Stop Gerakan Tutup Mulut! 3 Metode Ampuh Bikin Anak Lahap MPASI di Usia Emas

Dinda Rachmawati

Senin, 08 Desember 2025 | 12:30 WIB
Stop Gerakan Tutup Mulut! 3 Metode Ampuh Bikin Anak Lahap MPASI di Usia Emas
Alyssa Soebandono Berikan MPASI pada Putrinya (Instagram)
baca 10 detik
  • SUN menggandeng 300 kader PKK untuk lomba kreasi MPASI guna mengatasi tantangan Gerakan Tutup Mulut (GTM) melalui 3 Metode Lahap Makan.
  • Ahli gizi menekankan pentingnya MPASI padat gizi, terutama zat besi, dengan memanfaatkan pangan lokal dan MPASI fortifikasi.
  • Para finalis menjadi Duta Lahap Makan untuk meneruskan edukasi, didukung inovasi produk SUN yang praktis, aman, dan bergizi.

Suara.com - Gerakan Tutup Mulut (GTM) menjadi salah satu tantangan terbesar bagi banyak ibu ketika memasuki fase pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI). 

Kondisi saat anak menolak makan, menutup mulut, atau mudah bosan pada hidangan sering kali membuat proses makan menjadi penuh drama dan kekhawatiran. 

Masalah ini tidak hanya menguji kesabaran orang tua, tetapi juga berdampak pada pemenuhan gizi anak, terutama pada usia 6–24 bulan yang merupakan periode emas perkembangan otak dan tubuh.

Selama tahun 2025, SUN terus mengampanyekan Gerakan Lahap Makan untuk membantu orang tua menghadapi persoalan ini. Melalui 3 Metode Lahap Makan ala SUN.

Di antaranya yaitu makan saat lapar dan tidak mengantuk, variasi rasa dan tekstur sesuai usia, serta cara pemberian makan yang tepat. Dengan begitu SUN mengajak para ibu untuk menciptakan pengalaman makan yang lebih positif. 

Alyssa Soebandono sebagai Juri Lomba  Kreasi Lahap Makan SUN 2025 (Dok. Istimewa)
Alyssa Soebandono sebagai Juri Lomba Kreasi Lahap Makan SUN 2025 (Dok. Istimewa)

Robert Arifin, Kepala Divisi Nutrition and Special Foods ICBP, menegaskan pentingnya pendekatan ini. Ia mengatakan, Gerakan Tutup Mulut masih menjadi tantangan utama para ibu saat memberikan MPASI. 

"Melalui 3 Metode Lahap Makan ala SUN, SUN menghadirkan solusi praktis agar ibu dapat menyajikan menu bergizi sekaligus membangun pengalaman makan yang positif bagi anak,” ucapnya. 

Menurutnya, edukasi gizi dan kreativitas menu menjadi kunci yang bisa membantu anak makan lebih lahap sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Upaya ini diwujudkan salah satunya melalui Lomba Kreasi Lahap Makan SUN yang melibatkan lebih dari 300 kader PKK di enam provinsi. Para kader tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar bagaimana menciptakan menu MPASI berbasis pangan lokal yang sehat, bergizi, dan variatif. 

baca juga

Kehadiran para ahli dalam kegiatan ini semakin memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya kandungan gizi dalam setiap suapan. 

Pakar gizi Dr. Rita Ramayulis menegaskan bahwa tantangan GTM semakin berat ketika porsi makan anak yang kecil tidak diimbangi dengan pemilihan bahan pangan yang kaya zat gizi. 

“Mulai usia 6 bulan, kebutuhan zat besi bayi melonjak hingga sekitar 11 mg per hari, sementara dalam ASI hanya tersedia sekitar 3%-nya, jadi masih kurang 97% lagi yang harus disediakan MPASI,” tambahnya.

Karena itu, setiap sajian perlu padat gizi, memanfaatkan bahan makanan seperti ikan kembung dan lele yang terjangkau dan mudah ditemukan, serta dipadukan dengan MPASI fortifikasi tinggi zat besi. 

Menurutnya, menu MPASI tidak perlu rumit—yang penting seimbang, teksturnya sesuai usia, dan rasanya tetap disukai anak.

Tantangan anak menolak makan juga dirasakan oleh banyak ibu, termasuk figur publik Alyssa Soebandono. Ia membagikan pengalamannya mengatasi rasa bosan anak terhadap menu yang itu-itu saja. 

“Setiap anak itu berbeda, dan rasa bosan pada makanan pastinya sering terjadi. Karena itu sebagai orang tua kita perlu pintar-pintar memvariasikan MPASI setiap hari agar anak tetap semangat makan,” ujarnya. 

Alyssa mengaku terbantu dengan memadukan bahan dapur yang tersedia di rumah dengan produk SUN yang gizinya lengkap dan tinggi zat besi. 

Dengan cara ini, ia merasa lebih tenang meski porsi makan anak kadang masih kecil, karena kombinasi bahan segar dan MPASI fortifikasi menjadikan hidangan lebih padat gizi dan lebih mudah diterima si kecil.

Melihat betapa kompleksnya tantangan GTM, solusi yang dibutuhkan bukan hanya terletak pada menu yang lezat, tetapi pada pemahaman menyeluruh tentang kebutuhan nutrisi anak dan pendekatan makan yang menyenangkan. 

Dengan kombinasi edukasi, kreativitas, dan dukungan komunitas, setiap ibu dapat menghadirkan pengalaman makan yang lebih baik sehingga anak tumbuh lebih lahap, lebih sehat, dan lebih optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Reuni, Intip Kabar Terbaru 5 Pemain Inikah Rasanya setelah 20 Tahun

Baru Reuni, Intip Kabar Terbaru 5 Pemain Inikah Rasanya setelah 20 Tahun

Entertainment | Rabu, 19 November 2025 | 15:12 WIB

5 Momen Reuni Pemain Inikah Rasanya Tampil Berseragam SMA, Siap Comeback?

5 Momen Reuni Pemain Inikah Rasanya Tampil Berseragam SMA, Siap Comeback?

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 07:41 WIB

8 Rekomendasi Food Container Kaca Termurah, Aman untuk Wadah Makan dan MPASI

8 Rekomendasi Food Container Kaca Termurah, Aman untuk Wadah Makan dan MPASI

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2025 | 06:17 WIB

Terkini

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:30 WIB

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:12 WIB

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:05 WIB

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:04 WIB

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:02 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:57 WIB

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

×