Kenali Penyebab Nyeri Pada Bahu, IDI Kabupaten Boyolali Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 11 Desember 2024 | 12:33 WIB
Kenali Penyebab Nyeri Pada Bahu, IDI Kabupaten Boyolali Berikan Informasi Pengobatan
Cara mengatasi nyeri bahu, sebagai ilustrasi (Freepik)

Suara.com - Berbicara tentang nyeri bahu, salah satu penyakit yang disebabkan oleh aktivitas sehari-hari, Nyeri pada bahu adalah masalah umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Selain itu, nyeri pada bahu dapat menjadi pertanda gejala lain dari penyakit lain seperti infeksi atau masalah jantung.

Menurut informasi idikabboyolali.org, nyeri bahu adalah rasa sakit yang terjadi di daerah bahu, yang dapat disebabkan oleh gangguan pada sendi bahu, tendon, otot, atau jaringan lain di sekitarnya. Nyeri ini dapat membatasi pergerakan lengan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

IDI Kabupaten Boyolali adalah cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang memiliki tujuan sebagai organisasi profesi bagi dokter di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Selain itu, IDI Boyolali memiliki program untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung perkembangan profesi dokter, dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

IDI Kabupaten Boyolali saat ini melakukan penelitian mengenai apa saja langkah pertama untuk mengurangi rasa nyeri pada bahu serta rekomendasi obat yang dapat dikonsumsi oleh penderitanya.

Apa saja langkah pertama untuk mengurangi rasa nyeri pada bahu?
Dilansir dari laman https://idikabboyolali.org, nyeri pada bahu dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang berkaitan dengan cedera, peradangan, maupun kondisi medis lainnya. Untuk mengurangi rasa nyeri pada bahu, ada beberapa langkah pertama yang dapat dilakukan. Berikut adalah metode yang direkomendasikan meliputi:

1. Istirahat yang cukup
Untuk mencegah masalah kesehatan lebih lanjut, beristirahat selama 24 jam setelah cedera untuk menghindari aktivitas berat atau gerakan yang dapat memperburuk nyeri bahu.
2. Kompres dengan air dingin
Kompres air dingin adalah teknik pengobatan yang menggunakan suhu rendah untuk mengurangi nyeri, bengkak, dan peradangan yang disebabkan oleh cedera atau penyakit ringan. Untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, letakkan kompres es pada area yang sakit selama dua puluh menit, empat hingga delapan kali sehari.
3. Jaga posisi bahu saat istirahat
Saat beristirahat, jaga bahu lebih tinggi untuk dapat mengurangi pembengkakan. Anda bisa menggunakan bantal untuk mendukung posisi ini saat tidur atau berbaring.
4. Lakukan peregangan ringan
Peregangan ringan dapat membantu mengatasi kelelahan, membantu tubuh menjadi lebih bugar, membantu tertidur lebih cepat dan lebih baik, meredakan ketegangan otot, dan mencegah kram. Setelah rasa sakit berkurang, lakukan gerakan peregangan ringan. Ini meningkatkan fleksibilitas bahu dan mengurangi kekakuan.

Apa saja rekomendasi obat yang disarankan untuk mengurangi nyeri pada bahu?
Nyeri pada bahu dapat sembuhkan dengan cara yang tepat. Ada beberapa obat yang dapat mengurangi gejala sakit pada bahu secara signifikan. Untuk mengurangi nyeri pada bahu, beberapa obat yang direkomendasikan meliputi:

1. Obat Paracetamol
Obat pertama yang mungkin bisa dikonsumsi dan aman adalah paracetamol. Obat Paracetamol dapat meringankan demam dan nyeri lebih baik.
2. Obat Ibuprofen
Ibuprofen juga sebagai obat pereda nyeri sehari-hari untuk berbagai rasa sakit dan nyeri, termasuk nyeri punggung , nyeri haid , sakit gigi , dan gejala pilek.
3. Obat Asam Mefenamat
Asam mefenamat adalah jenis obat yang biasanya dijual bebas di pasaran. Manfaat obat ini adalah untuk meredakan nyeri dan memberi rasa nyaman.
4. Obat Natrium Diklofenak
Natrium Diklofenak adalah obat berikutnya yang digunakan untuk mengurangi nyeri dan gangguan inflamasi, dismenore, dan nyeri ringan sampai sedang pasca operasi, terutama pada pasien yang mengalami peradangan.

Penggunaan obat untuk nyeri bahu sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter, terutama jika nyeri berlangsung lama atau disertai gejala lain. Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar kasus nyeri bahu dapat dikelola dengan baik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:21 WIB

Ketum TP PKK Tinjau Bakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Tangerang

Ketum TP PKK Tinjau Bakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Tangerang

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:21 WIB

IDI Kabupaten Batang Membagikan Informasi Cara Cepat Hamil Bagi Wanita Penderita PCOS

IDI Kabupaten Batang Membagikan Informasi Cara Cepat Hamil Bagi Wanita Penderita PCOS

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:24 WIB

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:15 WIB

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 13:34 WIB

7 Rahasia Pengobatan untuk Penyakit Tenggorokan dengan Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh

7 Rahasia Pengobatan untuk Penyakit Tenggorokan dengan Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:55 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×