Cegah Penyakit Jantung dengan Deteksi Dini, Bagaimana Langkah yang Tepat?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 11 September 2024 | 17:59 WIB
Cegah Penyakit Jantung dengan Deteksi Dini, Bagaimana Langkah yang Tepat?
Ilustrasi Serangan Jantung (freepik/jcomp)

Suara.com - Penyakit jantung, yang sering disebut sebagai “Silent Killer,” merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Serangan jantung sering kali terjadi tanpa gejala, membuat banyak orang terkejut ketika sudah terlambat. Hal ini menegaskan betapa pentingnya kesadaran untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan pada jantung.

Menjaga kesehatan jantung tidak hanya tentang mengobati setelah gejala muncul, tetapi juga tentang melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencegah serangan jantung dan komplikasi serius lainnya. Deteksi dini menjadi kunci untuk menghindari perkembangan penyakit jantung koroner dan kondisi kardiovaskular lainnya.

dr. Yudistira Panji Santosa, Sp.PD-KKV, (M.Kes), Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Kardiovaskular (Intervensi) di Bethsaida Hospital menjelaskan ada dua metode utama yang dapat digunakan untuk mendeteksi risiko penyakit jantung adalah CT Scan Jantung dan Kateterisasi Jantung. Kedua prosedur ini membantu memberikan gambaran jelas mengenai kondisi jantung dan pembuluh darah, sehingga langkah pencegahan dapat diambil sebelum penyakit berkembang lebih parah.

Ilustrasi penyakit jantung (freepik.com/brgfx)
Ilustrasi penyakit jantung (freepik.com/brgfx)

A. CT Scan Jantung

CT Scan Jantung merupakan metode non-invasif yang memanfaatkan teknologi tomografi terkomputerisasi untuk memindai jantung dan pembuluh darah. Dengan kemampuan menghasilkan gambar resolusi tinggi, pemeriksaan ini dapat mendeteksi penyempitan arteri koroner atau penumpukan plak sebelum muncul gejala.

Teknologi ini menjadi alat penting dalam pencegahan karena dapat mendeteksi risiko penyakit jantung secara cepat dan akurat tanpa perlu prosedur yang rumit.

"CT Scan Jantung adalah pilihan yang sangat baik untuk pasien yang membutuhkan evaluasi jantung secara cepat dan tidak invasif. Dengan teknologi ini, kami dapat mendeteksi masalah jantung lebih awal dan menentukan langkah penanganan yang tepat," tambah dr. Yudistira, dalam keterangannya ditulis Selasa (11/9/2024).

B. Kateterisasi Jantung

Kateterisasi jantung, di sisi lain, adalah prosedur invasif yang memberikan gambaran lebih mendalam tentang kondisi pembuluh darah koroner dan tekanan dalam jantung. Meskipun lebih invasif, prosedur ini memberikan informasi langsung yang sangat berguna untuk menentukan langkah intervensi jika diperlukan. Jika ditemukan penyumbatan pada pembuluh darah, dokter bisa segera melakukan tindakan seperti pemasangan stent untuk membuka penyumbatan tersebut.

baca juga

C. Langkah Pencegahan Penyakit Jantung

Selain pemeriksaan kesehatan rutin, ada beberapa langkah pencegahan penting yang dapat diambil untuk menjaga kesehatan jantung:

  1. Pola Makan Sehat: Kurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Gantilah dengan makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh.
  2. Aktivitas Fisik Teratur: Rutin berolahraga setidaknya 30 menit sehari dapat membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol tetap normal. Jalan kaki, bersepeda, atau berenang adalah pilihan yang baik untuk kesehatan jantung.
  3. Hindari Merokok: Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Menghindari rokok dan paparan asap rokok dapat secara signifikan mengurangi risiko serangan jantung.
  4. Kelola Stres: Stres yang berkepanjangan dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau aktivitas hobi bisa membantu mengurangi stres.
  5. Pantau Tekanan Darah dan Kolesterol: Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi adalah faktor risiko besar untuk penyakit jantung. Rutin memeriksakan tekanan darah dan kadar kolesterol membantu Anda mengambil tindakan pencegahan yang lebih tepat waktu.
  6. Kontrol Berat Badan: Obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Menjaga berat badan ideal melalui pola makan sehat dan olahraga adalah cara efektif untuk melindungi jantung.
  7. Periksa Riwayat Keluarga: Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan jantung secara rutin, meski tidak ada gejala yang dirasakan.
  8. Hindari Konsumsi Alkohol Berlebihan: Minum alkohol dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan kerusakan pada otot jantung.

D. Konsultasi dan Pemeriksaan Rutin

Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak teratur, pingsan, atau kelelahan berlebihan, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda awal dari masalah jantung yang serius, dan penanganan cepat dapat mencegah komplikasi yang lebih parah.

Pemeriksaan jantung secara rutin, baik melalui CT Scan Jantung maupun Kateterisasi Jantung, dapat membantu mendeteksi risiko penyakit jantung sejak dini. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan dukungan teknologi medis modern, Anda bisa mengurangi risiko serangan jantung dan menjaga kesehatan jantung lebih optimal.

"Kami selalu memastikan bahwa setiap pasien menerima pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi medisnya. Di Heart & Vascular Center Bethsaida Hospital, kami berkomitmen untuk menyediakan teknologi terkini dalam bidang pemeriksaan dan penanganan jantung, serta memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pasien." ungkap Direktur Bethsaida Hospital, dr. Pitono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidur Lebih Lama di Akhir Pekan Kurangi Risiko Penyakit Jantung hingga 20 Persen? Ini Faktanya

Tidur Lebih Lama di Akhir Pekan Kurangi Risiko Penyakit Jantung hingga 20 Persen? Ini Faktanya

Health | Senin, 09 September 2024 | 17:01 WIB

Faisal Basri Juga Punya Riwayat Penyakit Diabetes, Dokter: Memang Berisiko Tingkatkan Serangan Jantung

Faisal Basri Juga Punya Riwayat Penyakit Diabetes, Dokter: Memang Berisiko Tingkatkan Serangan Jantung

News | Jum'at, 06 September 2024 | 10:52 WIB

Dialami Faisal Basri, Dokter Ungkap Penyebab Serangan Jantung Bisa Sampai Merenggut Nyawa

Dialami Faisal Basri, Dokter Ungkap Penyebab Serangan Jantung Bisa Sampai Merenggut Nyawa

News | Jum'at, 06 September 2024 | 09:01 WIB

Terkini

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×