Jangan Sampai Nyesel! Olahraga Padel Ternyata Bisa Bikin Mata Rusak Parah, Ini Kata Dokter

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 26 April 2025 | 15:42 WIB
Jangan Sampai Nyesel! Olahraga Padel Ternyata Bisa Bikin Mata Rusak Parah, Ini Kata Dokter
Pemain padel mengembalikan bola ke arah lawan saat Turnamen Padel pertama di Padel Culture Club, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/2/2025). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/tom]

Suara.com - Maraknya tren olahraga padel di kalangan masyarakat urban Indonesia ternyata membawa tantangan baru di bidang kesehatan mata. Selain memberikan dampak positif pada kesehatan fisik, rupanya olahraga tersebut juga memberikan efek negatif . 

Dokter spesialis mata lulusan Universitas Indonesia, Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), mengingatkan bahwa olahraga padel yang tengah naik daun tersebut berisiko tinggi menyebabkan cedera mata serius jika tidak diimbangi dengan kesadaran akan keamanan.

Referano memaparkan bahwa dirinya sudah menangani sejumlah kasus cedera mata akibat padel yang cukup kompleks dan mengkhawatirkan. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan edukasi untuk memilih olahraga yang tepat dengan kondisi fisiknya. 

“Sekarang banyak yang suka padel. Bolanya cepat sekali. Saya sudah beberapa kali menangani kasus mata karena bola padel, dan itu bisa sangat kompleks,” ungkapnya dikutip dari ANTARA pada Sabtu (26/4/2025).

Padel sendiri merupakan olahraga asal Meksiko yang semakin digemari karena dinamis dan mudah dimainkan. Sekilas mirip tenis, padel dimainkan di lapangan yang lebih kecil dan dikelilingi dinding.

Raket padel terbuat dari bahan padat tanpa senar, sementara bolanya lebih ringan dibanding bola tenis. Kombinasi ini menjadikan padel sebagai permainan cepat dan penuh tantangan.

Namun di balik popularitasnya, menurut Referano, padel memiliki potensi risiko cedera mata yang tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan tenis atau bulu tangkis.

“Bola padel itu cepat sekali, tidak bisa terdeteksi pelan-pelan oleh mata seperti bulu tangkis. Selain itu, raket padel yang padat bisa saja mengenai mata jika tidak hati-hati saat bermain dengan pasangan,” jelas Direktur Utama JEC @Menteng itu.

Trauma mata akibat padel bisa menimbulkan berbagai komplikasi, mulai dari gangguan pada kornea, retina, hingga memicu glaukoma atau bahkan kombinasi dari semuanya.

baca juga

“Banyak yang tidak sadar bahwa olahraga ekstrem, termasuk padel, bisa menimbulkan gangguan mata yang kompleks. Bukan hanya satu bagian mata yang kena, tapi bisa semuanya—kornea, retina, hingga glaukoma bisa muncul bersamaan,” lanjutnya.

Di luar persoalan cedera akibat aktivitas fisik, Referano juga menyoroti bahaya misinformasi atau mitos yang masih berkembang terkait kesehatan mata di masyarakat. Banyak masyarakat yang masih mengandalkan informasi turun-temurun atau pengobatan alternatif tanpa landasan medis.

“Mitos soal pengobatan mata ini bisa sangat berbahaya. Kalau infeksi mata disebabkan jamur dan tidak ditangani dengan benar, bisa menyebar ke otak karena mata adalah organ yang paling dekat dengan otak,” tegasnya.

Referano menambahkan, kasus mata yang sudah terlanjur kompleks harus segera ditangani oleh dokter spesialis yang memiliki kompetensi sesuai dengan gangguan yang terjadi.

“Tidak bisa hanya ditangani satu jenis dokter mata saja. Harus kolaborasi antara subspesialis, supaya tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut,” jelasnya dokter spesialis mata tersebut.

Peluncuran Matapedia sendiri menjadi salah satu bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi masyarakat terhadap kesehatan mata. Referano berharap inovasi dan teknologi di bidang oftalmologi terus berkembang di Indonesia agar mampu memberikan layanan yang lebih baik dan merata.

“Dengan akses informasi yang lebih valid, masyarakat bisa lebih cepat menangani gangguan mata dan mencegah hal-hal yang lebih parah,” pungkasnya.

Sebagai penutup, ia mengimbau masyarakat untuk bijak memilih aktivitas olahraga, serta menggunakan pelindung mata jika diperlukan, terutama dalam olahraga dengan risiko kontak tinggi seperti padel. Kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan rutin dan informasi medis yang valid menjadi kunci dalam menjaga kesehatan mata jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Kebenaran dan Tegakkan Keadilan dalam Buku Cerpen Saksi Mata

Ungkap Kebenaran dan Tegakkan Keadilan dalam Buku Cerpen Saksi Mata

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 10:40 WIB

UU Mata Uang Digugat ke MK, Minta Rp 1.000 Jadi Rp 1: Kebanyakan Nol Bikin Salah Hitung

UU Mata Uang Digugat ke MK, Minta Rp 1.000 Jadi Rp 1: Kebanyakan Nol Bikin Salah Hitung

News | Selasa, 22 April 2025 | 21:15 WIB

Miris! Dokter Mata Ini Operasi Pasien Juling di RSJ, Ternyata..

Miris! Dokter Mata Ini Operasi Pasien Juling di RSJ, Ternyata..

Video | Kamis, 24 April 2025 | 15:56 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×