Bika Ambon, Makanan Khas Melayu yang Namanya Masih Diliputi Misteri

Indotnesia

Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:00 WIB
Bika Ambon, Makanan Khas Melayu yang Namanya Masih Diliputi Misteri
Kue bika ambon (Wikimedia Commons/Midori - Own work, CC BY 3.0)

Indotnesia - Bika ambon merupakan jenis kue yang berwarna kuning dengan bentuk pipih dan permukaannya terlihat seperti pori-pori kulit manusia. Meski menyandang nama ambon, makanan satu ini ternyata bukan berasal dari nama ibu kota Provinsi Maluku, lho.

Biasanya, kita mudah menemukan kue bika ambon di sejumlah daerah dalam acara hajatan, lebaran atau rapat sebagai suguhan untuk tamu.

Selain itu, kue yang biasanya tersaji dengan potongan persegi ini juga kerap dijual bersamaan dengan ragam jajanan tradisional di pasar.

Saat dimakan, bika ambon memiliki citarasa legit dengan teksturnya yang kenyal di lidah serta aroma harum pandan menyengat.

Kerap jadi kudapan ringan untuk menemani waktu minum teh, bika ambon menyimpan berbagai sejarah dan asal usul nama yang menarik sebagai panganan nusantara Indonesia.

Sejarah Nama Bika Ambon

Memiliki nama ambon, kue ini tidak berasal dari Ambon tetapi justru merupakan makanan khas Ibu Kota Medan, Sumatera Utara.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pariwisata Kota Medan, nama bika dalam kue ini terinspirasi dari kue khas Melayu Bika atau Bingka yang kemudian dimodifikasi dengan tambahan pengembang dari bahan Nira atau tuak Enau.

Seiring perkembangan jaman, bika ambon tidak hanya berwarna kuning, namun memiliki varian warna sesuai rasa seperti durian, keju, pandan, dan coklat.

baca juga

Berdasarkan catatan sejarah, bika merupakan salah satu peninggalan Portugis di Maluku yang diperkenalkan oleh penduduk setempat. 

Namun, belum ada sumber kredibel yang bisa menjelaskan bagaimana kue tersebut dibawa atau diperkenalkan oleh orang Ambon ke Medan dan mengapa disebut sebagai bika ambon.

Sedangkan berdasarkan sejumlah cerita di masyarakat Medan, bika ambon diberi nama demikian karena tempat pertama kali dijual dan populernya terletak di Jalan Ambon Sei Kera Medan.

Selain itu, ada pula sumber lain menyebut bahwa bika ambon disebut demikian karena berasal dari warga Ambon yang merantau ke Malaysia dengan membawa kue bika, lalu singgah di Medan dan menjual panganan tersebut.

Cerita selanjutnya, dikatakan bahwa saat masa penjajahan Belanda ketika masih ada di Tanah Deli, seorang Tionghoa mencoba membuat kue di rumahnya yang tidak jauh dari kawasan Jalan Majapahit, Medan.

Setelah matang, ia meminta pembantunya, seorang pria asal Ambon untuk mencoba kue tersebut. Ia lantas menyukai kue itu dan memakannya dengan lahap. Cerita tersebut lantas jadi latar belakang mengapa panganan khas Medan itu disebut bika ambon.

Tak hanya berdasarkan sejumlah cerita yang dipercayai oleh masyarakat, ada pula yang menganalisa sejarah penamaan bika ambon berdasarkan bahasa.

Masih menurut Dinas Pariwisata Kota Medan, Ambon bukanlah istilah yang menyatakan nama jalan tempat panganan bika ambon populer atau cerita sejarah lainnya, tetapi istilah tersebut dalam bahasa Medan memiliki arti lembut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Jalan Raya Pantura: Dulu Jadi Alternatif, Kini Sepi Sejak Ada Tol Cipali

Sejarah Jalan Raya Pantura: Dulu Jadi Alternatif, Kini Sepi Sejak Ada Tol Cipali

Indotnesia | Kamis, 28 Juli 2022 | 17:00 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×