Viral di Twitter Pro-Kontra Gaji 6 Juta untuk Hidup, Begini Cara Mengelolanya dengan Tepat

Indotnesia

Kamis, 22 September 2022 | 12:40 WIB
Viral di Twitter Pro-Kontra Gaji 6 Juta untuk Hidup, Begini Cara Mengelolanya dengan Tepat
Cara mengelola gaji dengan tepat. (Indotnesia)

Indotnesia - Belum lama ini jagat Twitter ramai dengan cuitan viral seorang perempuan yang menyebut bahwa gaji Rp6,5 juta tidak cukup untuk memenuhi kehidupan di Jakarta.

Atas cuitan itu, sejumlah pro-kontra datang dari warganet yang memberikan pendapatnya masing-masing terkait narasi gaji tersebut.

Tanggapan warganet atas cuitan tentang gaji Rp6,5 juta itu salah satunya datang dari pemilik akun Twitter @teguhinvestor. Dalam foto nota pengisian bensin yang diunggahnya, ia memberikan keterangan bahwa gaji Rp6 juta memang tidak cukup untuk menjalani hidup.

“Barusan isi bensin kena segini. Kesimpulan: Gaji 6 juta itu memang gak cukup, belum biaya sekolah anak. Ini bukan di Jakarta loh padahal,” tulisnya.

Sedangkan warganet lain menganggap, gaji cukup atau tidak bergantung pada gaya hidup masing-masing.

“Tadi lihat twit soal gaji 6,5 juta/bulan ga cukup. Padahal masih banyak orang yg penghasilannya 3 juta/bulan bahkan kurang. Emang gaya hidup orang beda2 sih ya, maunya juga penghasilan sebanyak mungkin. Tapi gimana kan ya rejeki orang beda2,” tulis akun @widyauliani.

Pada dasarnya, kecukupan gaji memang bergantung dengan bagaimana kita mengelolanya. Gaya hidup menjadi faktor penting bagi seseorang agar dapat menyesuaikan dengan pengeluaran dari gaji yang dimiliki.

Nah, agar uang gajian tidak mudah habis, kamu perlu mengetahui cara cermat dalam gaji bulanan agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. 

Simak penjelasan cara mengelola gaji secara umum berikut ini.

baca juga

Cara Mengelola Gaji

1. Susun Anggaran dalam Satu Bulan

Cobalah untuk menulis segala kebutuhan primer yang harus dibeli setiap bulannya. Tetapkan pula apakah pengeluaran tersebut masih bisa ditalangi oleh pendapatanmu.

Jika ternyata pengeluaran lebih besar, kamu harus merombak kembali daftar kebutuhan yang sebelumnya sudah ditetapkan agar sesuai anggaran.

2. Kenali Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Seringkali pengeluaran kita membengkak karena keinginan yang tak terduga, seperti adanya diskon barang impian ketika berkunjung ke mall.

Kita merasa membutuhkan barang tersebut, padahal itu hanyalah sebuah keinginan sementara dan bukan merupakan kebutuhan primer.

Maka dari itu, kita harus mengenali perbedaan kebutuhan dan keinginan agar tidak terjerumus pada sikap impulsif belanja barang-barang tidak perlu.

Kebutuhan adalah hal-hal yang bersifat penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti makan, uang transportasi, biaya listrik, dan lainnya.

Sementara keinginan merupakan sifat lebih tidak wajib dan bertujuan untuk memberikan hiburan, seperti membeli barang-barang branded, nonton film di bioskop ataupun mengoleksi terlalu banyak barang yang sama.

3. Terapkan Alokasi Keuangan

Saat ini banyak perencana keuangan yang menyarankan sejumlah rumus dalam mengatur uang bulanan.

Rumus tersebut digunakan sebagai langkah dasar dalam melakukan alokasi keuangan, terutama bagi gaji bulanan agar dapat dihabiskan sesuai kebutuhannya.

Adapun rumus pembagian yang paling populer yaitu:

- 50/30/20, artinya 50% gaji untuk kebutuhan pokok, 30% memenuhi gaya hidup dan 20% digunakan untuk mencapai tujuan seperti menabung atau investasi.

- 40/30/20/10, artinya 40% dialokasikan untuk kebutuhan hidup, 30% membayar cicilan (jika ada), 20% investasi, dan 10% untuk amal.

- 80/20, artinya 20% gaji untuk alokasi tabungan atau investasi, 80% digunakan untuk kebutuhan apapun, termasuk hal-hal konsumtif.

4. Membagi Alokasi Keuangan Saat Gaji Masuk

Ketika kamu telah memiliki alokasi keuangan dan anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan, segera langsung pisahkan ketika gajian telah tiba.

Prioritaskan juga anggaran untuk menabung di awal bulan agar membuat kamu lebih disiplin menyisihkan uang.

5. Hindari Program Kredit

Jika pendapatan masih dirasa terlalu pas untuk memenuhi kebutuhan, sebaiknya hindari mengajukan program kredit.

Sebaliknya, kamu bisa menambah pendapatan dengan bekerja sampingan atau menggeluti usaha lain agar dapat menambah gaji.

Selain itu, cara lain untuk menghemat pengeluaran adalah berbelanja saat ada promo, terutama ketika ada potongan harga yang cukup besar.

Itulah cara dasar mengelola gaji agar cukup untuk memenuhi kebutuhan. Kamu dapat menyesuaikan pengeluaran sesuai gaya hidupmu atau bahkan bisa lebih hemat dengan cara-cara lain, seperti memasak bekal makanan sendiri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Menabung Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Cara Menabung Emas Lewat Aplikasi Pegadaian Digital

Indotnesia | Sabtu, 17 September 2022 | 15:59 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:32 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:23 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:19 WIB

Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran

Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran

Entertainment | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:16 WIB