Tak Cuma Rokok, Ini Faktor Risiko Kanker yang Perlu Diwaspadai

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 12 Februari 2025 | 20:32 WIB
Tak Cuma Rokok, Ini Faktor Risiko Kanker yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDpics)

Suara.com - Kanker menjadi salah satu penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja, terutama orang dewasa. Ada sejumlah faktor risiko yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit ini.

Menurut Dokter Poliklinik Perum LKBN ANTARA, Maria Ulfa, salah satu faktor utama yang dapat memicu kanker adalah konsumsi makanan yang tidak sehat.

“Makanan yang dibakar, makanan olahan, serta makanan yang mengandung bahan pengawet dapat menjadi pemicu munculnya kanker,” katanya, Rabu (12/2/2025).

Selain pola makan, gaya hidup yang tidak sehat juga dapat menjadi pemicu kanker. Kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, kurangnya aktivitas fisik, serta infeksi virus seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HPV dapat meningkatkan risiko terkena kanker.

Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker. Paparan zat kimia berbahaya seperti asbes, benzene, serta polusi udara dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit ini. Selain itu, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab seseorang lebih rentan terkena kanker.

“Jika dalam keluarga ada anggota seperti ayah, ibu, atau saudara kandung yang pernah mengalami kanker, maka kemungkinan besar seseorang juga memiliki risiko terkena penyakit ini,” jelasnya.

Dokter Maria mengatakan, kanker tidak hanya dipicu oleh satu faktor, melainkan kombinasi dari berbagai aspek seperti pola makan, gaya hidup, faktor keturunan, dan lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan pola hidup sehat guna mengurangi risiko terkena penyakit ini.

Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai sebagai tanda munculnya kanker antara lain benjolan yang tidak wajar, demam berkepanjangan, perdarahan tidak normal, batuk serta sesak napas yang tidak kunjung sembuh, hingga perubahan pada kulit seperti tekstur mengkerut atau tahi lalat yang membesar dan berubah warna.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel tubuh yang abnormal dan tidak terkendali. Penyakit ini dapat merusak jaringan serta organ tubuh, bahkan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali faktor risiko serta gejala sejak dini guna melakukan pencegahan lebih awal. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI