IDAI Ungkap Kekerasan 7 Langkah Cegah Seksual Sesuai pada Anak, Orang Tua Harus Tahu

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:38 WIB
IDAI Ungkap Kekerasan 7 Langkah Cegah Seksual Sesuai pada Anak, Orang Tua Harus Tahu
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak di bawah umur. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]

Suara.com - Orang tua berperan penting dalam melindungi anaknya dari bahaya kekerasan seksual. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan tujuh kiat yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual tersebut. 

Anggota Satgas Perlindungan Anak PP IDAI Prof. Dr. dr. Meita Dhamayanti, Sp.A(K), M.Kes., mengingatkan, orang tua jangan sampai abai dengan bahaya tersebut meski sibuk bekerja.

“Peran orang tua sangat besar, jadilah pendengar yang baik, usahakan jadi sahabat anak. Cari waktu berkualitas, sekarang banyak orang tua yang sibuk, padahal penting untuk mencari waktu berkualitas. Kadang, walaupun waktu banyak namun kurang berkualitas jadi kurang bisa mendukung edukasi yang diberikan pada anak,” kata prof. Meita dalam diskusi virtual di Jakarta.

Ilustrasi kekerasan seksual santri [ANTARA]
Ilustrasi kekerasan seksual santri [ANTARA]

Data IDAI pada periode 1 Januari hingga 27 September 2023 tercatat bahwa kasus kekerasan seksual yang dilaporkan paling banyak terjadi pada usia remaja atau pada rentang usia 13-17 tahun. Diikuti dengan kelompok usia 25-44 tahun dan 6-12 tahun.

Bentuk kekerasan seksualnya juga bermacam-macam. Secara umum, korban dapat mengalami tiga jenis kekerasan yang berbeda yakni melalui kekerasan fisik, ucapan atau verbal, dan non-verbal.

Sementara untuk lokasi kejadian, ada yang terjadi di rumah, di transportasi umum maupun fasilitas publik lainnya. Pelakunya juga datang dari siapa saja seperti orang tua, tokoh adat, teman sebaya sampai orang yang tidak dikenal oleh anak.

Menurut Meita, kejadian tersebut harus dijadikan kewaspadaan oleh seluruh pihak karena kekerasan seksual termasuk kejahatan yang menyebabkan anak mengalami luka dan trauma yang mendalam, sehingga sulit untuk disembuhkan. 

Meita mengajak seluruh orang tua memutus rantai kejadian tersebut dengan melakukan tujuh langkah mencegah kekerasan seksual.

1. Menciptakan lingkungan yang mendukung dan penuh kasih

baca juga

Pada tahap ini orang tua perlu menyediakan lingkungan yang aman dan penuh kasih untuk anak-anak. Tujuannya agar anak merasa dicintai, dihargai, merasa dilindungi serta membangun harga diri dan kepercayaan diri anak untuk menolak pelecehan.

2. Orang tua harus menjalin komunikasi yang terbuka dan jujur dengan anak-anak

Hal ini dapat mendorong anak untuk membicarakan segala kekhawatiran atau masalah yang mereka alami, termasuk tindakan pelecehan seksual.

3. Berikan pendidikan seks yang sesuai dengan usia anak

Pemberian edukasi harus ditujukan sebagai bentuk berbagi pengetahuan dan membangun keterampilan untuk melindungi anak sesuai dengan keperluannya. Prof. Meita menyarankan untuk mengajarkan cara mengidentifikasi situasi yang berbahaya, menolak pendekatan pelaku dan mencari bantuan ketika diperlukan.

4. Ajarkan batasan seksual yang sehat kepada anak

Menentukan batasan seksual yang sehat itu penting juga untuk mendapatkan persetujuan dari anak terlebih dahulu. Orang tua juga harus menekankan bahwa tidak ada yang berhak menyentuh atau membuat mereka merasa tidak nyaman tanpa izin dirinya sendiri.

5. Orang tua lakukan pemantauan dan mengawasi anak-anak 

Pengawasan terutama perlu dilakukam di hadapan orang dewasa yang tidak dikenal atau di tempat umum. Dengan demikian, dapat mencegah situasi dimana pelaku pelecehan dapat memanfaatkan anak-anak.

6. Dukung program pelecehan seksual di sekolah dan organisasi 

Pencegahan kekerasan seksual juga harus dilakukan oleh masyarakat. Karenanya, edukasi juga perlu dilakukan di sekolah serta melalui organisasi berbasis masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mencegah pelecehan seksual.

7. Mendorong anak-anak untuk selalu sadar akan situasi di area sekitarnya

Anak harus bisa mempercayai instingnya dan mencari bantuan ketika diperlukan. Dalam hal ini, akan melibatkan dan mengajarkan anak cara mengidentifikasi atau menghindari situasi yang tidak aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikhtiar Krisjiana Baharudin dan Siti Badriah Punya Anak, Sampai Minta Doa ke Beberapa Pemuka Agama: Tolong Dong...

Ikhtiar Krisjiana Baharudin dan Siti Badriah Punya Anak, Sampai Minta Doa ke Beberapa Pemuka Agama: Tolong Dong...

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:37 WIB

Turun Berok Pada Anak Bisa Menyiksa, Bisakah Dihilangkan? Ini Cara Mengobatinya

Turun Berok Pada Anak Bisa Menyiksa, Bisakah Dihilangkan? Ini Cara Mengobatinya

Health | Jum'at, 21 Juni 2024 | 10:27 WIB

Begini Cara Edukasi Seksual Mulai Anak Usia 2 Tahun

Begini Cara Edukasi Seksual Mulai Anak Usia 2 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 05:54 WIB

Terkini

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:30 WIB

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:15 WIB

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Opini | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×