- Bencana banjir dan longsor akhir 2025 di Sumatra memicu krisis insulin bagi ribuan pasien diabetes akibat kerusakan fasilitas dan distribusi obat.
- Kementerian Kesehatan dan ahli menekankan bahwa terhentinya terapi insulin dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama bagi penderita diabetes tipe 1.
- Novo Nordisk bersama mitra menyalurkan 13.700 pen insulin kepada sekitar 500 pasien di daerah terdampak bencana Sumatra.
“Kami menyadari bahwa bencana alam juga menimbulkan tantangan besar dalam keberlangsungan pengobatan pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes. Melalui kolaborasi yang erat dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai organisasi yang terlibat, kami berharap donasi insulin ini dapat membantu menjaga keberlanjutan terapi bagi pasien diabetes yang terdampak bencana,” katanya.
Donasi insulin ini akan disalurkan secara bertahap melalui mekanisme distribusi nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan RI, mulai dari instalasi farmasi pusat hingga fasilitas kesehatan di daerah terdampak.
Di tengah upaya pemulihan pascabencana, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan sektor swasta ini diharapkan mampu mencegah krisis kesehatan lanjutan dan memastikan bahwa tidak ada pasien, terutama anak-anak dengan diabetes tipe 1, yang kehilangan nyawa hanya karena terputusnya akses terhadap insulin yang mereka butuhkan.