Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dinda Rachmawati

Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB
Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF
IVF. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Morula Indonesia dan Monash University membangun registri longitudinal untuk melacak tingkat keberhasilan kelahiran hidup program IVF di Indonesia.
  • Morula Indonesia membuka klinik internasional baru di BSD City untuk menggabungkan standar global dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
  • Peningkatan layanan fertilitas di Indonesia didorong oleh kolaborasi lintas negara, pencatatan data menyeluruh, serta tenaga medis berpengalaman.

Suara.com - Perjalanan mendapatkan buah hati melalui program fertilitas bukanlah proses yang selalu bisa diukur dari satu tahapan. Di balik satu hasil tes kehamilan, terdapat rangkaian panjang mulai dari stimulasi ovarium, pengambilan sel telur, pembentukan embrio, hingga proses transfer yang terkadang harus dilakukan lebih dari satu kali.

Karena itu, cara melihat keberhasilan program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) pun terus berkembang. Kehamilan setelah satu kali transfer embrio memang menjadi pencapaian penting, tetapi bagi pasangan yang menjalani perawatan, tujuan akhirnya tentu lebih jauh, yakni kelahiran hidup.

Perspektif inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam kemitraan Morula Indonesia dengan Education Program in Reproduction and Development (EPRD) dari Monash University. Keduanya membangun registri longitudinal hasil IVF dengan menggunakan data dari jaringan klinik fertilitas Morula di Indonesia.

Melalui pendekatan tersebut, hasil perawatan tidak hanya dilihat berdasarkan satu kali transfer embrio. Setiap embrio yang dihasilkan dari satu kali pengambilan sel telur akan diikuti melalui rangkaian transfer berikutnya, baik fresh embryo maupun frozen embryo, hingga hasil akhirnya.

“Bagi pasien, pertanyaan yang penting bukan hanya apakah suatu transfer embrio menghasilkan kehamilan, tetapi juga seberapa besar kemungkinan pada akhirnya mencapai kelahiran hidup setelah menjalani keseluruhan rangkaian perawatan,” ujar Dr. Mulyoto Pangestu, dosen EPRD, Department of Obstetrics and Gynaecology, School of Clinical Sciences, Monash Health, Monash University.

Morula Gandeng Monash University, Telusuri Perjalanan IVF hingga Kelahiran Hidup (Dok. Istimewa)
Morula Gandeng Monash University, Telusuri Perjalanan IVF hingga Kelahiran Hidup (Dok. Istimewa)

Pendekatan ini menunjukkan bahwa data memiliki peran penting dalam layanan fertilitas. Dengan pencatatan yang lebih menyeluruh, pasien dan tenaga medis dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai perjalanan perawatan, termasuk hasil pada kelompok pasien yang berbeda serta waktu dan jumlah tahapan yang diperlukan untuk mencapai kelahiran hidup.

Dr. Ivan Rizal Sini, CEO PT Morula Indonesia dan Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, mengatakan bahwa kehamilan hanyalah salah satu bagian dari perjalanan tersebut.

“Kehamilan merupakan sebuah tahapan penting, tetapi pada akhirnya keluarga menjalani perawatan fertilitas dengan harapan dapat memiliki seorang bayi,” ujar Ivan.

Di sisi lain, perkembangan layanan fertilitas juga tidak hanya berbicara mengenai teknologi. Konsistensi prosedur, kualitas laboratorium, kompetensi tenaga medis dan embriologi, hingga kenyamanan pasien menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman menjalani perawatan.

baca juga

Hal itu menjadi semakin relevan ketika layanan fertilitas di Indonesia mulai terhubung dengan pengalaman dan jejaring internasional. Morula, misalnya, membuka Morula International Fertility Clinic (Morula IFC) di kawasan BSD City dengan membawa pengalaman selama 28 tahun di bidang layanan fertilitas.

Klinik tersebut didukung tim dengan pengalaman internasional, termasuk Scientific Director dan klinis embriologis asal Australia, Audrey Wei, serta Prof. Arief Boediono sebagai Group Scientific Director Morula Indonesia. 

Kehadiran tenaga dengan latar belakang berbeda bukan semata soal membawa keahlian dari luar negeri, tetapi juga bagaimana praktik dan standar tersebut diterapkan sesuai kebutuhan pasien di Indonesia.

“Menjadi internasional bukan hanya tentang dari mana keahlian kami berasal,” ujar Naveen K. Mantha, Deputy CEO Morula Indonesia. “Hal ini berarti menggabungkan pengalaman global dan standar operasional yang kuat dengan pemahaman yang mendalam mengenai keluarga Indonesia.”

Pada akhirnya, standar internasional dalam layanan fertilitas bukan sekadar label. Yang lebih penting adalah bagaimana standar tersebut diterjemahkan menjadi proses perawatan yang terukur, konsisten, transparan, dan tetap menempatkan pasien sebagai bagian utama dari perjalanan.

Indonesia sendiri memiliki dokter, ilmuwan, serta pengalaman panjang dalam pelayanan fertilitas. Dengan dukungan data yang lebih kuat dan kolaborasi lintas negara, perkembangan layanan di bidang ini dapat diarahkan bukan hanya pada semakin canggihnya teknologi, tetapi juga pada pemahaman yang lebih baik mengenai hasil perawatan dan kebutuhan setiap keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF

Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF

Health | Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:52 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Health | Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:27 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:23 WIB

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:20 WIB

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:12 WIB

×