Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Ferry Noviandi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
Foto ilustrasi seorang pasien tengah berkonsultasi dengan dokter. [Gemini AI]
baca 10 detik
  • Buku berjudul Informed Consent resmi diluncurkan di Universitas Pelita Harapan, Karawaci, pada Jumat, 19 Juni 2026.
  • Karya Jovita Irawati dan NM Rika Trismayanti ini menjadi panduan mencegah sengketa medis melalui komunikasi dokter-pasien.
  • Buku tersebut memaparkan perlindungan data pasien, privasi konsultasi, dan pentingnya transparansi informasi sebelum melakukan tindakan medis.

Suara.com - Pernahkah Anda merasa bingung saat diminta menandatangani tumpukan berkas sebelum menjalani operasi di rumah sakit?

Seringkali, dokumen yang disebut Informed Consent atau persetujuan tindakan medis hanya dianggap sebagai formalitas administratif belaka. Padahal, di balik selembar kertas itu, ada hak pasien yang sangat besar.

Berangkat dari keresahan akan maraknya sengketa medis akibat kurangnya komunikasi, sebuah buku berjudul "Informed Consent" resmi diluncurkan di Auditorium Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Jumat (19/6/2026).

Karya kolaborasi Jovita Irawati dan NM Rika Trismayanti ini hadir sebagai panduan segar bagi dokter maupun masyarakat luas.

Salah satu penulis, Assoc. Prof. Dr. Jovita Irawati menyoroti fenomena salah kaprah yang sering terjadi di rumah sakit.

Jovita Irawati dan NM Rika Trismayanti meluncurkan buku Informed Consent di Auditorium Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/6/2026). [dokumentasi pribadi]
Jovita Irawati dan NM Rika Trismayanti meluncurkan buku Informed Consent di Auditorium Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (19/6/2026). [dokumentasi pribadi]

Menurutnya, banyak tenaga medis yang menganggap informed consent hanyalah urusan tanda tangan di atas kertas agar prosedur administrasi beres.

"Buku ini ditulis untuk mencegah sengketa medis. Masalah hukum sering muncul karena pasien tidak mendapatkan informasi yang jelas sebelum tindakan dilakukan," ujar Jovita.

Ia menegaskan bahwa pemberian informasi tidak boleh "dilempar" ke perawat atau asisten.

"Dokter yang akan melakukan tindakan wajib bicara langsung dengan pasien. Tidak boleh didelegasikan kepada siapa pun yang tidak ikut menangani pasien tersebut," katanya.

baca juga

Selain soal komunikasi, buku ini juga membedah isu yang sedang hangat: keamanan data pasien.

Di zaman serba digital, data kesehatan sangat rawan disalahgunakan. Buku ini menawarkan tiga perlindungan utama bagi pasien:

Bebas Stigma: Pasien berhak atas kerahasiaan riwayat penyakitnya agar tidak mendapat label negatif dari lingkungan.

Ruang Konsultasi yang Aman: Rumah sakit wajib menyediakan ruang konsultasi yang privat agar pasien bisa bicara jujur tanpa rasa waswas didengar orang lain.

Hak Kontrol Penuh: Pasien adalah pemilik sah datanya. Mereka berhak menentukan siapa saja yang boleh melihat catatan kesehatannya.

Dr.dr. NM Rika Trismayanti, penulis lainnya, berharap buku ini bisa menjadi jembatan perubahan.

Ia ingin dunia kedokteran Indonesia tidak lagi kaku dan hanya bicara soal aturan, tapi lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.

"Harapan saya, hukum kesehatan kita lebih humanis dan adil. Pasien terlindungi, tenaga medis pun bisa bekerja dengan tenang karena payung hukumnya jelas," tuturnya.

Senada dengan itu, Yuli Yanti Hutagaol, mahasiswi Doktor Hukum UPH, menilai buku ini sangat penting bagi masyarakat awam.

"Buku ini membuka mata kita sebagai pasien. Kita jadi tahu apa hak dan kewajiban kita, sehingga keselamatan kita sebagai pasien benar-benar terjamin," kata Yuli.

Dengan hadirnya buku ini, diharapkan tidak ada lagi pasien yang merasa "terjebak" dengan prosedur medis, dan hubungan antara dokter serta pasien di Indonesia menjadi lebih harmonis dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni

Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni

Video | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:00 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental

Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:50 WIB

Beda Pendidikan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sama-sama Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi

Beda Pendidikan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sama-sama Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:20 WIB

Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI

Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:10 WIB

Terkini

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

Operasi Karhutla di Kaltim Dibantu Australia, Pesawat Pemadam Disiapkan Terbang 6 Kali Sehari

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

Lirikan Mata Jokowi ke Roy Suryo di Ruang Sidang Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:47 WIB

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

Kisah Warga Gunung Halu: Nikmati Listrik PLTMH Murah Rp25 Ribu untuk Usaha Bengkel Las

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:44 WIB

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Pelatih Melbourne Victory Akui Kualitas Persib Bandung usai Dipermalukan di Kandang

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:43 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Bulan Ini, Mendahului Tenggat Desember

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:41 WIB

Apa yang Terjadi Jika Rakyat Kompak Mogok Bayar Pajak? Ini Dampaknya

Apa yang Terjadi Jika Rakyat Kompak Mogok Bayar Pajak? Ini Dampaknya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 10:39 WIB

Jawab Tudingan Ijazah Palsu di Pengadilan, Jokowi Ungkap Alasan Sering Disebut 'Anak Teknologi Kayu'

Jawab Tudingan Ijazah Palsu di Pengadilan, Jokowi Ungkap Alasan Sering Disebut 'Anak Teknologi Kayu'

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:35 WIB

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:33 WIB

7 Body Lotion Mengandung Alpha Arbutin untuk Meratakan Flek di Tangan, Sudah BPOM

7 Body Lotion Mengandung Alpha Arbutin untuk Meratakan Flek di Tangan, Sudah BPOM

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 10:32 WIB

×