Kenali Penyebab Alergi Telur, IDI Kota Ungaran Memberikan Solusi dan Pengobatan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2024 | 11:42 WIB
Kenali Penyebab Alergi Telur, IDI Kota Ungaran Memberikan Solusi dan Pengobatan
Ilustrasi alergi telur. (Freepik)

Suara.com - Telur adalah sumber protein terbaik dan sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Makanan olahan telur, seperti nasi goreng atau kue, memang nikmat tetapi beberapa orang mungkin mengalami alergi saat mengonsumsinya. Penyakit ini disebut dengan alergi telur. Sistem kekebalan tubuh dapat menanggapi protein pada telur secara berlebihan, menyebabkan alergi telur.

Menurut informasi dari idiungaran.org,  anak-anak sering mengalami alergi telur, yang menduduki peringkat kedua setelah alergi susu sapi. Alergi dapat berupa gejala ringan seperti gatal pada kulit hingga gejala berat seperti sesak napas dan hilang kesadaran. Oleh karena itu, kebanyakan alergi telur pada anak akan berkurang dan hilang sebelum mereka beranjak dewasa.

IDI Kota Ungaran merupakan organisasi kesehatan sebagai wadah profesi dokter di seluruh Indonesia. IDI Kota Ungaran menghadapi tantangan dalam hal redistribusi tenaga medis dan peningkatan akses layanan kesehatan di daerah.

Organisasi IDI berusaha untuk memastikan bahwa semua masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Saat ini IDI Kota Ungaran sedang melakukan penelitian terhadap penderita alergi telur, penyebab seseorang mengalami alergi terhadap telur serta pengobatan yang tepat bagi penderita alergi.

Apa saja penyebab seseorang mengalami alergi terhadap telur?

Dilansir dari laman https://idiungaran.org, alergi telur adalah sebuah reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap protein yang terdapat dalam telur, baik dari putih maupun kuning telur. Berikut adalah beberapa penyebab utama seseorang mengalami alergi terhadap telur meliputi:

1. Reaksi dari sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh keliru mengenali protein dalam telur sebagai zat berbahaya, sehingga memproduksi antibodi dan melepaskan histamin serta senyawa kimia lainnya yang menyebabkan gejala alergi.

2. Tidak tahan protein dalam Telur

Protein di putih telur dan kuning telur dapat menyebabkan alergi, tetapi sebagian besar kasus alergi terjadi karena protein di putih telur. Beberapa orang mungkin hanya alergi terhadap salah satu bagian.

3. Faktor genetik atau riwayat keluarga

Jika seseorang memiliki riwayat keluarga yang mengalami alergi makanan atau kondisi alergi lainnya, seperti asma atau dermatitis atopik, kemungkinan mereka mengalami alergi terhadap telur meningkat.

4. Adanya gejala dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah alergi pada kulit. Anak-anak dengan dermatitis atopik (eksim) memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan alergi makanan, termasuk alergi terhadap telur.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati gejala alergi terhadap telur?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Nyeri Pada Bahu, IDI Kabupaten Boyolali Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Nyeri Pada Bahu, IDI Kabupaten Boyolali Berikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:33 WIB

Ketum TP PKK Tinjau Bakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Tangerang

Ketum TP PKK Tinjau Bakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Tangerang

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:21 WIB

7 Rahasia Pengobatan untuk Penyakit Tenggorokan dengan Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh

7 Rahasia Pengobatan untuk Penyakit Tenggorokan dengan Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:55 WIB

7 Pengobatan Alami Terbukti Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu

7 Pengobatan Alami Terbukti Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:36 WIB

Malas Ganti Celana Dalam Picu Kista Perempuan Usia 20-30 Tahun? Ini Penjelasan Dokter

Malas Ganti Celana Dalam Picu Kista Perempuan Usia 20-30 Tahun? Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 05 Desember 2024 | 13:36 WIB

Global Health Leaders Summit Diluncurkan untuk Revolusi Pengobatan Regeneratif

Global Health Leaders Summit Diluncurkan untuk Revolusi Pengobatan Regeneratif

Health | Senin, 18 November 2024 | 16:59 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB