Viral Mobil Relawan Gempa Cianjur Dicegat, Dipaksa Turunkan Bantuan

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 24 November 2022 | 16:34 WIB
Viral Mobil Relawan Gempa Cianjur Dicegat, Dipaksa Turunkan Bantuan
Mobil relawan bantuan gempa Cianjur dicegat warga. (Twitter/KangJalil)

Indotnesia - Sebuah cuplikan video mobil relawan gempa Cianjur yang dicegat oleh sekelompok warga di kawasan Rancagoong, Cilaku, Cianjur, Jawa Barat menjadi viral di media sosial, Rabu (23/11/2022).

Dalam cuplikan video yang diunggah oleh akun Twitter @KangJalil, rombongan mobil relawan yang hendak melintasi kawasan Rancagoong diberhentikan oleh sejumlah orang.

“Kita dijegat ya..orang orang ini minta bantuan diturunin disini. Sementara kita Mau ke ujung ..orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan..” tulisnya sebagai keterangan video.

Sejumlah orang itu, secara paksa meminta relawan agar menurunkan bantuan yang ada di mobil untuk diberikan kepada wilayah tersebut.

Karena tujuan masih jauh, relawan yang membawa bantuan sembako tidak setuju untuk menurunkannya, karena sumbangan yang dibawanya khusus ditujukan untuk Desa Sarampad, Cugenang.

Sang sopir mobil pun lantas memberikan negosiasi, bahwa masih ada mobil relawan di belakang yang bisa dimintai bantuan.

Sayangnya, sejumlah orang yang mencegat mobil relawan itu tetap berpegang teguh untuk tidak memberikan jalan.

Alhasil, sopir mobil pun memilih untuk mundur dan berputar mencari jalan alternatif agar dapat sampai ke desa tujuan.

Atas kejadian tersebut, relawan harus mengitari jalan berputar hingga 5 jam baru sampai lokasi tujuan.

Meski sempat membuat jalur distribusi bantuan ke sejumlah wilayah terdampak gempa Cianjur terhambat, sejumlah orang yang diduga sebagai begal logistik itu segera ditangkap oleh pihak Kepolisian Polres Cianjur.

Setidaknya ada tiga orang yang ditangkap dan secara terbuka membuat pernyataan maaf secara lisan.

“Sehubungan dengan viralnya perbuatan yang kami lakukan, yaitu menghadang relawan, bantuan sosial di kabupaten Cianjur meresahkan masyarakat. Maka dari itu, kami memohon maaf sebesar-besarnya,” ungkap salah satu perwakilan pelaku.

Kendati telah ditangkap polisi, ketiga warga tersebut tidak ditahan melainkan dipulangkan sambil diberikan bantuan karena telah selesai diperiksa dan diklarifikasi terkait perbuatannya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Korban Jiwa Terus Bertambah, Ridwan Kamil: Suasananya Masih Rawan

Jumlah Korban Jiwa Terus Bertambah, Ridwan Kamil: Suasananya Masih Rawan

| Selasa, 22 November 2022 | 12:04 WIB

Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa saat Berada di Gedung Tinggi

Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa saat Berada di Gedung Tinggi

| Selasa, 22 November 2022 | 11:09 WIB

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa di Jakarta dan Sekitarnya

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa di Jakarta dan Sekitarnya

| Senin, 21 November 2022 | 15:53 WIB

Terkini

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:54 WIB

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:35 WIB

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:27 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:17 WIB

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:03 WIB

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:58 WIB

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:48 WIB

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:27 WIB

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:16 WIB

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:00 WIB