Pria di Italia Terkonfirmasi HIV, Covid-19, dan Monkeypox Sekaligus

Indotnesia

Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:24 WIB
Pria di Italia Terkonfirmasi HIV, Covid-19, dan Monkeypox Sekaligus
Seorang pria di Italia terkonfirmasi HIV, Covid-19, dan Monkeypox secara bersamaan. (Ilustrasi/ Freepik)

Indotnesia - Seorang laki-laki di Italia terkonfirmasi positif HIV, Covid-19, dan monkeypox atau cacar monyet secara bersamaan. Sebelumnya, ia menghabiskan lima hari di Spanyol dan berhubungan seks sesama pria tanpa pengaman.

Melansir dari Daily Mail, kasus ini terungkap dari laporan yang diterbitkan oleh Journal of Infection. Kasus ini menjadi temuan pertama karena didiagnosis tiga penyakit sekaligus, yaitu  HIV, Covid-19, dan cacar monyet.

Dari laman yang sama, diketahui pria tersebut berusia 36 tahun. Setelah kembali dari Spanyol, dia mengalami gejala seperti kelelahan, demam, dan sakit tenggorokan selama 9 hari.

Pria 36 tahun itu mulai mengalami ruam di lengan kirinya lalu disusul vesikel kecil yang muncul di tubuh, tungkai bawah, wajah, dan area bokong. Kemudian, luka ruam tersebut telah berkembang menjadi benjolan-benjolan kecil yang menyakitinya.

Dia kemudian dibawa ke unit penyakit menular di Rumah Sakit Universitas San Marco di Catania untuk mendapat perawatan. Setelah lesi kulitnya telah sembuh, mengeras, dan meninggalkan bekas luka kecil, pasien dipulangkan untuk melakukan isolasi.

Kasus ini kemudian menarik perhatian para peneliti terkait penyakit HIV, Covid-19, dan cacar monyet. Kombinasi tiga penyakit ini sekaligus belum terbukti dapat memperburuk kondisi pasien.

"Kasus ini menyoroti bagaimana gejala cacar monyet dan Covid-19 dapat tumpang tindih, dan menguatkan bagaimana dalam kasus koinfeksi, pengumpulan anamnestik, dan kebiasaan seksual sangat penting untuk melakukan diagnosis yang benar," kata para peneliti dari University of Catania dikutip dari Daily Mail.

Kasus ini pun menjadi bahan penelitian di dunia kesehatan agar dokter bisa mendorong tindakan pencegahan, mengingat pandemi Covid-19 dan cacar monyet masih terus terdeteksi.

Cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus langka dan dapat menular dari hewan ke manusia atau virus zoonosis. Ditemukan pertama kali di Kongo, Afrika Selatan, pada 1970, monyet menjadi inang utama virus monkeypox.

baca juga

Kemudian, penularan dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran, kontak langsung dengan cairan tubuh, dan konsumsi olahan daging hewan kurang matang yang terkontaminasi virus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serba-serbi HIV/AIDS: Tanda Gejala, Penularan, Pengobatan dan Pencegahan

Serba-serbi HIV/AIDS: Tanda Gejala, Penularan, Pengobatan dan Pencegahan

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:11 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×