Perkembangan Sains untuk Diagnosis: Mengenal Teknologi Genomik dan Perannya di Indonesia

M. Reza Sulaiman

Selasa, 29 April 2025 | 11:55 WIB
Perkembangan Sains untuk Diagnosis: Mengenal Teknologi Genomik dan Perannya di Indonesia
Ilustrasi teknologi genomik di bidang kesehatan. (Image by freepik)

Suara.com - Sains dan teknologi kesehatan terus mengalami perkembangan pesat, terutama dalam bidang diagnosis penyakit. Salah satu inovasi penting yang kini banyak dikembangkan adalah teknologi genomik. Teknologi ini memungkinkan pemahaman lebih dalam mengenai penyakit hingga ke tingkat genetik, sehingga mendukung lahirnya pengobatan yang lebih presisi dan personal.

Teknologi genomik berfokus pada studi tentang genom—seluruh rangkaian DNA dalam organisme. Berikut beberapa fakta penting tentang teknologi ini:

Menganalisis Informasi Genetik

Teknologi genomik memungkinkan ilmuwan untuk membaca, memahami, dan memetakan informasi genetik makhluk hidup. Ini penting untuk memahami bagaimana gen mempengaruhi kesehatan dan risiko penyakit.

Mendukung Diagnosis Dini

Dengan mengidentifikasi mutasi atau variasi genetik, teknologi ini dapat membantu diagnosis penyakit lebih dini, bahkan sebelum gejala muncul, sehingga pengobatan bisa diberikan lebih cepat dan lebih tepat.

Mendorong Pengobatan Presisi

Teknologi genomik membuka jalan bagi personalized medicine—pengobatan yang dirancang khusus berdasarkan karakteristik genetik individu, bukan pendekatan satu ukuran untuk semua.

Memanfaatkan Next-Generation Sequencing (NGS)

baca juga

NGS adalah teknologi kunci dalam genomik modern yang memungkinkan analisis DNA dan RNA dengan kecepatan tinggi, biaya lebih rendah, dan akurasi yang lebih baik.

Aplikasi Luas di Berbagai Bidang

Selain bidang kesehatan, teknologi genomik juga digunakan dalam pertanian, mikrobiologi, serta penelitian biodiversitas untuk mengembangkan tanaman unggul dan mengatasi penyakit tanaman atau hewan.

Illumina Genomics Summit Indonesia: Mendorong Ekosistem Genomik Nasional

Teknologi genomik menjadi pusat perhatian dalam Illumina Genomics Summit Indonesia, sebuah acara penting yang digelar oleh Illumina Inc. bekerja sama dengan Pandu Biosains. Acara ini mempertemukan lebih dari 300 ahli dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, industri, akademisi, dan profesional kesehatan, untuk memperkuat ekosistem genomik nasional.

Indri Rooslamiati, M.Sc., Apt., dari Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) menegaskan bahwa kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi seperti Illumina penting untuk memperkuat infrastruktur sekuensing di Indonesia. Ini menjadi langkah besar dalam mengintegrasikan teknologi genomik ke dalam sistem layanan kesehatan nasional.

Saat ini, Indonesia masih menghadapi beban besar dari penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular, yang mempengaruhi lebih dari 25 juta penduduk. Dengan teknologi Next-Generation Sequencing (NGS), diagnosis bisa dilakukan lebih akurat dan personal, sehingga membuka jalan untuk transformasi pelayanan kesehatan.

Sebagai bagian dari acara ini, Illumina memperkenalkan inovasi terbarunya, MiSeq™ i100, sebuah alat sekuensing generasi baru yang menawarkan solusi terjangkau, mudah digunakan, dan mampu menghasilkan data berkualitas tinggi. Perangkat ini dirancang untuk mempercepat riset genomik bahkan untuk pengguna yang baru memulai dalam bidang NGS.

Gianina Miranda Sebayang, Country Manager Illumina Indonesia, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung prioritas kesehatan nasional melalui kolaborasi jangka panjang, termasuk mendukung inisiatif seperti BGSi (Badan Genomik dan Bioteknologi Indonesia).

Presiden Direktur Pandu Biosains, Ria Putri Rahmadani, optimis bahwa dalam lima tahun ke depan, pasar genomik Indonesia akan tumbuh pesat. Dukungan dari pemerintah dan kemajuan teknologi menjadi faktor utama yang mempercepat perkembangan ini.

Tidak hanya fokus pada kesehatan manusia, penerapan genomik di Indonesia juga mulai merambah bidang pertanian, mikrobiologi, hingga riset genetik non-manusia. Dengan pendekatan lintas sektor ini, teknologi genomik diharapkan membawa dampak besar bagi kesejahteraan bangsa.

Selain itu, dalam konferensi Advances in Genome Biology and Technology (AGBT), Illumina memperkenalkan rangkaian solusi omics baru, termasuk analisis sel tunggal, transkriptomik spasial, dan teknologi CRISPR, yang semakin memperkuat penelitian di bidang ini.

Dengan berkembangnya pengobatan presisi dan adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), masa depan layanan kesehatan di Indonesia terlihat sangat menjanjikan. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan penyedia teknologi seperti Illumina menjadi kunci untuk memperluas akses dan menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Perkembangan sains dan teknologi kesehatan untuk diagnosis berbasis genomik bukan hanya soal kemajuan teknologi, melainkan juga tentang menciptakan masa depan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih personal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Jenis Ikan Tinggi Protein Cocok untuk Diet dan Cegah Stunting

10 Jenis Ikan Tinggi Protein Cocok untuk Diet dan Cegah Stunting

Lifestyle | Selasa, 29 April 2025 | 11:02 WIB

Durasi Ideal Jalan Kaki dalam Sehari Biar Berat Badan Turun

Durasi Ideal Jalan Kaki dalam Sehari Biar Berat Badan Turun

Lifestyle | Senin, 28 April 2025 | 16:19 WIB

Kelas BPJS Kesehatan Segera Dihapus, Bagaimana Perubahan Tarif Iuran Bulanan

Kelas BPJS Kesehatan Segera Dihapus, Bagaimana Perubahan Tarif Iuran Bulanan

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 12:40 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×