Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF

Vania Rossa

Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB
Belajar dari Perjalanan Irish Bella, Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menjalani IVF
Perjalanan IVF Irish Bella. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Irish Bella sempat gagal menjalani program bayi tabung sebelum melanjutkan prosedur di Alhaya Fertility Kuala Lumpur.
  • Dr. Wan Syahirah menerapkan strategi medis khusus serta teknologi modern untuk mendukung perkembangan embrio pasien.
  • Acara The Alhaya Fertility Journey 2026 di Jakarta juga menghadirkan lima bayi hasil program IVF.

Suara.com - Perjalanan menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) bukan hanya soal prosedur medis. Bagi pasangan yang menjalaninya, proses tersebut juga dapat menjadi perjalanan panjang yang penuh harapan, kecemasan, hingga ketidakpastian.

Hal itu dirasakan Irish Bella yang sempat mengalami kegagalan IVF sebelum kembali menjalani program di Alhaya Fertility Kuala Lumpur.

Dalam acara The Alhaya Fertility Journey 2026 di Jakarta, Irish menceritakan dirinya dan suami sebelumnya telah menjalani inseminasi sebanyak dua kali, kemudian melanjutkan program IVF selama kurang lebih satu tahun.

“Rasanya campur aduk. Bukan hanya secara fisik karena sakit, tetapi secara emosi juga luar biasa. Saat stimulasi hormon, mood swing itu sangat terasa,” ungkap Irish dalam talkshow yang dipandu Mizz Rosie, Founder Menuju Dua Garis.

Setelah pengalaman tersebut, Irish dan suami kembali mencari pilihan untuk melanjutkan program. Salah satu pertimbangan suaminya adalah keinginan agar program ditangani oleh dokter perempuan, termasuk tim yang menangani prosedur medis.

Keduanya kemudian mengenal Alhaya Fertility melalui rekomendasi dan pendampingan TripMedis. Dari sana, Irish bertemu dengan Dr. Wan Syahirah Binti Yang Mohsin atau Dr. Sera.

Irish kemudian menjalani dua siklus IVF di klinik tersebut. Pada siklus pertama, embrio berhasil diperoleh meski jumlahnya belum banyak. Hasil tersebut dinilai menunjukkan perkembangan dibandingkan pengalaman IVF sebelumnya yang tidak menghasilkan blastokista.

Pada siklus berikutnya, tim medis menerapkan pendekatan yang berbeda dan memperoleh hasil yang lebih baik.

Menurut Dr. Sera, pasien yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan blastokista membutuhkan evaluasi dan strategi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

baca juga

Dalam proses IVF, penyesuaian dapat dilakukan terhadap protokol stimulasi, obat, maupun dosis. Selain itu, Alhaya menggunakan sejumlah teknologi di laboratorium embriologi, seperti Embryoscope+ Timelapse dan AI Scoring untuk mendukung pemantauan dan penilaian perkembangan embrio.

Teknologi lain yang digunakan antara lain PICSI untuk membantu proses seleksi sperma serta GX-Media sebagai media kultur untuk mendukung perkembangan embrio.

Ketidakpastian Jadi Tantangan Terbesar

Bagi Irish, salah satu bagian tersulit dalam menjalani program bayi tabung adalah menghadapi ketidakpastian mengenai hasil yang akan diperoleh.

“Saya tidak suka hal-hal yang tidak pasti,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai kecocokan dengan dokter dan dukungan emosional menjadi bagian penting selama menjalani program.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global

Health | Senin, 27 Juli 2026 | 16:52 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Doctor X Hadapi Petisi Penghentian Siaran Usai Angkat Tragedi Gwangju 1980

Doctor X Hadapi Petisi Penghentian Siaran Usai Angkat Tragedi Gwangju 1980

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

×