Sering Merasa Sakit Tapi Hasil Lab Normal? Waspada Psikosomatik, Ini Cara Mengatasinya!

Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 31 Juli 2025 | 07:57 WIB
Sering Merasa Sakit Tapi Hasil Lab Normal? Waspada Psikosomatik, Ini Cara Mengatasinya!
Ilustrasi stres (Pixabay/Marfa Bogdanovskaya)

Suara.com - Tubuh dan pikiran memiliki hubungan yang sangat erat. Ketika beban psikologis menumpuk tanpa penyaluran yang sehat, tubuh bisa ikut ‘berbicara’ melalui berbagai gejala fisik.

Inilah yang dikenal sebagai psikosomatik, suatu kondisi medis yang tampak seperti penyakit fisik biasa, namun sebenarnya dipicu oleh faktor psikologis dan emosional.

Menurut Dr. E. Mudjaddid, Sp.PD-KPsi, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Psikosomatik di Bethsaida Hospital Gading Serpong, psikosomatik bukanlah keluhan yang dibuat-buat atau sekadar sugesti.

“Bukan berarti pasien berpura-pura sakit, tapi emosi negatif seperti kecemasan, ketakutan, atau trauma masa lalu dapat ‘menyamar’ menjadi gejala fisik di berbagai organ tubuh,” jelasnya.

Pasien yang mengalami psikosomatik bisa datang dengan keluhan yang bervariasi, seperti nyeri lambung, jantung berdebar, sesak napas, gangguan tidur, atau tubuh terasa lemas. 

Namun, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, hasilnya sering kali menunjukkan bahwa tidak ada kelainan organik yang ditemukan. 

Gejala-gejala tersebut bahkan bisa berpindah dari satu organ ke organ lainnya dalam waktu berdekatan, menambah kebingungan pasien dan tenaga medis.

Kondisi ini umumnya muncul sebagai respon tubuh terhadap emosi yang belum terselesaikan, seperti stres berkepanjangan, tekanan hidup, konflik personal, hingga trauma yang tidak diakui. 

Meski tidak tergolong gangguan kejiwaan berat seperti psikotik, pasien tetap membutuhkan penanganan yang serius. Jika dibiarkan tanpa pengelolaan yang tepat, psikosomatik dapat berkembang menjadi kerusakan organik yang nyata.

Menyadari kompleksitas kondisi ini, Bethsaida Hospital Gading Serpong menghadirkan layanan psikosomatik terpadu dalam lingkup Penyakit Dalam. 

Pendekatannya tidak hanya mengandalkan pengobatan medis, tetapi juga menyentuh dimensi psikologis, sosial, dan spiritual pasien secara menyeluruh.

Penanganan dimulai dari pemeriksaan fisik menyeluruh dan pemberian obat sesuai kebutuhan. Namun, yang membedakan pendekatan Bethsaida adalah keberadaan psiko-edukasi, yaitu membangun hubungan komunikatif dan suportif antara dokter dan pasien agar pasien merasa didengar dan tidak sendirian. 

Aspek sosial dan kultural pasien juga dipertimbangkan, karena tekanan ekonomi, konflik rumah tangga, hingga lingkungan kerja bisa menjadi akar masalah yang memicu gejala.

Selain itu, pendekatan spiritual juga menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan, membantu pasien menemukan ketenangan batin melalui pemaknaan hidup yang lebih dalam.

“Kami memahami bahwa pasien dengan gangguan psikosomatik memerlukan pendekatan yang berbeda dan menyeluruh. Karena itu, Bethsaida menghadirkan layanan khusus dengan dukungan dokter spesialis yang profesional dan berpengalaman, termasuk konsultan psikosomatik,” ujar dr. Pitono, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asisten Pribadi Selamatkan Reza Arap dari Percobaan Bunuh Diri

Asisten Pribadi Selamatkan Reza Arap dari Percobaan Bunuh Diri

Entertainment | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:54 WIB

Otak Menyukai Plot Twist? Penjelasan Psikologis di Balik Cerita Tak Terduga

Otak Menyukai Plot Twist? Penjelasan Psikologis di Balik Cerita Tak Terduga

Your Say | Rabu, 30 Juli 2025 | 06:40 WIB

Fenomena Ghosting: Bukti Rapuhnya Relasi Emosional Zaman Sekarang

Fenomena Ghosting: Bukti Rapuhnya Relasi Emosional Zaman Sekarang

Your Say | Selasa, 29 Juli 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB