Terapi Stem Cell Kian Dikembangkan, Menjangkau Pengobatan Pengapuran Sendi hingga Kebutuhan Estetika

Dinda Rachmawati

Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:38 WIB
Terapi Stem Cell Kian Dikembangkan, Menjangkau Pengobatan Pengapuran Sendi hingga Kebutuhan Estetika
Ilustrasi stem cell. (Pexels/Thirdman)
baca 10 detik
  • Para ahli membahas perkembangan terapi sel punca dalam acara tahunan di RSCM Kencana pada 29 Agustus.
  • Kimia Farma dan RSCM memperkenalkan produk sel punca serta sekretom bernama StemXera pada April 2026.
  • Pengembangan terapi regeneratif ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan berkualitas dan berstandar keamanan tinggi di Indonesia.

Suara.com - Perkembangan teknologi medis terus membuka peluang baru dalam penanganan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya melalui regenerative medicine atau kedokteran regeneratif.

Ini merupakan pendekatan medis yang berupaya memanfaatkan kemampuan sel dan komponen biologis tubuh untuk membantu memperbaiki, meregenerasi, atau memulihkan jaringan yang mengalami kerusakan.

Salah satu teknologi yang berkembang dalam bidang tersebut adalah pemanfaatan sel punca atau stem cell beserta turunannya, termasuk secretome. Pendekatan ini kini menjadi bagian dari diskusi ilmiah dan pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.

Perkembangan pengobatan regeneratif tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Talk Show Awam “Update Terapi Sel Punca & Turunannya di Indonesia”, yang merupakan rangkaian ACTO-ASPI Annual Meeting 2026. 

Acara yang mempertemukan peneliti, dokter, regulator, akademisi, dan pelaku industri dari berbagai negara itu digelar pada Sabtu (29/8) di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana.

Dalam forum tersebut, pembahasan mengenai terapi sel punca tidak hanya menyoroti perkembangan teknologi, tetapi juga pentingnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat, keamanan, serta bukti ilmiah yang mendasarinya.

Secara medis, terapi berbasis sel punca tengah dikembangkan untuk berbagai kebutuhan. Di bidang ortopedi, misalnya, teknologi regeneratif diteliti untuk membantu menangani kondisi degeneratif sendi, termasuk osteoarthritis atau pengapuran sendi. 

Sementara di bidang neurologi, terapi regeneratif terus menjadi bagian dari penelitian untuk sejumlah kondisi tertentu, termasuk stroke.

Pengembangan juga merambah bidang dermatologi dan estetika. Sejumlah pemanfaatan yang tengah dikembangkan antara lain untuk kerontokan rambut, peremajaan kulit, hingga kondisi hiperpigmentasi seperti melasma.

baca juga

Di tengah perkembangan tersebut, edukasi menjadi aspek yang tidak kalah penting. Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto, mengatakan kemajuan teknologi regenerative medicine perlu berjalan beriringan dengan pemahaman masyarakat.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang regenerative medicine membuka peluang baru dalam dunia kesehatan, namun perlu diimbangi dengan edukasi yang memadai kepada masyarakat,” ujar Hanadi, Sabtu (29/8).

Salah satu produk yang diperkenalkan dalam forum tersebut adalah StemXera, portofolio produk sel punca dan sekretom yang dikembangkan Kimia Farma bersama RSCM sejak 2013. 

Produk tersebut resmi diperkenalkan pada April 2026 dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan terapi regeneratif berbasis riset dan teknologi.

Menurut Hanadi, tantangan pengembangan produk bioteknologi bukan semata menghadirkan inovasi, tetapi juga membangun pemahaman dan kepercayaan publik terhadap teknologi yang berkembang.

“Bagi Kimia Farma, inovasi harus berjalan beriringan dengan edukasi dan perluasan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, aman, serta bertanggung jawab,” katanya.

Ke depan, pengembangan terapi regeneratif juga membutuhkan dukungan berbagai pihak. Kolaborasi antara rumah sakit, akademisi, peneliti, regulator, tenaga medis, dan industri dinilai penting agar hasil riset dapat diterjemahkan secara tepat ke dalam manfaat klinis.

Hanadi mengatakan, dalam jangka pendek pihaknya tidak hanya berfokus memperkenalkan StemXera kepada masyarakat, tetapi juga memperluas jaringan fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan layanan terapi dengan standar keamanan tinggi.

“Untuk jangka menengah dan panjang, kami mendorong multicenter study agar pemanfaatan klinis StemXera ke depannya semakin luas, proporsional, dan ditopang bukti medis (clinical evidence) yang solid,” ujar Hanadi.

Dengan demikian, perkembangan regenerative medicine di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan hadirnya teknologi baru, tetapi juga bagaimana inovasi tersebut dikembangkan secara bertanggung jawab, didukung bukti ilmiah, serta dapat dipahami masyarakat secara lebih utuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Health | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Terkini

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

News | Minggu, 13 September 2026 | 20:04 WIB

×