Kekurangan Protein Ancam Tumbuh Kembang Anak, Ini Dampak Buruknya

Riki Chandra

Selasa, 08 Oktober 2024 | 18:14 WIB
Kekurangan Protein Ancam Tumbuh Kembang Anak, Ini Dampak Buruknya
Ilustrasi anak bermain (Freepik/pch.vektor)

Suara.com - Kekurangan protein bisa berdampak serius pada tumbuh kembang anak, bahkan hingga menyebabkan stunting. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis gizi klinik dari Universitas Indonesia, dr. Luciana B. Sutanto.

Ia menekankan bahwa kekurangan protein dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk penurunan daya tahan tubuh pada anak.

“Kekurangan protein tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tetapi juga mengganggu perkembangan otak serta sistem imunitas mereka, membuat anak lebih rentan terhadap penyakit,” jelas Luciana, dikutip dari Antara, Selasa (8/10/2024).

Untuk mencegah hal ini, anak-anak harus menerima asupan protein yang cukup sesuai kebutuhan, baik dari sumber protein hewani maupun protein nabati. Luciana menyarankan agar anak-anak, terutama balita, mendapatkan porsi protein yang seimbang dalam makanan sehari-hari.

"Pada anak usia batita, konsumsi protein nabati direkomendasikan sekitar 10 persen dari isi piring, sementara untuk balita, sekitar 35 persen dari makanan yang dikonsumsi harus mengandung protein hewani dan nabati," tambahnya.

Lebih lanjut, Luciana menekankan pentingnya program makan siang gratis yang digagas pemerintah untuk memperhatikan pemenuhan gizi anak, terutama dalam hal kebutuhan protein.

Program ini diharapkan mampu mengatasi masalah kekurangan asupan protein di kalangan anak-anak Indonesia, yang masih lebih rendah dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2023 menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi protein hewani dan nabati masyarakat Indonesia masih berada di angka 62,3 gram per kapita per hari.

Angka ini masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Kamboja yang mencapai 63,3 gram, Thailand 66,5 gram, Filipina 73,1 gram, Myanmar 78,3 gram, Malaysia 89,1 gram, dan Vietnam 94,4 gram per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Diet Coke Campur Protein, Kata Ahli Gizi!

Bahaya Diet Coke Campur Protein, Kata Ahli Gizi!

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 20:15 WIB

Cara Atur Kebutuhan Protein Sesuai Usia dan Kesehatan, Jangan Sampai Merusak Ginjal hingga Sakit Jantung!

Cara Atur Kebutuhan Protein Sesuai Usia dan Kesehatan, Jangan Sampai Merusak Ginjal hingga Sakit Jantung!

Lifestyle | Selasa, 03 September 2024 | 06:10 WIB

Tak Cuma Enak, Ini 5 Kandungan Nutrisi Ikan Lele yang Baik untuk Kesehatan

Tak Cuma Enak, Ini 5 Kandungan Nutrisi Ikan Lele yang Baik untuk Kesehatan

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 14:18 WIB

Nafsu Makan Meningkat? Bisa Jadi sedang Kekurangan Protein

Nafsu Makan Meningkat? Bisa Jadi sedang Kekurangan Protein

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 13:05 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×