Pahami Perbedaan Terapi Asma Lama dan Baru, Demi Hidup Bebas Serangan Berulang

Vania Rossa

Kamis, 19 Juni 2025 | 13:26 WIB
Pahami Perbedaan Terapi Asma Lama dan Baru, Demi Hidup Bebas Serangan Berulang
Ilustrasi terapi asma menggunakan inhaler (Freepik)

Ini penting karena peradangan adalah penyebab utama asma kambuh, bukan sekadar penyempitan saluran pernapasan.

Dengan terapi ini, pasien tidak hanya merasa lega sesaat, tapi juga mencegah serangan berulang di masa depan.

Upaya Kolaborasi untuk Edukasi dan Perubahan Penanganan Asma

Perubahan pendekatan terapi ini juga didorong oleh kolaborasi banyak pihak di Indonesia. Salah satunya adalah inisiatif dari AstraZeneca bersama Kementerian Kesehatan RI dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

Melalui edukasi dan sosialisasi ke ribuan tenaga medis di berbagai fasilitas kesehatan, para dokter kini dilatih untuk menerapkan pedoman baru ini demi perawatan asma yang lebih efektif.

Sebagai bagian dari upaya ini, AstraZeneca menggelar One Asthma Forum, yang melibatkan sekitar 500 dokter umum di tingkat pelayanan pertama seperti puskesmas.

Tujuannya adalah memastikan para dokter memahami pentingnya terapi antiinflamasi dibanding sekadar memberikan inhaler pelega seperti di masa lalu.

Esra Erkomay, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, menyampaikan, “AstraZeneca berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup pasien asma melalui pendekatan pengobatan yang lebih tepat dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa kemajuan dalam sains harus diiringi oleh kolaborasi yang kuat untuk membawa dampak nyata bagi pasien."

Mengapa Pasien Juga Perlu Tahu?

baca juga

Bukan hanya tenaga medis, pasien juga perlu tahu soal perubahan ini. Terlalu banyak penderita asma yang mengandalkan inhaler pelega karena belum mengerti bahwa ada terapi yang lebih baik untuk mencegah serangan kambuh.

Padahal, jika terapi ICS-formoterol diterapkan sejak awal, risiko rawat inap, serangan berat, bahkan kematian akibat asma bisa ditekan secara signifikan.

Penting bagi pasien untuk berdiskusi dengan dokter tentang pilihan terapi terbaik, termasuk penggunaan inhaler kombinasi yang direkomendasikan.

Jangan ragu bertanya soal manfaat, cara pakai, hingga efek samping obat agar pengobatan berjalan aman dan efektif.

Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed., Sp.P(K), Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, mengatakan bahwa melalui edukasi yang berkelanjutan kepada tenaga medis, diharapkan pengenalan gejala, diagnosis dini, hingga pemilihan terapi — khususnya terapi yang tepat — dapat dilakukan secara lebih akurat.

"Dengan pendekatan yang menyeluruh ini, kualitas hidup pasien asma dapat ditingkatkan secara signifikan,” katanya.

Mengutip data WHO, asma memengaruhi sekitar 262 juta orang di dunia dan menjadi penyebab 455.000 kematian setiap tahunnya.

Di Indonesia, prevalensi asma mencapai 1,6% dari populasi, dengan 58% di antaranya mengalami kekambuhan dalam 12 bulan terakhir.

Fakta ini menunjukkan bahwa pengelolaan asma di Indonesia memang masih punya ruang besar untuk perbaikan.

Mengelola asma bukan hanya soal meredakan sesak napas ketika kambuh, tapi juga mencegah kambuhnya serangan di masa depan.

“Dengan kolaborasi lintas sektor, pendekatan baru dalam tata laksana asma ini dapat membantu lebih banyak pasien di Indonesia menjalani hidup yang lebih baik, aktif, dan terbebas dari serangan berulang,” tutup Esra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Pakai Minyak Kayu Putih Saat Puasa, Batal atau Tidak?

Hukum Pakai Minyak Kayu Putih Saat Puasa, Batal atau Tidak?

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 12:30 WIB

Hukum Menggunakan Inhaler Saat Puasa, Apa Benar Bisa Membatalkan Puasa?

Hukum Menggunakan Inhaler Saat Puasa, Apa Benar Bisa Membatalkan Puasa?

Religi | Senin, 03 Maret 2025 | 14:53 WIB

5 Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh Mengatasi Asma

5 Ramuan Herbal yang Terbukti Ampuh Mengatasi Asma

Health | Senin, 13 Januari 2025 | 07:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×