Sedang Dikaji Retribusi Malam Hari Kawasan Pantai Parangtritis, Setuju?

Indotnesia

Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:46 WIB
Sedang Dikaji Retribusi Malam Hari Kawasan Pantai Parangtritis, Setuju?
Dinas Pariwisata Bantul akan mengkaji retribusi malam di kawasan Pantai Parangtritis. (Pixabay/Sendhy Wulandhary)

Indotnesia - Kalurahan Parangtritis di Bantul, Yogyakarta, mengajukan permohonan pungutan restribusi di kawasan Pantai Parangtritis pada malam hari.

Kini, Pemerintah Kabupaten Bantul akan mengkaji kembali permihonan tersebut. Kepala Dinas Pariwisara Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan pemkab tidak keberatan niatan Kalurahan Parangtritis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul.

"Kami perlu mengkaji dulu, Pemkab Bantul sudah merespon dan secara prinsip tidak keberatan, rencana kerjasama tersebut memungkinkan," ujarnya, seperti dikutip dari suarajogja.id.

Dinas Pariwisata Bantul akan mempersiapkan draft terkait aspek risiko, perhitungan, dan tata cara. Sementara, Organisasi Perangkat Desa (OPD) menyusun roadmap dan rencana bisnisnya.

"Kami akan menyusun konsepnya, setelah jadi akan dikonsultasikan terkait manajemen resiko dengan inspektorat," ujar Kwintarto.

Menurutnya, rencana kerja sama Kalurahan Parangtritis dan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam memungut retribusi malam hari itu dapat memberikan keuntungan dan kemanfaatan.

Selain itu, aspek pelayanan juga akan membaik. Meski demikian, masih perlu dilakukan uji coba untuk melihat efektifitasnya. Rencananya, uji coba akan dimulai pada tahun depan.

"Di pariwisata itu harus supel, ramah, melayani pengunjung harus dengan cara-cara yang baik. Itu yang kami diskusikan dengan desa," tuturnya.

Tiket restribusi kawasan Pantai Parangtritis saat ini sebesar Rp9.750 untuk sekali masuk per orang. 

baca juga

Pada hari libur, sebanyak lebih dari 20.000 orang memadati objek wisata Pantai Parangtritis. Misalnya pada libur Hari Raya Waisak, pada Minggu (15/5/2022), tercatat ada 22.600 orang menyambangi pantai selatan itu.

Kwintarto mengatakan sistem perhitungan dan pembagian hasil restribusi harus direncanakan dengan matang, apalagi sektor pariwisata bergantung dengan tren dan musim.

"Pariwisata itu kan tergantung tren dan musim. Artinya harus kita perhitungkan bagi hasilnya, sistemnya harus diperhitungkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Selain di Gunung Kidul

5 Rekomendasi Wisata Pantai Jogja Selain di Gunung Kidul

Indotnesia | Sabtu, 07 Mei 2022 | 08:00 WIB

5 Rekomendasi Toko Oleh-oleh Makanan Khas Jogja yang Legendaris

5 Rekomendasi Toko Oleh-oleh Makanan Khas Jogja yang Legendaris

Indotnesia | Jum'at, 06 Mei 2022 | 13:03 WIB

3 Wisata Anti Mainstream di Jogja, Ada Paket Menginap dengan Campervan!

3 Wisata Anti Mainstream di Jogja, Ada Paket Menginap dengan Campervan!

Indotnesia | Jum'at, 06 Mei 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:34 WIB

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

×