Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Menuju Masa Pensiun

Vania Rossa

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 08:07 WIB
Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Menuju Masa Pensiun
Ilustrasi pensiun [Envato]

Suara.com - Masa pensiun seringkali dianggap sebagai periode untuk bersantai dan menikmati hidup. Namun, transisi dari kehidupan kerja ke masa pensiun juga bisa memicu perubahan emosi dan tantangan baru yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Oleh karena itu, penting untuk mulai mempersiapkan kesehatan mental sejak dini agar masa pensiun bisa dinikmati dengan lebih baik.

Saat ini, kesehatan mental menjadi isu yang sering dibahas di kalangan masyarakat lantaran gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapa saja baik tua maupun muda.

Umumnya saat ini kesehatan mental banyak ditujukan/disuarakan oleh kalangan muda yang lebih sadar dan peduli akan kesehatan mental, misalnya pada saat menghadapi berbagai tekanan dalam dunia kerja. Padahal pada kenyataannya, isu kesehatan mental pun banyak dialami juga oleh kalangan yang lebih senior, misalnya kondisi depresi yang dialami menjelang dan setelah masa pensiun.

Sejalan dengan hari Kesehatan Mental Sedunia tahun yang mengusung tema “Prioritas Kesehatan Mental di Tempat Kerja”, Allianz Indonesia mengadakan acara khusus yang ditujukan untuk memberikan kesadaran bagi karyawan-karyawan senior yang telah memasuki usia menjelang pensiun serta mengajak para karyawan tersebut untuk mulai melakukan persiapan dengan sedini dan sebaik mungkin.

Dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk ”Work Well, Retire Well, Live Well”, Allianz Indonesia menyoroti kebutuhan kesehatan mental yang seimbang bagi para karyawan, tidak hanya di masa produktif namun juga di masa pensiun. Hal ini karena masa pensiun merupakan salah satu fase transisi kehidupan di mana seseorang harus menghadapi perubahan yang signifikan dalam hidupnya.

Mengapa kesehatan mental penting di masa pensiun? Ada tiga alasan mengapa kesehatan mental yang baik sangat penting di masa pensiun, yaitu:

  1. Meningkatkan kualitas hidup: Kesehatan mental yang baik memungkinkan kita untuk menikmati kegiatan sehari-hari dan menjalin hubungan sosial yang positif.
  2. Mencegah penyakit: Stres dan depresi yang tidak terkelola dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit fisik.
  3. Meningkatkan produktivitas: Jika memiliki proyek atau hobi, kesehatan mental yang baik akan mendukung kita untuk tetap aktif dan produktif.

Psikolog Industri & Organisasi Ade Goenawan, menjelaskan beberapa tahapan reaksi atas suatu perubahan.

”Ini dimulai dari seseorang mengantisipasi sesuatu akan terjadi (anticipation), menghadapi kenyataan dengan kondisi yang berbeda (letting go), menghadapi segala sesuatu yang tidak lagi seperti sebelumnya (disorientation), menilai kembali atau mempunyai pandangan baru dalam menentukan situasi dan penilaian, dan kemudian menghubungkan kembali ke satu tujuan tertentu (re-commitment).”

Dalam konteks kehidupan pascapensiun, Ade Goenawan menjelaskan beberapa perubahan yang menimbulkan kesehatan mental ini disebabkan ketika seseorang kehilangan rutinitas, sulit bersosialisasi, kesepian, dan mengalami post-power syndrome (kondisi seseorang membandingkan pencapaian masa lalu dengan masa kini).

baca juga

”Perubahan yang drastis ini sangat memengaruhi kondisi mental seseorang hingga dapat menurunnya rasa percaya diri dan bahkan menyebabkan depresi. Untuk itu hal ini juga perlu diperhatikan,” katanya.

Lalu, apa saja tips penyesuaian diri di masa kehidupan setelah pensiun? Berikut hal-hal yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan mental:

1. Temukan tujuan baru dan aktif dengan rutinitas baru

Di masa produktif, tentunya kehidupan setiap orang diwarnai dengan tujuan hidup masing-masing. Namun, saat masa pensiun datang, beberapa orang dapat merasa tidak berguna lagi atau tidak memiliki tujuan hidup. Perasaan inilah yang dapat menimbulkan stres pascapensiun dan bahkan berdampak secara lanjut pada kesehatan tubuh keseluruhan.

Temukan tujuan baru yang ingin dicapai di masa pensiun. Ini bisa dimulai dengan berpikir positif dan fleksibel, meluangkan waktu untuk pengembangan diri, mengejar kembali hobi dan minat pribadi yang, dan lainnya. Dengan menemukan tujuan dan rutinitas baru, tidak akan ada celah untuk munculnya pikiran-pikiran yang dapat menurunkan semangat hidup.

2. Perkuat ikatan sosial dan keluarga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Izin Cuti Masalah Kesehatan Mental ke Bos?

Bagaimana Cara Izin Cuti Masalah Kesehatan Mental ke Bos?

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2024 | 19:37 WIB

Segini Uang Pensiun Anies Baswedan yang 'Cari Loker' di LinkedIn

Segini Uang Pensiun Anies Baswedan yang 'Cari Loker' di LinkedIn

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2024 | 18:45 WIB

Rafael Nadal Umumkan Pensiun dari Tenis, Kapan The Last Dance?

Rafael Nadal Umumkan Pensiun dari Tenis, Kapan The Last Dance?

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:46 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×