun dan pelembap, dengan pelembap baru yang sudah ada fungsi antioksidan dan anti radang, itu bantu sedikit sebelum berobat ke dokter," jelas Dr. Srie.

Langkah selanjutnya sebaiknya, kata Dr. Srie segera lakukan observasi untuk mencaritahu pemicu gejala eksimnya muncul. Entah dari makanan minuman, debu, maupun dari obat-obatan.

"Juga mungkin observasi pemicunya apa, terakhir anak-anak main apa, misalnya jika anak sudah sekolah lalu keringatan itu bisa memicu gatal, bisa juga dari lingkungan maupun sekolah tidak bisa kita kontrol," jelas Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI) ini.

"Jadi observasi saja apa yang bisa memicunya, dan skincare di rumah sangat penting untuk pertolongan pertama kali, dengan cara diperbaiki dulu kondisi kulitnya," sambung Dr. Srie.

Perlu diketahui, gejala eksim atau dermatitis atopik dapat bervariasi pada setiap orang. Pada bayi, ruam biasanya muncul di wajah, terutama di pipi. Pada anak-anak, ruam biasanya muncul di lipatan kulit, seperti di siku, lutut, dan pergelangan tangan. Pada orang dewasa, ruam dapat muncul di mana saja.

Dermatitis atopik dapat mengenai hingga 22 persen pada anak dan 17 persen pada dewasa. Penyakit ini merupakan penyakit yang kompleks baik dalam penyebab atau faktor risiko, gejala klinis yang  bervariasi, maupun tata laksana.

Pada sebagian besar pasien anak atau sekitar 88 persen di wilayah Asia-Pasifik menderita dermatitis atopik ringan atau sedang.

Penyakit ini akan terus berlanjut hingga dewasa, berdampak pada kerusakan kulit, dan paling sering muncul sebagai lesi likenifikasi yaitu bercak tebal disertai dengan gambaran relief kulit yang semakin jelas yang mempengaruhi lentur, kepala dan leher.

Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit kronis yang memiliki dampak signifikan terhadap aspek psikologis, sosial, finansial, bahkan dapat disertai dengan komplikasi sistemik atau komorbiditas lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Kulit Termasuk Tiga Besar Penyakit yang Sering Ditemukan di Puskesmas, Ini Solusinya

Gangguan Kulit Termasuk Tiga Besar Penyakit yang Sering Ditemukan di Puskesmas, Ini Solusinya

Health | Kamis, 01 Juni 2023 | 15:05 WIB

Kena Penyakit Eksim Parah Bikin Perempuan Ini Pakai Alat Bantu Dengar, Kok Penyakit Kulit Bikin Tuli?

Kena Penyakit Eksim Parah Bikin Perempuan Ini Pakai Alat Bantu Dengar, Kok Penyakit Kulit Bikin Tuli?

Health | Senin, 02 Januari 2023 | 07:53 WIB

Mengobati Eksim, Ini 3 Kandungan pada Produk Perawatan Kulit yang Direkomendasikan Dokter

Mengobati Eksim, Ini 3 Kandungan pada Produk Perawatan Kulit yang Direkomendasikan Dokter

Lifestyle | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 08:02 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB