Semangat Berbagi Dua Guru Kembar di Sekolah Darurat Kartini

Indotnesia

Selasa, 19 April 2022 | 10:38 WIB
YouTube/Indotnesia

Indotnesia, JAKARTA - Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan, tapi kenyataannya tidak semua. Untuk tetap menjamin hak anak untuk bersekolah, berdiri Sekolah Darurat Kartini. Dulunya bernama Sekolah Keterampilan Wanita Kartini, telah berdiri sejak 1990 dan berhasil mencerahkan pendidikan puluhan ribu kaum marginal di Jakarta.

Didirikan oleh kembar bersaudara, Sri Rossyati (Rossy) dan Sri Irianingsih (Rian), sekolah ini memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu mulai dari PAUD hingga SMA.

Sebelum ditetapkan berpusat di kawasan Lodan, Jakarta Utara, Sekolah Darurat Kartini pernah digusur sebanyak lima kali oleh Pemprov DKI Jakarta. Meski harus sering berpindah, hal tersebut tak menyurutkan semangat Rossy dan Rian dalam berbagi ilmu.

"Ya kita sebetulnya capek usung-usung (mengangkut barang). Tapi, semangat kita karena bersama anak-anak dan merasa bahwa keberadaan kita masih dibutuhkan dengan mereka, kita sih senang karena anak-anak juga semangat. Semangat untuk bersekolah, semangat untuk hidup layak tentunya," ujar Rian.

Melihat antusiasme anak-anak terhadap Sekolah Darurat Kartini, membuat dua ibu kembar ini tak pernah lelah untuk berbagi. Bahkan, mereka memenuhi kebutuhan alat tulis, sepatu, hingga makan anak didiknya dengan kantong pribadi masing-masing.

Rossy dan Rian memiliki harapan besar kepada anak didiknya agar dapat hidup lebih layak. Sehingga, mereka pun menerapkan pola pendidikan karakter menjadi ciri khas Sekolah Darurat Kartini.

"Jadi, kita menerapkan karakter itu nomor satu. Menekankan pendidikan karakter, mulai dari budi pekerti, agama, sopan santun, moral, kejujuran, dan cinta tanah air," lanjutnya.

Sekolah Darurat Kartini: Berawal dari Petuah sang Ayah

Ketertarikan ibu guru kembar terhadap pendidikan kaum marginal atau masyarakat pinggiran kota tak lepas dari peran sang Ayah. Setiap hari Jumat, Ayah mereka kerap mengajak duo kartini kecil ini membagi-bagikan beras pada warga miskin pinggiran rel kerta.

Setiap kali melewati kampung kumuh di pinggiran rel kereta, ayah mereka selalu berpesan kepada Rossy dan Rian kecil tentang tugas untuk menyejahterakan warga miskin pinggir kota. Seiring bertambahnya usia, mereka pun menyadari makna pesan tersebut, terutama ketika melihat banyaknya kemiskinan yang menjadi jurang kesenjangan hidup antarmanusia.

Masih besarnya kesenjangan hidup masyarakat menjadi latar belakang berdirinya Sekolah Darurat Kartini. Keduanya ingin membantu warga miskin pinggir kota agar mampu memenuhi kebutuhan hidup melalui peningkatan pendidikan.

Seperti kata Nelson Mandela, pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Seperti itu pula duo Kartini ini ingin meningkatkan derajat hidup anak didiknya melalui pendidikan.

Pengabdian Tanpa Batas Ibu Guru Kembar

Setelah 30 tahun sekolah gratis ini eksis, nyatanya tak menyurutkan semangat duo ibu guru kembar ini dalam berbagi. Semangat itu bahkan diturunkan juga kepada anak cucu mereka yang turut berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan.

Menurut Rossy, meski usia mereka kini telah menginjak 70 tahun, Sekolah Darurat Kartini akan tetap ada selama masih banyak anak warga miskin yang membutuhkan. Senada dengan Rossy, saudara kembarnya pun menegarkan bahwa perjuangan mereka belum selesai.

"Pengabdian kita pada bangsa ini belum selesai, karena masih banyak anak-anak yang buta aksara, tidak bersekolah, putus sekolah, dan tidak punya keterampilan," ungkap Rian.

Sekolah Darurat Kartini berdiri atas dasar kemanusiaan, menjadi jembatan bagi mereka yang minim akses terhadap pendidikan. Sehingga, perjuangan duo Kartini ini harus terus didukung agar semakin berkembang dan tak ada lagi kesenjangan dalam pendidikan yang harus terjadi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?

Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:50 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis

Perjuangan Orang Tua di Balik Antrean PPDB: Antara Pendidikan Anak dan Dompet yang Menipis

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:45 WIB

Double Degree Makin Diminati, Ini Manfaatnya untuk Peluang Karier Global

Double Degree Makin Diminati, Ini Manfaatnya untuk Peluang Karier Global

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:07 WIB

Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi

Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Kuliah di Persimpangan Zaman: Masihkah Menjadi Investasi Terbaik?

Kuliah di Persimpangan Zaman: Masihkah Menjadi Investasi Terbaik?

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:00 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:39 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Terkini

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:50 WIB

Tak Perlu Mulai dari Nol, Intip Ratusan Peluang Usaha di Pameran IFBC Expo 2026 Yogyakarta

Tak Perlu Mulai dari Nol, Intip Ratusan Peluang Usaha di Pameran IFBC Expo 2026 Yogyakarta

Jogja | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

Heboh Sensus Ekonomi 2026: Ditanya soal Gaji, Warga Parno Naik Pajak?

Heboh Sensus Ekonomi 2026: Ditanya soal Gaji, Warga Parno Naik Pajak?

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:45 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang

Kajari dan Kasi Pidum Kejari Tuban Dinonaktifkan, Diduga Terkait Suap Tambang

Jatim | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:38 WIB

Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?

Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:37 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

×