Ancaman Virus Hendra Bisa Menular dari Hewan Ke Manusia, Kenali Gejalanya!

Indotnesia

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:28 WIB
Ancaman Virus Hendra Bisa Menular dari Hewan Ke Manusia, Kenali Gejalanya!
Freepik/DCStudio

Indotnesia -  Peneliti dari Griffith University, Australia, belum lama ini menemukan varian baru virus Hendra (HeV) yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus tersebut bisa menyebabkan gejala parah pada manusia hingga kuda.

Jurnal Emerging Infectious Disease menyebutkan virus Hendra ditemukan dalam urine kelelawar berkepala hitam dan abu-abu yang menyebar di Australia New South Wales hingga Queensland. Virus yang masuk dalam golongan penyakit zoonosis–menular dari hewan ke manusia ini sempat muncul sekaligus pertama kali menginfeksi manusia dan kuda pada 1994 di Australia.

Dilansir dari Suara.com, penularan virus Hendra dapat terjadi ke manusia jika terpapar cairan dan jaringan tubuh atau kotoran kuda yang terinfeksi virus Hendra. Sementara infeksi virus Hendra pada kuda berasal dari urin kelelawar pemakan buah yang terinfeksi.

Gejala infeksi virus Hendra pada kuda seperti demam, pembengkakan pada bagian wajah, bibir, dan leher, sensitif saat didekati, ataksia atau gangguan koordinasi gerakan, muncul lendir ingus yang disertai darah, hingga ensefalitis atau radang otak dan menyebabkan kematian.

Sedangkan gejala virus Hendra baru pada manusia dapat terlihat antara 5 hingga 21 hari setelah terlibat kontak dengan hewan yang terinfeksi. Gejala virus Hendra pada manusia seperti:

1. Sakit kepala
2. Sering kelelahan
3. Demam
4. Sakit tenggorokan
5. Batuk

Untuk gejala berat virus Hendra bisa menyebabkan seseorang terkena meningitis atau ensefalitis atau radang otak, mengalami kejang-kejang hingga jatuh koma.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, varian baru virus Hendra seperti virus lainnya yang dapat dicegah dengan memperketat kedisiplinan kebersihan diri.

“Sejauh ini potensi penularan atau kasusnya belum ada (khusus kawasan Yogyakarta). Tapi kalau antisipasi kami tetap lakukan agar tak membahayakan warga, terutama kedisiplinan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PBHS,” ujar Emma saat dihubungi wartawan pada Selasa (17/5/2022), dikutip dari Suara.com.

Selain itu, pencegahan lain yang bisa dilakukan agar virus Hendra tidak menginfeksi atau menular dan menjadi wabah, diantaranya:

1. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama saat berada disekitar kuda.

2. Jika sedang berinteraksi dengan kuda, jangan mencium moncongnya.

3. Segera membersihkan diri setelah berinteraksi dengan kuda, terutama jika terkena cairan atau kotoran kuda.

4. Menutup luka atau lecet sebelum berinteraksi dengan kuda.

5. Gunakan baju APD untuk mencegah kontaminasi kulit, mata, hidung, dan mulut dari cairan tubuh kuda.

Meski hingga saat ini belum ada pengobatan khusus bagi kuda ataupun manusia, sejumlah ilmuwan terus mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan antibodi monoklonal untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh varian baru virus Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Penyakit 'Calon Pandemi' yang Diwaspadai WHO, Salah Satunya Pernah Kita Hadapi

9 Penyakit 'Calon Pandemi' yang Diwaspadai WHO, Salah Satunya Pernah Kita Hadapi

Health | Senin, 24 November 2025 | 13:04 WIB

Terkini

Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya

Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung

Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:48 WIB

5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu

5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan

Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas

Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:21 WIB

×