Indotnesia - Peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan 127 orang menjadi sejarah paling kelam di sepak bola Indonesia.
Bahkan, berdasarkan catatan kerusuhan sepak bola dunia, rekor korban jiwa yang meninggal akibat peristiwa di dalam stadion itu merupakan paling parah ke-2 di dunia, mengalahkan tragedi Hillsborough Disaster tahun 1989.
Berikut ini daftar tragedi kerusuhan sepak bola dunia, termasuk yang paling terbaru kericuhan di Stadion Kanjuruhan, dilansir dari sportstars.id.
1. Tragedi Stadion Nasional Peru
Tragedi pertama yang menewaskan ratusan orang tercatat dalam insiden di Stadion Nasional Peru, Lima saat tim nasional Peru melawan Argentina pada 1964.
Pertandingan berakhir mengerikan dipicu oleh keputusan wasit saat gol Peru di menit terakhir. Puluhan ribu suporter yang berusaha menginvasi lapangan hingga mengakibatkan kepanikan dan menjadi pemicu tewasnya 328 orang.
2. Tragedi Kanjuruhan
Peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang langsung menjadi salah satu tragedi paling mematikan di dunia sepak bola. Kerusuhan tersebut membuat ribuan orang panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Bentrok yang terjadi tersebut mengakibatkan ratusan orang tewas akibat sesak napas dan terinjak-injak.
Baca Juga: Selain Larangan Gas Air Mata, Ini Regulasi FIFA Tentang Pengamanan dan Keamanan Stadion
3. Tragedi Accra
Tragedi berikutnya terjadi di Stadion Accra, Ghana, Afrika Barat saat pertemuan antara klub sepak bola Heart of Oak vs Kotoko.
Peristiwa kerusuhan dalam stadion itu terjadi lantaran ulah penggemar Kotoko yang melempari sejumlah benda ke lapangan, lalu ditangani oleh polisi dengan gas air mata.
Akibat peristiwa itu, sebanyak 126 orang tewas.
4. Tragedi Hillsborough
Wajah sepak bola Inggris berubah tragis saat kerusuhan yang terjadi di Stadion Hillsborough, Sheffield, pada 15 Maret 1989.
Dalam peristiwa yang terjadi saat laga semifinal Piala FA itu, sebanyak 96 orang meninggal dunia karena massa tidak terkendali ketika menyambut euforia turnamen.
5. Tragedi Kathmandu, Nepal
Pada 1988, laga sepak bola lokal antara Janakpur Cigarette Factory vs Liberation Army di Stadion Kathmandu, Nepal mengakibatkan 93 orang meninggal dunia.
Bukan karena kerusuhan, peristiwa tewasnya sejumlah orang itu mulanya terjadi lantaran kencangnya tiupan angin. Lalu, hujan es yang terjadi mengakibatkan suporter berlarian menyelamatkan diri karena sebagian stadion tidak beratap.
Kepanikan atas peristiwa alam itu mengakibatkan ratusan orang terinjak-injak hingga menelan korban jiwa sebanyak 93 orang.
Itulah tragedi memilukan yang terjadi dalam sepak bola dunia dan tercatat sebagai peristiwa bersejarah, karena gugurnya puluhan hingga ratusan orang.