Sejarah Kebaya, Pakaian Tradisional yang Identik dengan Wanita Indonesia

Indotnesia | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:36 WIB
Sejarah Kebaya, Pakaian Tradisional yang Identik dengan Wanita Indonesia
Penggunaan baju kebaya. (Pexels/kakandayonik)

Indotnesia - Wanita Indonesia zaman dulu selalu diidentikkan dengan pakaian khas yang disebut kebaya. Kebaya juga selalu digunakan untuk acara penting pernikahan atau peringatan Hari Kartini.

Namun belakangan baju tradisional itu tak hanya disukai para orang tua saja, tetapi  mulai digemari oleh para anak muda. Apalagi, saat ini gaya dan model kebaya sangat bervariasi yang disesuaikan dengan perkembangan fesyen terbaru.

Dengan memakai baju atasan tradisional tersebut, para wanita tentu akan merasa seperti wanita Indonesia sesungguhnya. Paslanya, kebaya memang selalu diidentikkan dengan pakaian tradisional Indonesia.

Akan tetapi, bagaimana sih asal usul kebaya?

Kebaya

Kebaya adalah pakaian bagian atas yang secara tradisional dipakai oleh masyarakat Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Pakaian ini sudah menjadi ikon mode Asia Tenggara dan diakui sebagai pakaian tradisional Indonesia.

Namun ada juga yang mengatakan adanya pengaruh budaya Cina dalam pakaian satu ini karena modelnya mirip dengan gaya busana perempuan di masa Dinasti Ming.

Melansir dari berbagai sumber, kebaya berasal dari bahasa Arab ‘kaba’ yang berarti ‘pakaian’ dan ‘abaya’ yang berarti ‘jubah atau baju longgar. Akan tetapi, istilah kebaya diperkenalkan ke Nusantara dalam Bahasa Portugis, yaitu cabaya.

Sejarah

Meski tidak ada catatan pasti tentang sejarah kebaya, tetapi kemunculan kebaya di Nusantara dapat merujuk dari dua pengaruh, yaitu pengaruh Islam Timur Tengah dan pengaruh Eropa.

Banyak ahli berpendapat bahwa orang Persia merupakan asal-usul utama dari qaba. Hal itu dikarenakan bentuk fisik kebaya menyerupai pakaian yang berasal dari busana Muslim.

Selain itu, sejarah perdagangan di Nusantara juga jadi alasan penyebarannya yang pesat. Sementara banyak catatan sejarah yang dipublikasikan oleh orang Portugis pada abad ke-16 dan ke-17 bahwa caba, cabaya dan cabaia adalah jubah panjang Muslim yang dikenakan oleh kelas penguasa India serta Timur Tengah.

Kebaya mulai dikenalkan ke Portugis sekitar tahun 1540-an oleh pangeran Sri Lanka dan lalu mulai dipakai oleh petinggi Portugis untuk urusan kebangsawanan. 

Lalu, saat penaklukan Malaka ((1511–1641) pakaian yang dikenakan bangsa Portugis menarik perhatian masyarakat Melayu. 

Namun, sumber lain mengatakan kemunculan kebaya telah tercatat oleh Gubernur Hindia Belanda Thomas Stamford Raffles dalam bukunya History of Java (1817). Catatan itu menyebutkan kebaya berasal dari Kerajaan Majapahit yang digunakan permaisuri dan selir sebagai penutup tubuh yang saat itu hanya beralas kemben.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekind Bersama Pupuk Indonesia Bagikan Ratusan Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kalibata

Rekind Bersama Pupuk Indonesia Bagikan Ratusan Sembako ke Masyarakat di Sekitar Kalibata

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:26 WIB

Bersihkan Kamar hingga Cuci Baju, Cinta Laura Cerita Terbiasa Bereskan Pekerjaan Rumah Sendiri

Bersihkan Kamar hingga Cuci Baju, Cinta Laura Cerita Terbiasa Bereskan Pekerjaan Rumah Sendiri

Jogja | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Diperingati Tiap Tahun, Bagaimana Sih Cara Memaknai Sumpah Pemuda?

Diperingati Tiap Tahun, Bagaimana Sih Cara Memaknai Sumpah Pemuda?

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Blackout Sumatera Lumpuhkan Riau, Sinyal Hilang hingga Ganggu Persiapan Ujian Siswa SD

Blackout Sumatera Lumpuhkan Riau, Sinyal Hilang hingga Ganggu Persiapan Ujian Siswa SD

Riau | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:55 WIB

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:51 WIB

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:47 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia

PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia

Entertainment | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:30 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

Cek Daftarnya di Sini! Ini 11 Wilayah Gardu Induk Penyebab Palembang Blackout Malam Ini

Cek Daftarnya di Sini! Ini 11 Wilayah Gardu Induk Penyebab Palembang Blackout Malam Ini

Sumsel | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:10 WIB

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB