Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Vania Rossa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi dan Konsultan Aritmia, memberikan pemaparan terkait kebocoran katup jantung atau mitral di Primaya Hospital Kelapa Gading, Sabtu (27/6). (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Prof. Yoga Yuniadi menekankan pentingnya deteksi dini gejala kebocoran katup jantung guna memperoleh terapi yang optimal bagi pasien.
  • Penyebab kebocoran katup jantung meliputi proses penuaan, gangguan fungsi jantung, hingga riwayat penyakit jantung rematik sejak masa kanak-kanak.
  • Primaya Hospital Kelapa Gading kini menyediakan prosedur MitraClip sebagai solusi minimal invasif bagi pasien kebocoran katup jantung berisiko tinggi.

Suara.com - Sesak napas saat beraktivitas, tubuh mudah lelah, hingga kaki bengkak sering kali dianggap sebagai bagian dari proses penuaan atau kelelahan biasa. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda kebocoran katup jantung (mitral regurgitation) yang memerlukan penanganan medis.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi dan Konsultan Aritmia Primaya Hospital Kelapa Gading, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan banyak pasien datang ketika kondisi penyakit sudah memasuki stadium lanjut sehingga pilihan terapinya menjadi lebih terbatas.

"Banyak pasien datang ketika keluhan sudah berat, padahal gejala bukanlah penentu utama kapan tindakan harus dilakukan. Ketika pasien mulai mengalami sesak saat beraktivitas, mudah lelah, atau kaki mulai bengkak, sebaiknya segera memeriksakan diri. Semakin dini kebocoran katup diketahui, semakin besar peluang memberikan terapi yang optimal sebelum fungsi jantung mengalami penurunan," ujar Prof. Yoga.

Ia menjelaskan, pada kondisi yang lebih berat pasien tidak hanya sesak saat beraktivitas, tetapi juga saat berbaring.

"Kalau sudah lebih berat, pasien sering terbangun saat tidur karena sesak sehingga harus tidur dalam posisi setengah duduk. Itu menandakan kondisinya sudah semakin berat," katanya.

Selain gejala yang dirasakan pasien, dokter juga dapat menemukan tanda kebocoran katup saat melakukan pemeriksaan fisik.

"Kadang saat diperiksa dengan stetoskop terdengar suara seperti aliran cairan melewati pipa yang bocor. Itu menjadi tanda adanya kebocoran katup. Untuk memastikan lokasi dan tingkat keparahannya, pemeriksaan yang paling akurat adalah ekokardiografi atau USG jantung," jelas Prof. Yoga.

Menurutnya, tidak semua kebocoran katup jantung memiliki penyebab yang sama. Pada sebagian orang, kondisi ini muncul akibat proses penuaan atau gangguan fungsi jantung. Namun, ada pula yang disebabkan oleh penyakit jantung rematik.

"Penyakit jantung rematik biasanya berawal dari infeksi tenggorokan saat masa kanak-kanak yang tidak ditangani dengan baik. Kerusakan katup baru muncul sekitar 10 sampai 15 tahun kemudian, sehingga banyak pasien baru mengalami kebocoran atau penyempitan katup saat berusia 30-an tahun," ujarnya.

baca juga

Karena itu, ia mengingatkan agar infeksi tenggorokan pada anak tidak disepelekan dan segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Selain itu, menjaga kesehatan jantung juga penting untuk menurunkan risiko gangguan yang dapat memicu kebocoran katup secara tidak langsung.

"Tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko penyakit jantung yang pada akhirnya juga bisa menyebabkan gangguan pada katup jantung. Karena itu, menjaga tekanan darah tetap normal, mengontrol gula darah, menjaga berat badan, dan berhenti merokok menjadi langkah penting," kata Prof. Yoga.

Terapi tanpa operasi jantung terbuka

Untuk pasien yang berisiko tinggi menjalani operasi jantung terbuka, Primaya Hospital Kelapa Gading kini menghadirkan MitraClip, prosedur minimal invasif yang dilakukan melalui kateter dari pembuluh darah di lipat paha tanpa perlu membuka dada.

Teknologi ini digunakan untuk menjepit bagian katup mitral yang bocor sehingga aliran darah kembali lebih optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung

Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 10:19 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×