Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Sabtu, 08 Juni 2024 | 07:55 WIB
Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (kanan), memberi keterangan usai Rapat Koordinasi Perluasan Areal Tanam dan Penandatanganan Nota Kesepahaman, di Jakarta, Jumat (7/6/2024) [ANTARA/Harianto].

Suara.com - Dalam momentum sekitar Rapat Koordinasi Perluasan Areal Tanam dan Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) itu adalah “Bapak Pengendali Inflasi”.

“Beliau (Mendagri) pengendali inflasi terbaik yang kami tahu. Saya kira tidak berlebihan kalau kami menyebut beliau (Mendagri) sebagai ‘Bapak Pengendali Inflasi Indonesia’,” ungkap Andi Amran Sulaiman sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Dalam pandangan Menteri Pertanian, kinerja Menteri Dalam Negeri sangat baik karena mampu mengendalikan inflasi hingga mencapai angka 2,84 persen.
 
“Hari ini kita bisa tersenyum karena inflasi kita. Sekarang ini Argentina memiliki inflasi 120 persen, Turki 70 persen, Amerika 6 persen dan beberapa negara negara lain tertekan ekonominya karena inflasi yang tidak bisa terkendali. Jadi, tidak berlebihan kalau beliau menjadi Bapak Pengendali Inflasi Indonesia,” demikian disebutkan Andi Amran Sulaiman.

Menanggapi pernyataan Menteri Pertanian yang menyebut bahwa Menteri Dalam Negeri adalah “Bapak Pengendali Inflasi”, Tito Karnavian menyebutkan bahwa Presiden Republik Indonesia Joko adalah orang yang tepat dikatakan sebagai “Bapak Pengendali Inflasi”.

"Kalau Puang (sebutan gelar bangsawan masyarakat Bugis, ditujukan kepada Andi Amran Sulaiman) menyampaikan saya Bapak Inflasi, sebetulnya Bapak Inflasi adalah Bapak Jokowi, Karena saya dapat perintah dari beliau pada September 2022, ketika angkanya 6 persen,” jelas Tito Karnavian selesai berlangsungnya Rapat Koordinasi Perluasan Areal Tanam dan Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Menteri Pertanian di Jakarta, Jumat (7/6/2024) malam.

“Jadi, sebetulnya Bapak Inflasinya adalah Bapak Jokowi, yang bekerja Pak Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan dan Direktur Bulog sebetulnya. Kami (Kemendagri) hanya membantu mengkoordinir saja,” ungkap Menteri Dalam Negeri.

Pencapaian itu disebutkannya adalah hasil kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, dan Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi yang bekerja di bidang pangan.
 
Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara disebutkan Menteri Dalam Negeri telah memberikan mandat yang mampu menekan inflasi dari 6 persen per September 2022, kini menjadi 2,84 persen per Mei 2024.

“Dan pemerintah pusat menargetkan kendali inflasi di angka 2,5 persen plus minus 1 persen, artinya maksimal 3,5 persen dan paling rendah 1,5 persen,” lanjut Tito Karnavian.
 
Ia menambahkan bahwa Indonesia tidak akan bisa mencapai inflasi nol persen, karena Indonesia adalah negara produksi, bukan seperti Singapura yang menjadi negara konsumsi dan tidak memiliki sawah serta petani.
 
Tito Karnavian lantas mengisahkan kilas balik bagaimana inflasi Indonesia bisa ditekan hingga 2,84 persen.

Awalnya pada September 2022, ketika inflasi 6 persen, ia dipanggil Presiden RI Joko Widodo. Saat itu Tito Karnavian menyatakan langkah yang harus dilakukan adalah daerah harus dikendalikan dan tidak boleh diam saja.

Menurut alumnus Magister Ilmu Kepolisian di University of Exeter, Inggris pada 1993, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di Jakarta 1996, serta S3 di Nanyang Technological University, Singapura dengan predikat Magna Cum Laude pada 2013 itu menyatakan bahwa menurut Harvard cuma satu instrumen dan berlaku di seluruh dunia, yaitu pengendalian bunga bank.

“Ketika kemudian terjadi inflasi tinggi maka suku bunga dinaikkan, begitu suku bunga dinaikkan maka produksi akan turun, demand (permintaan) juga akan turun, otomatis inflasi akan turun. Tapi ketika inflasi terlalu rendah, maka bunga juga akan direndahkan supaya demand akan naik. Ilmunya itu,” jelas Menteri Dalam Negeri.
 
Saat itu, penjelasan itu tidak disetujui Presiden, dan menginstruksikan kepada Mendagri agar menangani inflasi seperti mengatasi wabah pandemi COVID-19.
 
“Pak Jokowi menyatakan tidak, kita pakai ilmu yang lain, yaitu ilmu COVID-19. Semua seluruh dunia tidak ada yang ahli COVID-19, karena COVID yang terakhir menjadi pandemi adalah pada 1927 artinya 100 tahun lebih,” lanjut Tito Karnavian.
 
Presiden kemudian memerintahkan Mendagri memetakan per wilayah mulai rumah sakit mana yang penuh, daerah dengan kasus meninggal terbanyak, hingga kasus positif tertinggi dikategorikan merah.
 
Lantas wilayah di luar kategori itu diberi tanda kuning, dan hijau. Bagi yang kuning bisa bergerak, namun masih ada sejumlah pembatasan sedangkan hijau bisa bergerak bebas.
 
Kebijakan itu diambil sebagai langkah menyeimbangkan antara penanganan COVID-19 dengan pengendalian ekonomi. Karena ada negara yang kencang dan berhasil menangani COVID-19 namun ekonominya kolaps.
 
Ilmu itu kemudian yang diminta Kepala Negara untuk diterapkan dalam penanganan inflasi. Presiden juga meminta semua pemangku kepentingan berkumpul setiap daerah dicek dengan menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS).
 
Melalui mekanisme itu, pengendalian inflasi bisa di angka 2,84 persen dan bahkan pada Mei 2024 pertama kali sejak September 2022, secara bulanan terjadi deflasi yaitu minus 0,03 persen.
 
“Biasanya makanan, minuman, tembakau selalu merah. Baru Mei 2024, makanan, minuman, tembakau yang selalu merah ini justru deflasi 0,29 persen,” pungkasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:49 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Debat Panas di DPR, Dasco Pasang Badan Demi Bantuan Diaspora Masuk ke Aceh

Debat Panas di DPR, Dasco Pasang Badan Demi Bantuan Diaspora Masuk ke Aceh

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36 WIB

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 06:51 WIB

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB