Camping Bukan Sekadar Liburan: 5 Manfaat Tersembunyi untuk Tumbuh Kembang Anak

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 08 Mei 2025 | 17:23 WIB
Camping Bukan Sekadar Liburan: 5 Manfaat Tersembunyi untuk Tumbuh Kembang Anak
Camping Ceria jadi cara baru sedekah. (Dok. BWA)

Suara.com - Mengajak anak camping bukan sekadar aktivitas liburan biasa—ini adalah investasi untuk tumbuh kembang mereka.

Di tengah era digital yang membuat anak-anak semakin lekat dengan perangkat elektronik, camping menawarkan kesempatan berharga untuk memutus ketergantungan pada gadget dan menghubungkan mereka kembali dengan alam, diri sendiri, dan orang lain.

Selain kesenangan, ternyata camping menyimpan banyak manfaat tersembunyi yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan hidup anak.

1. Memperkuat Ketahanan Fisik

Meskipun banyak anggapan anak rentan terhadap udara luar, penelitian Dr. Thomas Tallman menunjukkan sebaliknya. Anak yang sering terpapar udara terbuka saat camping justru memiliki sistem imun lebih kuat.

2. Mengembangkan Keterampilan Sosial

Camping membebaskan anak dari rutinitas sehari-hari yang monoton. Di lokasi camping, mereka bertemu beragam orang baru dan secara alami belajar berinteraksi.

3. Membangun Kepercayaan Diri

Bagi anak pendiam atau pemalu, lingkungan camping menawarkan stimulus baru yang mendorong rasa ingin tahu. Mereka akan lebih banyak bertanya dan berani menjelajah, sehingga tanpa sadar kepercayaan diri mereka terasah dalam suasana yang menyenangkan.

4. Menumbuhkan Kecintaan pada Alam

Berinteraksi langsung dengan alam membuat anak terbiasa dan tertarik pada lingkungan sekitar. Anak yang sering camping cenderung lebih peka terhadap isu lingkungan dan tumbuh menjadi pribadi yang peduli pada kelestarian alam.

5. Menciptakan Kenangan Berharga

Aktivitas camping seperti bernyanyi di sekitar api unggun, mengamati bintang, atau menjelajah alam memberi pengalaman yang sulit dilupakan. Momen-momen ini bukan hanya menghibur, tetapi juga membentuk fondasi kenangan indah yang akan diingat anak sepanjang hidupnya.

Cara Baru Sedekah: Menghadirkan Kebahagiaan Lewat Camping Ceria untuk Anak Yatim

Di tengah perkembangan zaman, cara bersedekah pun turut bertransformasi. Kini, sedekah bukan hanya soal memberi dalam bentuk materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman bermakna. Salah satu contohnya adalah kegiatan Camping Ceria “Nyenengin Anak Langit” yang diadakan oleh Badan Wakaf Al Quran (BWA) bersama berbagai mitra di Mawar Camp, Ungaran, Kabupaten Semarang, pada 19–20 April 2025.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata cara baru bersedekah yang tidak hanya menyentuh secara finansial, tetapi juga menyentuh jiwa. Selama dua hari satu malam, sebanyak 200 anak yatim dari wilayah Kabupaten Semarang dan Kendal menikmati waktu penuh keceriaan, kehangatan, dan kasih sayang di alam terbuka.

Konsep Camping Ceria menjadi angin segar dalam dunia filantropi. Jika umumnya santunan dilakukan secara seremonial, di mana anak-anak hanya menerima bantuan dan pulang, maka di acara ini mereka diajak merasakan pengalaman yang berkesan dan membentuk karakter. Mereka mengikuti kegiatan kelompok, menikmati pertunjukan budaya, berolahraga, dan mendapatkan motivasi dari para tokoh inspiratif.

Kegiatan ini menjadi contoh sukses kolaborasi lintas sektor antara lembaga keagamaan, dunia usaha, relawan, dan komunitas lokal. BWA menggandeng berbagai pihak seperti Grasindo, Cooster Indonesia, Stickpala, Galena Logistic, Tagana, hingga Basarnas. Semua pihak bahu-membahu menghadirkan momen istimewa untuk anak-anak yatim.

Direktur Program dan Fundraising BWA, Ust. Heru Binawan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang akan terus berlanjut di berbagai kota. “Kami ingin membangun masa depan anak yatim, bukan hanya dengan bantuan materi, tetapi juga dengan perhatian dan kasih sayang.”

Camping Ceria diisi dengan berbagai kegiatan seperti ice breaking, makan bersama, senam pagi, outbound, pertunjukan sulap, hingga tausiyah dan wayang kulit edukatif. Acara ini dirancang untuk memperkuat nilai keislaman, kebersamaan, dan semangat hidup bagi para peserta.

Camping Ceria adalah bukti bahwa sedekah tidak melulu soal uang. Waktu, perhatian, dan pengalaman juga bisa menjadi bentuk sedekah yang sangat berharga. Ini adalah cara baru bersedekah yang lebih personal, membekas, dan mendorong perubahan jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taman Nasional Baluran, Menyaksikan Persona Hutan Musim hingga Savana Bekol

Taman Nasional Baluran, Menyaksikan Persona Hutan Musim hingga Savana Bekol

Your Say | Kamis, 08 Mei 2025 | 08:38 WIB

Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Persona Alam Memikat di Tanah Papua

Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Persona Alam Memikat di Tanah Papua

Your Say | Kamis, 08 Mei 2025 | 08:20 WIB

Taman Nasional Wakatobi, Wisata dengan Keindahan Alam Bawah Laut Indonesia yang Memikat

Taman Nasional Wakatobi, Wisata dengan Keindahan Alam Bawah Laut Indonesia yang Memikat

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 11:08 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB