4 Jenis Penyakit Jantung Kardiomiopati, Dampaknya Bisa Fatal!

Riki Chandra

Selasa, 24 September 2024 | 14:36 WIB
4 Jenis Penyakit Jantung Kardiomiopati, Dampaknya Bisa Fatal!
gambar ilustrasi jantung (pexel.com)

Suara.com - Kardiomiopati adalah penyakit serius pada otot jantung yang menyebabkan jantung tidak berfungsi optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Dokter jantung dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Leonardo Paskah Suciadi mengatakan, kardiomiopati sering kali berkembang tanpa menunjukkan gejala pada awalnya, sehingga banyak pasien baru menyadari penyakit ini saat sudah memasuki tahap lanjut.

"Kondisi ini sering terjadi pada usia muda, terutama di rentang usia 30 hingga 40 tahun," ungkapnya, Selasa (24/9/2024).

Atas dasar itu, penting untuk mengenali jenis-jenis kardiomiopati serta gejalanya agar dapat mendeteksi penyakit ini sejak dini.

Berikut jenis-Jenis Kardiomiopati, dikutip dari Antara.

1. Kardiomiopati Dilatasi

Ini adalah jenis yang paling umum, ditandai dengan pelemahan otot jantung yang menyebabkan ruang jantung membesar dan tidak mampu memompa darah dengan efektif. Gejalanya meliputi sesak napas, cepat lelah, dan pembengkakan di kaki atau perut.

2. Kardiomiopati Hipertrofik

Pada jenis ini, otot jantung, terutama ventrikel kiri, mengalami penebalan berlebihan yang membuat dinding jantung kaku. Gejala yang umum ditemukan adalah nyeri dada, jantung berdebar, serta pingsan saat beraktivitas.

3. Kardiomiopati Restriktif

Tipe ini lebih jarang ditemukan, namun ditandai dengan pengerasan otot jantung tanpa penebalan dinding. Kondisi ini sering menyebabkan gagal jantung dengan gejala yang berat dan sulit diobati.

4. Kardiomiopati Aritmogenik

Penyakit ini menyebabkan jaringan otot jantung digantikan oleh jaringan lemak atau fibrosa, terutama di bilik kanan jantung. Kondisi ini dapat memicu aritmia yang berpotensi menyebabkan henti jantung mendadak, bahkan sebelum gejala lain muncul.

Gejala dan Diagnosis Kardiomiopati

Gejala kardiomiopati bervariasi, namun yang paling umum adalah sesak napas, kelelahan, nyeri dada, serta pembengkakan. Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan melakukan beberapa tes seperti Elektrokardiografi (EKG), Ekokardiografi, dan MRI jantung.

Ekokardiogram adalah salah satu metode yang sering digunakan untuk mendeteksi perubahan struktural jantung. Pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar jantung, membantu dokter melihat dinamika fungsi dan struktur jantung dengan lebih jelas. Sementara itu, MRI jantung digunakan untuk menilai kerusakan otot jantung yang tidak terlihat pada ekokardiogram.

Risiko Henti Jantung

Salah satu risiko terbesar dari kardiomiopati adalah henti jantung mendadak akibat aritmia yang tidak terdeteksi. Kondisi ini sering terjadi pada pasien yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala signifikan. Oleh karena itu, sangat penting bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga atau faktor risiko penyakit jantung untuk melakukan pemeriksaan dini.

Jika kardiomiopati telah menyebabkan gagal jantung yang tidak bisa diobati dengan metode lain, transplantasi jantung mungkin menjadi pilihan terakhir. Selain itu, rehabilitasi jantung dapat membantu pasien meningkatkan kualitas hidup dengan program latihan fisik, manajemen stres, serta perubahan gaya hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

7 Sinyal Tubuh Ini Bisa Jadi 'Alarm' Penyakit Jantung, Bahkan di Usia Muda

7 Sinyal Tubuh Ini Bisa Jadi 'Alarm' Penyakit Jantung, Bahkan di Usia Muda

Health | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 21:04 WIB

Bahaya Penyakit Jantung Bawaan dari Lahir, Ini Tanda-tandanya

Bahaya Penyakit Jantung Bawaan dari Lahir, Ini Tanda-tandanya

Health | Rabu, 20 November 2024 | 17:50 WIB

Penyakit Jantung Ancam Generasi Muda, Ini Cara Menghindarinya

Penyakit Jantung Ancam Generasi Muda, Ini Cara Menghindarinya

Health | Rabu, 09 Oktober 2024 | 18:57 WIB

Rahasia Pulih Total Usai Operasi Jantung: Ini Kata Dokter Spesialis!

Rahasia Pulih Total Usai Operasi Jantung: Ini Kata Dokter Spesialis!

Health | Selasa, 01 Oktober 2024 | 06:15 WIB

Bahaya Sering Stres dan Cemas, Picu Risiko Penyakit Jantung?

Bahaya Sering Stres dan Cemas, Picu Risiko Penyakit Jantung?

Health | Rabu, 18 September 2024 | 18:12 WIB

50 Persen Penderita Penyakit Jantung Bawaan Datang ke Dokter Saat Sudah Terlambat, Cari Tahu Gejalanya

50 Persen Penderita Penyakit Jantung Bawaan Datang ke Dokter Saat Sudah Terlambat, Cari Tahu Gejalanya

Health | Selasa, 28 Februari 2023 | 12:16 WIB

Jangan Diabaikan! 5 Tanda Jantung Tidak Sehat Ini Mematikan Lho

Jangan Diabaikan! 5 Tanda Jantung Tidak Sehat Ini Mematikan Lho

Your Say | Senin, 20 Februari 2023 | 14:17 WIB

Catat! Inilah 5 Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Catat! Inilah 5 Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Your Say | Selasa, 14 Februari 2023 | 17:51 WIB

Fungsi Jantungnya Tinggal 15 Persen, Roy Kiyoshi Harus Minum Obat Setiap Hari dan Berisiko Alami Kematian Mendadak

Fungsi Jantungnya Tinggal 15 Persen, Roy Kiyoshi Harus Minum Obat Setiap Hari dan Berisiko Alami Kematian Mendadak

Entertainment | Jum'at, 10 Februari 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

×