Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 18 Juni 2024 | 12:46 WIB
Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Coşkun)

Suara.com - Produsen vaksin Covid-19, Pfizer, digugat oleh negara bagian Kansas karena diduga menyembunyikan risiko dan membuat klaim palsu tentang efektivitas vaksinnya.

Gugatan ini diajukan ke Pengadilan Distrik Thomas County.  Pfizer dituding melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen Kansas dan mencari ganti rugi dalam bentuk uang. Demikian seperti dikutip dari NY Post. 

"Pfizer membuat pernyataan menyesatkan untuk menipu masyarakat tentang vaksinnya ketika orang Amerika membutuhkan kebenaran," kata Jaksa Agung Kansas Kris Kobach, anggota Partai Republik.

Ilustrasi Vaksin Covid-19.(Unsplash/towfiquy barbiquy)
Ilustrasi Vaksin Covid-19.(Unsplash/towfiquy barbiquy)

Gugatan tersebut menyatakan bahwa sejak awal peluncuran vaksin pada awal 2021, Pfizer menyembunyikan bukti komplikasi kehamilan, seperti keguguran, serta peradangan jantung (miokarditis dan perikarditis).

Pfizer membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa klaim mereka akurat dan berdasarkan ilmu pengetahuan, serta menilai gugatan ini tidak berdasar.

Pada Juni 2021, FDA menambahkan peringatan tentang miokarditis dan perikarditis pada label vaksin, menekankan bahwa efek samping ini jarang terjadi dan lebih sering dialami remaja laki-laki dan laki-laki muda. Tinjauan tahun 2023 dari 21 penelitian oleh Institut Kesehatan Nasional AS menemukan bahwa vaksin Covid-19 tidak terkait dengan keguguran.

Kansas juga menuduh Pfizer secara keliru mengklaim bahwa vaksinnya, yang dikembangkan bersama BioNTech, tetap efektif tinggi terhadap varian baru dan mencegah penularan.

Jaksa Agung Texas Ken Paxton juga mengajukan gugatan serupa terhadap Pfizer tahun lalu, namun belum ada keputusan. Pfizer juga menyebut kasus tersebut tidak berdasar.

Kobach mengatakan negara bagian lain telah bekerja sama dengan Kansas dalam penyelidikan ini dan diperkirakan akan mengajukan tuntutan hukum juga. BioNTech tidak disebut sebagai terdakwa dalam kasus ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksindo Vietnam Meresmikan Pabrik Produksi Vaksin Veteriner untuk Kemandirian Vietnam dan ASEAN

Vaksindo Vietnam Meresmikan Pabrik Produksi Vaksin Veteriner untuk Kemandirian Vietnam dan ASEAN

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:34 WIB

Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh

Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh

Health | Minggu, 09 Juni 2024 | 08:45 WIB

Ketua Komnas KIPI: Tidak Ada Istilah Detoksifikasi Vaksin Covid-19

Ketua Komnas KIPI: Tidak Ada Istilah Detoksifikasi Vaksin Covid-19

Health | Sabtu, 08 Juni 2024 | 15:32 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×