Viral Anggur Muscat Tercemar Pestisida, Bisa Sefatal Ini Dampaknya pada Tubuh

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 01 November 2024 | 19:00 WIB
Viral Anggur Muscat Tercemar Pestisida, Bisa Sefatal Ini Dampaknya pada Tubuh
Ilustrasi anggur muscat. (dok.Freepik)

Suara.com - Belakangan ini, anggur Muscat menjadi perbincangan hangat di media sosial akibat adanya laporan bahwa buah ini tercemar pestisida berbahaya. Anggur Muscat, yang dikenal dengan rasa manis dan aromanya yang khas, kini disoroti karena potensi risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan pestisida. Berita ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen, terutama bagi mereka yang menjadikan anggur sebagai pilihan buah segar dalam diet sehari-hari.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Papua Selatan dengan situs pafipapuaselatan.org, pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan dalam pertanian untuk membunuh hama, gulma, dan penyakit tanaman. Meskipun membantu meningkatkan hasil pertanian, penggunaan pestisida yang tidak tepat atau berlebihan dapat menyebabkan residu berbahaya pada buah dan sayuran. Paparan pestisida dapat terjadi melalui konsumsi langsung buah yang terkontaminasi, dan dalam kasus anggur Muscat, ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang dampaknya bagi kesehatan.

Salah satu dampak paling signifikan dari konsumsi buah yang terkontaminasi pestisida adalah risiko gangguan sistem saraf. Beberapa jenis pestisida, seperti organofosfat dan karbamat, telah terbukti berpotensi menyebabkan kerusakan saraf, yang dapat mengarah pada gejala seperti pusing, sakit kepala, bahkan hingga kejang. Pada anak-anak, dampak ini bisa lebih parah karena sistem saraf mereka yang masih berkembang. Selain itu, paparan jangka panjang dapat meningkatkan risiko pengembangan penyakit neurodegeneratif, seperti Parkinson dan Alzheimer.

Tak hanya itu, pestisida juga dapat mempengaruhi sistem hormonal tubuh. Banyak pestisida yang bersifat endokrin disruptors, yang dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menyebabkan masalah kesehatan reproduksi, seperti infertilitas. Bagi wanita hamil, konsumsi produk yang terkontaminasi pestisida dapat meningkatkan risiko cacat lahir dan gangguan perkembangan pada janin.

Selain dampak jangka panjang, paparan pestisida juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius. Beberapa individu mungkin mengalami reaksi kulit, kesulitan bernapas, atau gejala gastrointestinal setelah mengonsumsi produk yang terkontaminasi. Dalam beberapa kasus, reaksi ini dapat mengancam jiwa dan memerlukan perhatian medis segera.

Konsumen juga perlu menyadari bahwa tidak semua pencucian atau pengupasan kulit dapat menghilangkan residu pestisida secara efektif. Oleh karena itu, penting untuk memilih produk yang sudah terjamin bebas pestisida, seperti produk organik atau yang telah melalui pengujian keamanan. Dalam hal ini, edukasi tentang cara memilih dan mempersiapkan makanan yang aman harus menjadi prioritas bagi masyarakat.

Sebagai langkah pencegahan, pihak berwenang harus meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan pestisida dalam pertanian. Ini termasuk pelatihan bagi petani tentang cara menggunakan pestisida dengan benar dan aman, serta menerapkan standar yang lebih ketat untuk produk pertanian yang dijual di pasar.

Kesimpulannya, dampak dari mengonsumsi anggur Muscat yang tercemar pestisida bisa sangat fatal bagi kesehatan. Edukasi dan kesadaran akan pentingnya memilih produk yang aman menjadi kunci untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko kesehatan yang serius akibat paparan pestisida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Bersiap Hentikan Impor Anggur Shine Muscat, Tunggu Hasil Cek dari BPOM

Kementan Bersiap Hentikan Impor Anggur Shine Muscat, Tunggu Hasil Cek dari BPOM

Video | Kamis, 31 Oktober 2024 | 17:00 WIB

Bapanas Ungkap Hasil Rapid Test Anggur Muscat, Ada Residu Tapi Aman Dikonsumsi

Bapanas Ungkap Hasil Rapid Test Anggur Muscat, Ada Residu Tapi Aman Dikonsumsi

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 16:17 WIB

Masih Dicek BPOM, Kementan Siap Setop Impor Anggur Shine Muscat jika Memang Berbahaya

Masih Dicek BPOM, Kementan Siap Setop Impor Anggur Shine Muscat jika Memang Berbahaya

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:26 WIB

Heboh Pestisida, Apa Itu Anggur Shine Muscat dan Bagaimana Cara Memilih yang Aman?

Heboh Pestisida, Apa Itu Anggur Shine Muscat dan Bagaimana Cara Memilih yang Aman?

Lifestyle | Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:02 WIB

Bahaya yang Mengintai di Balik Velg Motor Retak, Jangan Disepelekan

Bahaya yang Mengintai di Balik Velg Motor Retak, Jangan Disepelekan

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:00 WIB

Mau Diinvestigasi, Anggur Muscat yang Beredar di Indonesia Aman Dikonsumsi?

Mau Diinvestigasi, Anggur Muscat yang Beredar di Indonesia Aman Dikonsumsi?

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 14:28 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB