- Oatmeal adalah makanan kaya serat dan beta-glucan untuk mendukung pola makan sehat harian.
- Kandungan vitamin serta mineral dalam oatmeal terbukti fleksibel dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan pelengkap.
- Bukan cuma buat orang diet, sarapan oat membantu menjaga kesehatan jangka panjang.
Suara.com - Sarapan sering kali menjadi waktu untuk memulai kebiasaan makan yang lebih teratur. Salah satu pilihan yang cukup populer adalah oat, yang bisa disajikan dalam berbagai cara, mulai dari oatmeal hangat hingga overnight oats.
Selain praktis, oat juga dikenal sebagai salah satu sumber biji-bijian utuh dan serat. WHO memasukkan oats sebagai salah satu contoh whole grains yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan beragam.
Lalu, sebenarnya seberapa jauh manfaat oat dan apa saja anggapan yang perlu diketahui? Berikut lima mitos atau fakta seputar oat dan kaitannya dengan pola makan sehari-hari.
1. Mitos: Oat hanya cocok untuk orang yang sedang diet
Fakta: Oat bisa menjadi bagian dari pola makan sehari-hari, bukan hanya ketika seseorang sedang menjalani program diet.
Oat mengandung serat dan dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam menu harian. WHO juga memasukkan oats sebagai salah satu contoh whole grains yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan beragam.
Salah satu pilihan yang cukup dikenal adalah Quaker Oats, brand oatmeal dari PepsiCo. Quaker Oats tersedia dalam beberapa pilihan, sehingga bisa disesuaikan dengan waktu dan cara sarapan yang diinginkan. Dalam 35 gram oatmeal, Quaker menyebut terdapat 2,9 gram serat pangan dan 1,2 gram beta-glucan.
Jadi, menikmati semangkuk oatmeal di pagi hari tidak harus selalu dikaitkan dengan program diet. Oat juga bisa menjadi pilihan sarapan sehari-hari yang praktis.
2. Mitos: Kalau makan oat, kolesterol pasti langsung turun
Fakta: Oat dapat menjadi bagian dari pola makan yang membantu menjaga kadar kolesterol, salah satunya berkat kandungan beta-glucan.
Beta-glucan merupakan serat larut yang terdapat dalam oat. Quaker Oats juga menjelaskan bahwa kandungan ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol ketika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan rendah lemak jenuh dan rendah kolesterol.
Artinya, manfaat oat lebih tepat dilihat sebagai bagian dari kebiasaan makan secara keseluruhan, bukan sebagai solusi instan. Sarapan dengan oat bisa menjadi salah satu langkah kecil untuk membangun pola makan yang lebih baik.
3. Fakta: Oat punya lebih dari sekadar serat
Oat memang dikenal karena kandungan seratnya, tetapi bukan itu saja yang membuatnya menarik sebagai pilihan sarapan.
Quaker Oats menyebut oatmeal juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, termasuk vitamin B1, B9, fosfor, magnesium, mangan, zinc, tembaga, dan zat besi.
Karena itu, oatmeal juga cukup fleksibel untuk dikombinasikan dengan bahan lain. Buah, susu, yoghurt, kacang-kacangan, hingga berbagai topping bisa ditambahkan agar menu sarapan tidak terasa monoton.
4. Mitos: Menjaga kolesterol berarti harus mengubah pola makan secara drastis
Fakta: Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten juga dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.
WHO menekankan bahwa pola makan sehat tidak bergantung pada satu jenis makanan, tetapi pada kecukupan, keseimbangan, moderasi, dan keberagaman.
Hal ini sejalan dengan pandangan Shiera Maulidya, Marketing Manager Quaker Indonesia, yang mengatakan:
“Kami sadar bahwa banyak konsumen, mulai dari usia muda hingga produktif, yang semakin paham bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan-pilihan kecil setiap hari. Salah satunya adalah membangun kebiasaan sarapan yang lebih baik setiap pagi dengan pilihan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti rutin mengonsumsi oatmeal.”
Dengan pendekatan tersebut, sarapan dengan oat bisa dilihat sebagai salah satu kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan secara rutin, bukan perubahan besar yang harus dilakukan sekaligus.
5. Fakta: Oat bisa dinikmati dengan berbagai cara
Kalau mendengar kata oat, sebagian orang mungkin langsung membayangkan semangkuk oatmeal hangat. Padahal, pilihannya bisa lebih beragam.
Quaker Oats hadir dalam beberapa pilihan seperti Instant Oats, Quick Cook Oats, dan Rolled Oats. Oat juga dapat diolah menjadi oatmeal maupun overnight oats, lalu dipadukan dengan buah, susu, yoghurt, atau topping lainnya.
Bagi Shiera, konsistensi justru menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pola hidup sehat.
“Kunci dari pola hidup sehat adalah konsistensi. Masyarakat tidak perlu merasa bahwa menjaga kolesterol berarti harus berhenti menikmati makanan. Yang lebih penting adalah memahami pilihan makanan yang lebih baik dan menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari.”