Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Husna Rahmayunita

Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
Ilustrasi serangan jantung atau penyakit jantung (freepik.com/shaynech13)
baca 10 detik
  • Diare dan gangguan pencernaan yang sering dianggap biasa, bisa jadi gejala awal penyakit jantung.
  • Gejala serangan jantung yang menyerupai diare, cenderung menetap atau bahkan memburuk saat penderita melakukan aktivitas fisik.

  • Waspadai diare yang dibarengi nyeri ulu hati, mual, muntah, keringan dingin, hingga sesak napas.

Suara.com - Banyak orang beranggapan bahwa serangan jantung selalu ditandai dengan nyeri dada yang hebat atau sensasi seperti tertindih beban berat. Padahal, dalam banyak kasus, tanda-tanda awal masalah kardiovaskular justru muncul di area perut dan sistem pencernaan.

Tidak jarang, pasien terkecoh dan menganggap keluhan yang mereka rasakan hanyalah mual, diare biasa, masuk angin, atau asam lambung (GERD). Maka dari itu, perlu memahami gejala penyakit jantung yang perlu diwaspadai.

Mengapa Masalah Jantung Terasa Seperti Gangguan Perut?

Secara anatomi, letak jantung dan saluran pencernaan bagian atas memang berdekatan. Gejala yang menyerupai masalah perut ini kerap muncul pada jenis serangan jantung yang memengaruhi bagian bawah atau dinding inferior jantung. Karena saraf di area tersebut juga melewati diafragma dan area ulu hati, otak terkadang salah menerjemahkan sinyal rasa sakit tersebut sebagai gangguan pencernaan.

Menurut American Heart Association (AHA), banyak pasien serangan jantung melaporkan adanya rasa mual, muntah, hingga diare sesaat sebelum atau selama serangan terjadi. Hal ini disebabkan oleh stimulasi saraf vagus yang terhubung langsung dari jantung ke sistem pencernaan. Ketika jantung kekurangan oksigen, sistem saraf ini bereaksi dan memicu kontraksi berlebih pada usus atau lambung.

Diare Tanda Awal Serangan Jantung?

Ahli jantung di Northwell Health Nisha Parikh, MD, MPH menerangkan gangguan pencernaan dapat menjadi tanda awal serangan jantung dan lebih umum terjadi pada wanita.

Gejalanya dapat berupa refluks asam, ketidaknyamanan perut secara umum, dan bahkan sendawa atau muntah. Kondisi ini terjadi karena bagian bawah jantung tidak mendapatkan aliran darah sebanyak yang seharusnya.

"Bagian jantung tersebut terletak di diafragma dan perut. Kurangnya aliran darah tersebut dapat menyebabkan mual," ujarnya dikutip dari Everyday Health.

baca juga

Selain itu, Parikh menyebut diare dan perubahan umum dalam buang air besar juga dapat menjadi indikator awal serangan jantung.

Segera lakukan pemeriksaan medis lebih lanjut ketika mengalami diare yang disertai dengan gejala-gejala berikut ini.

  • Nyeri Ulu Hati yang Menekan: Berbeda dengan mulas biasa, rasa nyeri di ulu hati akibat jantung biasanya terasa tumpul, menekan, dan tidak kunjung hilang meski sudah mengonsumsi obat lambung.
  • Mual dan Muntah Mendadak: Rasa mual yang muncul tanpa alasan yang jelas (bukan karena salah makan) dan disertai keringat dingin berpotensi bahaya.
  • Keringat Dingin (Diaphoresis): Jika diare dibarengi dengan cucuran keringat dingin meski cuaca tidak panas, ini menunjukkan sistem saraf simpatis sedang bekerja keras merespons stres pada jantung.
  • Sesak Napas: Gangguan pencernaan biasa jarang menyebabkan kesulitan bernapas. Jika perut terasa melilit namun napas terasa pendek, segera cari bantuan medis.

Perbedaan Utama dengan Penyakit Pencernaan Biasa

Pada diare atau keracunan makanan biasa, gejala umumnya mereda setelah racun keluar dari tubuh atau setelah mengonsumsi obat antidiare. Namun, pada gejala penyakit jantung yang menyerupai diare, keluhan cenderung menetap atau bahkan memburuk saat penderita melakukan aktivitas fisik.

Sumber dari Mayo Clinic menyebutkan wanita lebih sering mengalami gejala "atipikal" atau tidak biasa seperti ini dibandingkan pria.

Wanita sering kali tidak merasakan nyeri dada sama sekali, melainkan hanya merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa tidak nyaman di perut bagian atas, dan pusing seperti ingin pingsan.

Gejala yang mirip diare ini sering kali diabaikan. Sangat disarankan untuk melakukan medical check-up rutin, terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi.

Deteksi dini terhadap gejala jantung yang menyamar sebagai masalah perut dapat meningkatkan peluang pemulihan secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya

Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 15:48 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×