IDI Kabupaten Batang Membagikan Informasi Cara Cepat Hamil Bagi Wanita Penderita PCOS

Selasa, 10 Desember 2024 | 14:24 WIB
IDI Kabupaten Batang Membagikan Informasi Cara Cepat Hamil Bagi Wanita Penderita PCOS
(Dok: Freepik)

Suara.com - Berbicara tentang kehamilan, ada beberapa penyakit yang dapat mengganggu kesuburan wanita dan menyulitkan proses pembuahan.

PCOS, juga dikenal sebagai Polycystic Ovary Syndrome, adalah kondisi hormonal yang umum pada wanita di usia reproduktif. Diagnosis PCOS biasanya diberikan kepada wanita di usia 20 hingga 30 tahun.

Menurut informasi idikabbatang.org, secara umum, wanita yang mengalami haid pertama mereka selama masa pubertas dapat mengalami gejala sindrom ovarium polikistik. Penderita PCOS mungkin pertama kali menunjukkan gejalanya saat remaja, tetapi ada juga penderita yang baru menunjukkan gejalanya setelah dewasa..

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Batang adalah dr. Muryanto, Sp.B. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial kesehatan, termasuk penyelenggaraan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat, seperti pemeriksaan USG dan pengobatan bagi ibu hamil serta pasien penyakit kandungan. Dalam kepemimpinannya, dr. Muryanto menekankan pentingnya pengabdian kepada masyarakat dan menjaga tradisi luhur organisasi profesi dokter di Indonesia.

IDI Kabupaten Batang juga aktif untuk memberikan penyuluhan dan edukasi kesehatan terutama terkait penyakit PCOS yang dialami oleh sebagian wanita di Indonesia.

Apa saja faktor penyebab utama terjadinya PCOS pada wanita?

Dilansir dari laman https://idikabbatang.org, Beberapa faktor utama yang dianggap berkontribusi terhadap perkembangan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) pada wanita, yang menyebabkan kesulitan hamil, menurut IDI Kabupaten Batang, meliputi:

1. Kelebihan hormon insulin

Banyak wanita dengan PCOS mengalami resistensi insulin, yang berarti tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Akibatnya, kadar insulin dalam darah meningkat, yang dapat merangsang ovarium untuk memproduksi lebih banyak hormon androgen (hormon pria), seperti testosteron. Kelebihan androgen ini dapat menyebabkan gangguan ovulasi dan gejala lainnya.

Baca Juga: Mengenal Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Monopolar RF, Jadikan Kulit Lebih Awet Muda

2. Peradangan derajat rendah

Wanita yang menderita PCOS sering menunjukkan tanda-tanda peradangan derajat rendah. Peradangan ini dapat menyebabkan ovarium menghasilkan lebih banyak hormon androgen, yang memperburuk gejala PCOS.

3. Faktor riwayat keluarga atau keturunan

PCOS lebih sering ditemukan dalam keluarga. Wanita yang memiliki anggota keluarga yang menderita kondisi ini, seperti ibu atau saudara perempuan, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi ini.

4. Kelebihan berat badan atau obesitas

Obesitas adalah faktor risiko utama untuk PCOS. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan resistensi insulin dan mengganggu keseimbangan hormon, yang berkontribusi pada perkembangan dan keparahan gejala penyakit.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk penderita PCOS agar cepat hamil?

Bagi Anda yang sedang mengalami PCOS, tidak perlu khawatir berlebihan. Ada beberapa obat dan terapi dapat diberikan kepada wanita dengan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) untuk meningkatkan kemungkinan mereka hamil meliputi:

1. Klomifen Sitrat (Clomiphene Citrate)

Klomifen Sitrat adalah obat pertama yang disarankan untuk wanita yang mengalami kesulitan hamil karena PCOS karena merangsang ovarium untuk melepaskan sel telur melalui induksi ovulasi.

2. Gonadotropins

Jika terapi seperti clomiphene dan letrozole tidak berhasil, suntikan hormon gonadotropin biasanya digunakan oleh dokter. Gonadotropin adalah obat yang dapat merangsang ovarium untuk menghasilkan lebih banyak folikel dan sel telur.

3. Terapi Progestin

Penderita PCOS juga menerima terapi progestin selain obat. Terapi ini dapat mengatur siklus menstruasi dan melindungi mereka dari risiko kanker endometrium, meskipun tidak secara langsung meningkatkan kesuburan. Terapi ini penting untuk kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

Sebelum memulai pengobatan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis reproduksi atau endokrinologi untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana pengobatan yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI