Apa Itu DSA, Teknologi Kedokteran untuk Deteksi Dini Sumbatan pada Pembuluh Darah

Vania Rossa

Rabu, 17 Juli 2024 | 15:34 WIB
Apa Itu DSA, Teknologi Kedokteran untuk Deteksi Dini Sumbatan pada Pembuluh Darah
Ilustrasi Deteksi Dini Sumbatan pada Pembuluh Darah (freepik.com/brgfx)

Suara.com - Kemajuan teknologi terus berkembang pesat, termasuk dalam bidang kedokteran. Salah satu yang patut disorot adalah Digital Subtraction Angiography (DSA). Apa itu DSA? Ini adalah salah satu teknologi kedokteran yang dapat membantu dokter mendiagnosis kelainan-kelainan pembuluh darah dengan lebih jelas dan terstruktur.

Sumbatan di pembuluh darah bisa memicu serangan jantung hingga stroke bila terjadi pada otak. Namun menurut Dokter Spesialis Radiologi Konsultan Radiologi Intervensi RS Royal Progress, dr. Kevin Julius Tanady, Sp.Rad, Subsp.RI (K), dengan metode DSA, dokter bisa melihat secara menyeluruh gambaran pembuluh darah pasien dan melihat jika ada penyumbatan yang berisiko mengancam nyawa.

"DSA dapat dilakukan saat pasien membutuhkan penegakan diagnosa di beberapa kondisi seperti adanya kelainan atau gangguan antara arteri dan vena, diprediksi adanya penyakit pada pembuluh darah, termasuk penyumbatan atau penyempitan pada lumen (bagian dalam) arteri dan vena, pelebaran abnormal pada pembuluh darah (aneurisma), serta adanya tumor yang berasal dari pembuluh darah," ujar dr. Kevin melalui keterangannya kepada Suara.com, Sabtu (2/3/2024).

Lebih lanjut, dr. Kevin menjelaskan bahwa metode DSA merupakan salah satu tindakan minimal invasif yang dilakukan dengan cara memasukkan kateter di area dekat paha. Lewat kateter khusus ini, dokter akan menyuntikkan cairan kontras ke dalam bagian tubuh pasien yang akan diperiksa.

"Pasien akan lebih dulu dibaringkan pada meja pemeriksaan angiografi, mendapatkan pembiusan secara lokal ataupun bius total sesuai kondisi, sambil dipantau organ vitalnya oleh tim medis," papar dr. Kevin menjelaskan prosedur metode DSA.

Lewat cairan kontras tersebut, dokter kemudian bisa mengevaluasi kondisi pembuluh darah pasien, apakah mengalami sumbatan atau tidak.

"Saat pemeriksaan dinyatakan selesai, dokter akan langsung melakukan hemostasis pada lokasi penyuntikan untuk menghentikan perdarahan. Setelah proses pemeriksaan selesai, pasien diharuskan beristirahat dengan posisi terlentang selama 4 hingga 6 jam. Tim medis akan melakukan pengamatan terhadap kondisi kesehatan pasien, khususnya komplikasi pada lokasi bekas suntikan," ujarnya.

Selain mendeteksi dini sumbatan pada pembuluh darah, metode DSA juga memungkinkan dokter untuk melihat dan mendeteksi risiko terjadinya komplikasi seperti pendarahan atau pembekuan darah yang dapat terjadi selama atau setelah tindakan vaskular. Dengan teknologi digital terkini, dosis radiasi dapat diatur sedemikian rupa untuk meminimalkan risiko paparan radiasi pada pasien.

Selain itu, metode DSA ini juga kerap digunakan untuk mengevaluasi sistem pembuluh darah pada tumor kanker dan pemberian obat kemoterapi secara langsung ke sel tumor sehingga dapat meminimalisir timbulnya efek samping akibat obat kemoterapi. Dan manfaat lain yang tak kalah penting, DSA juga dapat memberikan panduan visual untuk prosedur intervensi, seperti angioplasti (pembalonan) dan pemasangan ring pembuluh darah.

baca juga

Dengan melihat berbagai manfaat di atas, metode DSA umumnya direkomendasikan untuk pasien yang memiliki risiko tinggi mengalami penyumbatan pembuluh darah, seperti:

  • Pasien dengan penyakit jantung koroner
  • Pasien dengan penyakit arteri perifer
  • Pasien dengan stroke
  • Pasien dengan aneurisma pembuluh darah otak
  • Pasien yang akan menjalani prosedur medis intervensi pada pembuluh darah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyeri Dada Hebat dan Tiba-tiba? Kenali Gejala Diseksi Aorta, Kondisi Serius yang Menyerang Pembuluh Darah!

Nyeri Dada Hebat dan Tiba-tiba? Kenali Gejala Diseksi Aorta, Kondisi Serius yang Menyerang Pembuluh Darah!

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 15:46 WIB

Mengenal Aneurisma Aorta, Bom Waktu Tanpa Gejala yang Bisa Mengakibatkan Kematian

Mengenal Aneurisma Aorta, Bom Waktu Tanpa Gejala yang Bisa Mengakibatkan Kematian

Health | Kamis, 02 Mei 2024 | 21:49 WIB

Inul Daratista Alami Penyumbatan di Otak Bagian Kiri

Inul Daratista Alami Penyumbatan di Otak Bagian Kiri

Entertainment | Sabtu, 06 April 2024 | 12:38 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×