Indotnesia - Kerajaan Inggris sedang berduka atas wafatnya Ratu Elizabeth II. Selama bertahun-tahun, keluarga Kerajaan Inggris tak pernah lepas dari sorot media, termasuk sosok Pangeran William dan Kate, serta Pangeran Harry dan Meghan.
Dua sosok pangeran tersebut diketahui sedang berselisih setelah Harry dan Meghan menyerahkan gelar kerajaan. Keduanya pun memutuskan untuk tinggal di Amerika Serikat.
Namun dalam momen kedukaan, keempatnya terlihat kompak mengenakan pakaian serba hitam, berbicara sambil berjalan keluar dari Windsor Castle untuk melihat bunga-bunga dari warga yang diberikan untuk mengenang nenek mereka.
Melansir BBC, Minggu (11/9/2022), ribuan warga yang berkumpul di luar Windsor Castle terkejut dengan kedatangan mereka berempat. William, Kate, Harry, dan Meghan tak lupa melambaikan tangan kepada warga yang berkumpul, dan menyapa mereka. Bahkan seorang warga sempat berbincang sebentar dengan sosok Pangeran dan Putri dari Wales.
"Saya menjabat tangan William dan Catherine. Dia sangat cantik dan menawan," kata Amanda Goldsmith, seorang warga asal Surrey.
"Saya bilang ke mereka turut berduka dan dia mengatakan kalau istana tidak akan sama tanpa kehadiran ratu," imbuhnya.
Kemunculan keempatnya secara bersamaan termasuk sangat jarang, apalagi pada 2020, Harry dan Meghan tidak lagi bekerja sebagai bangsawan.
Pada wawancara dengan Oprah Winfrey, Harry dan Meghan menyebut ada seorang anggota kerajaan yang cemas tentang kemungkinan warna kulit anak mereka.
Hal tersebut memunculkan ketegangan di keluarga Kerajaan Inggris. Melansir The New York Times, pada Juni 2022, Harry dan Meghan sempat kembali untuk menghadiri perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II.
Baca Juga: Hacker Bjorka Jadi Trending, Disebut Pahlawan Baru oleh Netizen
Acara itu menjadi acara pertama resmi kerajan yang mereka datangi sejak awal Maret 2020. Namun, tidak ada interaksi publik antara Harry dan Meghan, dengan William, Kate, dan anggota kerajaan lainnya.
Meski demikian, Harry dan Meghan telah memperkenalkan anak keduanya, Lilibet, kepada kakeknya, Raja Charles III. Mereka juga mempertemukan putra pertama mereka, Archie, dengan sang kakek.
Kepada People Magazine, sumber kerajaan yang tidak mau disebutkan namanya menyebut kunjungan Harry dan Meghan ke kerajaan sangat luar biasa. Charles, yang saat itu masih berstatus pangeran, mengaku senang bertemu dengan cucu-cucunya.
Dalam pidatonya, Raja Charles III mengungkapkan kesedihannya atas kematian sang ibunda, yang merupakan seorang ibu dan nenek bagi putra-putranya, Pangeran William dan Harry.
"Ini adalah waktu perubahan bagi keluarga saya," ujarnya dalam pidato pelantikannya.
Dia juga menyebut William dan Kate sebagai Pangeran dan Putri Wales, serta Harry sebagai Duke of Sussex yang berada di urutan kelima takhta. Anak Harry bersama Meghan yakni Archie dan Lilibet masing-masing berada di urutan keenam dan ketujuh takhta kerajaan.
"Saya juga ingin mengungkapkan cinta saya kepada Harry dan Meghan yang terus membangun kehidupan mereka di luar negeri," ujar sang raja.