7 Fakta Mengejutkan tentang Herbal Langka yang Hampir Punah

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 18 April 2025 | 12:09 WIB
7 Fakta Mengejutkan tentang Herbal Langka yang Hampir Punah
Ilustrasi obat herbal.

Suara.com - Kamu mungkin belum tahu bahwa banyak herbal langka Indonesia yang hampir punah dan menyimpan manfaat kesehatan luar biasa. Ironisnya, saat dunia mulai melirik pengobatan alami, kita justru kehilangan warisan berharga ini.

Artikel yang bersumber dari ulasan pafipalangkarayakota.org tentang herbal Langkah yang hamper punah.

1.  Apa itu Herbal Langka

Herbal langka adalah tumbuhan obat asli yang jumlahnya terus menurun di alam. Bukan hanya sekadar tanaman, mereka adalah bagian dari identitas budaya dan sumber bahan aktif untuk pengobatan modern. Menurut penelitian dari Universitas Gadjah Mada, sekitar 20% dari 1.000 spesies tanaman obat Indonesia tergolong langka dan terancam punah jika tidak segera dilindungi.

2. Ancaman Nyata terhadap Kelestariannya

Kamu mungkin bertanya, kenapa bisa langka? Jawabannya melibatkan alih fungsi lahan, pembalakan liar, hingga eksploitasi berlebihan tanpa budidaya berkelanjutan. Studi dari IPB menunjukkan bahwa spesies seperti Kayu Bajakah dan Akar Tuba kini sangat sulit ditemukan di habitat aslinya. Padahal, kedua tanaman ini terbukti mengandung senyawa antioksidan dan antibakteri tinggi yang bermanfaat untuk pengobatan kanker dan infeksi.

3. Khasiat Luar Biasa yang Belum Banyak Diketahui

Misalnya, Akar Bajakah, herbal dari Kalimantan Tengah, pernah diuji oleh siswa SMAN 2 Palangkaraya dalam riset yang memenangi lomba ilmiah nasional. Hasilnya mengejutkan—ekstrak akar ini dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Sementara itu, Pasak Bumi, herbal langka dari Sumatera dan Kalimantan, telah diteliti oleh Universitas Andalas sebagai peningkat testosteron alami yang juga memperbaiki metabolisme tubuh.

4. Penggunaan Tradisional yang Menjadi Inspirasi Ilmiah

Sebelum dijadikan bahan penelitian modern, herbal langka ini telah lama digunakan masyarakat adat. Misalnya, Daun Belalai Gajah digunakan oleh suku Dayak sebagai obat demam dan peradangan. Kini, kamu bisa menemukan ekstraknya dalam bentuk kapsul di beberapa apotek herbal. Transformasi dari ramuan lokal menjadi formulasi medis ini menunjukkan potensi besar yang belum tergali sepenuhnya.

5. Inisiatif Penyelamatan dari Kalangan Akademisi dan Komunitas

Kabar baiknya, ada upaya nyata dari dunia akademik. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga telah mengembangkan kebun plasma nutfah untuk menyelamatkan Tapak Liman dan Sambiloto Jawa. Selain itu, komunitas lokal seperti Kelompok Tani Hutan di Flores mulai melakukan budidaya Kayu Putih endemik, menjadikannya peluang ekonomi sekaligus konservasi.

6. Tantangan: Minimnya Data dan Dukungan Pemerintah

Meski potensi herbal langka sangat besar, sayangnya data inventarisnya masih minim. Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), belum sampai 50% spesies herbal di negeri ini teridentifikasi dengan lengkap. Padahal, dokumentasi yang baik adalah langkah awal perlindungan dan pemanfaatan yang berkelanjutan.

7. Cara Kamu Bisa Terlibat Langsung

Kini saatnya kamu tidak hanya tahu, tapi juga turut menjaga. Mulailah dari memilih produk herbal yang bersertifikasi resmi, mendukung petani lokal yang membudidayakan tanaman langka, hingga mengikuti program adopsi pohon yang digagas oleh beberapa NGO lingkungan. Dengan langkah kecil, kamu membantu menjaga harta karun kesehatan ini agar tak lenyap ditelan zaman. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Menarik Khasiat Akar Bajakah untuk Kanker

5 Fakta Menarik Khasiat Akar Bajakah untuk Kanker

Health | Jum'at, 18 April 2025 | 11:57 WIB

7 Herbal Ampuh Pengganti Obat Kimia untuk Atasi Hipertensi Tanpa Efek Samping

7 Herbal Ampuh Pengganti Obat Kimia untuk Atasi Hipertensi Tanpa Efek Samping

Health | Kamis, 17 April 2025 | 14:19 WIB

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:59 WIB

5 Bahaya Tak Terduga Konsumsi Herbal Berlebihan bagi Pengidap Hipertensi yang Jarang Diungkap

5 Bahaya Tak Terduga Konsumsi Herbal Berlebihan bagi Pengidap Hipertensi yang Jarang Diungkap

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:27 WIB

4 Ramuan Warisan Nenek Moyang yang Terbukti Redakan Depresi Ringan

4 Ramuan Warisan Nenek Moyang yang Terbukti Redakan Depresi Ringan

Health | Rabu, 16 April 2025 | 12:47 WIB

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

Health | Rabu, 16 April 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB