Jangan Menjauhi, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Jika Teman Positif HIV/AIDS

Indotnesia

Kamis, 01 Desember 2022 | 12:03 WIB
Jangan Menjauhi, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Jika Teman Positif HIV/AIDS
Penderita HIV/AIDS tidak untuk dijauhi. (Freepik/diana.grytsku)

Indotnesia - HIV/AIDS masih memiliki stigma negatif sebagai penyakit menular yang berbahaya. Maka tak jarang, banyak orang yang menghindari untuk berinteraksi dengan penderitanya.

AIDS adalah penyakit sistem kekebalan tubuh kronis yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Virus ini merusak sistem kekebalan dan mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Penderita penyakit ini disebut ODHA atau orang dengan HIV/AIDS. Meski HIV/AID dapat menular, tetapi bentuk penularannya terbatas.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), penularan HIV/AIDS dapat terjadi melalui empat cara, apa saja? Yaitu hubungan seksual, berbagi jarum suntik, produk darah dan organ tubuh, dan ibu hamil positif HIV ke bayinya.

Karena itu, mendiskriminasi ODHA bukan hal benar untuk dilakukan. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan jika teman atau orang terdekat kita positif HIV/AIDS?

Melansir laman hiv.gov ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memberikan dukungan terhadap ODHA.

1. Mengakui

Jika teman, sahabat, atau keluargamu mengungkapkan statusnya sebagai penderita HIV, maka yang perlu dilakukan adalah mengakui dan berterima kasih karena telah membagi informasi pribadi terkait kesehatannya.

2. Bertanya

baca juga

Sebagian penderita mungkin akan merahasiakan tentang penyakitnya. Karena itu, jika orang terdekatmu telah terbuka dan menceritakan apa yang dialaminya, sebaiknya bertanya lah.

Tanyakan apa yang mungkin bisa kamu bantu atau lakukan untuknya. Tanya juga akah informasi tentang penyakitnya itu merupakan rahasia yang hanya diberitahukan ke orang tertentu.

3. Meyakinkan

Katakan kalau kamu akan merahasiakan informasi itu jika dia tidak menginginkan untuk dibagikan. Katakan juga jika apa yang sedang dideritanya tidak mengubah status hubungan di antara kalian.

4. Mempelajari

Berinteraksi dengan pengidap HIV/AIDS juga bisa dibilang memiliki keuntungan. Karena dengan itu, kamu bisa mempelajari mengenai penyakit tersebut langsung ke penderitanya. 

Kamu bisa menyaksikan perjuangan seorang ODHA, seperti rutin meminum obat dan mempertahankan viral load untuk dapat menjalani kehidupan normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Peringatan Hari AIDS Sedunia, Mari Setarakan Para Penyintas AIDS

Sejarah Peringatan Hari AIDS Sedunia, Mari Setarakan Para Penyintas AIDS

Your Say | Kamis, 01 Desember 2022 | 11:55 WIB

Mengenang Putri Diana Patahkan Stigma ODHA dengan Jabat Tangan dan Pelukan

Mengenang Putri Diana Patahkan Stigma ODHA dengan Jabat Tangan dan Pelukan

Indotnesia | Kamis, 01 Desember 2022 | 10:39 WIB

30 Link Twibbon Hari AIDS Sedunia 2022, Pasang di Instagram, WhatsApp, dan Facebook

30 Link Twibbon Hari AIDS Sedunia 2022, Pasang di Instagram, WhatsApp, dan Facebook

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 04:00 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB