Teknologi Jadi Kunci: Ini Pendekatan Baru Cegah Stunting dan Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Vania Rossa

Rabu, 19 November 2025 | 12:42 WIB
Teknologi Jadi Kunci: Ini Pendekatan Baru Cegah Stunting dan Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
Ilustrasi stunting. (Freepik)
baca 10 detik
  • Stunting masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan anak Indonesia dan membutuhkan intervensi yang lebih terintegrasi.
  • Pemanfaatan ekosistem digital dinilai mampu memperkuat pemantauan pertumbuhan, edukasi gizi, dan akses layanan kesehatan.
  • Kolaborasi lintas sektor turut mendorong percepatan penanganan stunting menuju generasi Indonesia yang lebih sehat.

Suara.com - Stunting masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis ini tidak hanya menghambat tinggi badan anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas di masa depan.

Di tengah target nasional untuk menurunkan prevalensi stunting secara signifikan menjelang 2030, berbagai inovasi dibutuhkan agar orang tua, tenaga kesehatan, dan layanan publik dapat bekerja lebih terhubung, responsif, dan berbasis data.

Pada 2025, upaya tersebut semakin diperkuat melalui hadirnya ekosistem digital yang dikembangkan PrimaKu, platform parenting dan kesehatan anak, yang menghadirkan rangkaian solusi terintegrasi untuk mempermudah pemantauan pertumbuhan, meningkatkan literasi gizi, serta mempercepat akses layanan kesehatan.

Ekosistem Digital untuk Kesehatan Anak

Melalui kerja lintas sektor, PrimaKu memperkenalkan inovasi yang menjembatani kebutuhan layanan kesehatan anak secara lebih komprehensif:

1. Aplikasi manajemen klinik terintegrasi, yang membantu klinik dan praktik mandiri mengelola rekam medis, administrasi, hingga layanan pasien. Digitalisasi ini membuat pemantauan kesehatan anak lebih efisien dan akurat.

2. Platform khusus dokter anak yang menyediakan tools klinis dan referensi medis untuk meningkatkan standarisasi layanan. Platform ini juga terhubung dengan data anak dari aplikasi orang tua, sehingga dokter dapat memantau pertumbuhan, memberikan rekomendasi, dan berinteraksi lebih efektif.

3. Program berbasis kader masyarakat yang diterapkan di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Melalui pelatihan, pendampingan, serta telekonsultasi, kader mampu melakukan deteksi dini dan eskalasi kasus. Program ini menunjukkan hasil signifikan, dengan 80% anak mengalami peningkatan z-score status gizi.

4. Fitur pemesanan layanan kesehatan. Orang tua dapat memesan vaksinasi, medical check-up, hingga pemeriksaan laboratorium melalui jaringan ratusan klinik yang bermitra, termasuk cabang Prodia.

baca juga

Mendorong Literasi Gizi dan Pengasuhan

Parenthood Institute 2025. ( Suara.com/Clarencia)
Parenthood Institute 2025. ( Suara.com/Clarencia)

Pencegahan stunting tidak terlepas dari edukasi orang tua, yaitu Parenthood Institute. Program edukasi komprehensif ini menghadirkan artikel informatif, video pendek (Kultum), hingga SuperClass—kelas eksklusif bersama 12 dokter spesialis anak dan pakar tumbuh kembang.

SuperClass tahun ini menghadirkan dua kelas baru bersama Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) dan Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A, yang membahas nutrisi, stimulasi, hingga vaksinasi secara mendalam. Melalui teknologi interaktif dan sistem reward, program ini dibuat lebih menarik dan mudah diikuti oleh orang tua.

M. Aditriya Indraputra, CFA, CEO PrimaKu, menjelaskan, “Parenthood Institute adalah ruang interaktif yang didukung teknologi dan sistem reward untuk menjadikan edukasi parenting lebih seru, praktis, dan berdampak. Melihat antusiasme tinggi, kami berencana menghadirkan program ini sepanjang tahun di masa mendatang.”

Pengakuan Global dan Kolaborasi Masa Depan

Ekosistem digital PrimaKu juga mendapat perhatian internasional. Tahun ini, platform tersebut menjadi delegasi di Skoll Global Forum di Oxford untuk memaparkan bagaimana teknologi dapat memperkuat intervensi kesehatan anak di negara berkembang dan menekan angka stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Siapkan 'Hadiah' Rp300 Miliar untuk Daerah yang Sukses Tangani Stunting

Menkeu Purbaya Siapkan 'Hadiah' Rp300 Miliar untuk Daerah yang Sukses Tangani Stunting

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 14:48 WIB

Cara Efektif Mencegah Stunting dan Wasting Lewat Nutrisi yang Tepat untuk Si Kecil

Cara Efektif Mencegah Stunting dan Wasting Lewat Nutrisi yang Tepat untuk Si Kecil

Health | Senin, 10 November 2025 | 17:00 WIB

Camping Lebih dari Sekadar Liburan, Tapi Cara Ampuh Bentuk Karakter Anak

Camping Lebih dari Sekadar Liburan, Tapi Cara Ampuh Bentuk Karakter Anak

Health | Sabtu, 08 November 2025 | 01:05 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×