Status Awas Gunung Semeru, Ini yang Harus Dilakukan Warga Sekitar

Indotnesia

Minggu, 04 Desember 2022 | 15:28 WIB
Status Awas Gunung Semeru, Ini yang Harus Dilakukan Warga Sekitar
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, erupsi pada Minggu (4/12/2022), dan statusnya kini naik menjadi Level IV atau Awas. (Twitter/BNPB Nasional)

Indotnesia - Gunung Semeru yang semula berstatus Level III atau Siaga, pada Minggu (4/12/2022) pukul 12.00 WIB naik menjadi Level IV atau Awas. Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas kegempaan telah terekam selama 8 kali.

Melansir situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luncuran awan panas guguran sudah mencapai 19 km bahkan telah melewati jembatan Gladak Perak.

Abu vulkanik juga terpantau membumbung tinggi berwarna bau dan hitam pekat. Laporan Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang Joko Sambang menyebutkan jarak pandang sangat terbatas karena abu telah turun dibarengi dengan hujan.

"Situasi saat ini di Kajar Kuning hujan deras dan abu pekat,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Lumajang menyebutkan sebanyak 93 warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka diungsikan ke Balai Desa Sumberurip, Pronojiwo, Lumajang.

Lalu, apa arti dari Level IV atau Awas dari sebuah gunung api?

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi, warga diimbau untuk menjauhi lokasi berbahaya. [Twitter/BNPB Indonesia]
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi, warga diimbau untuk menjauhi lokasi berbahaya. (sumber: Twitter/BNPB Indonesia)

Mengutip Suara.com, Level IV mengindikasikan masyarakat yang tinggal di sekitar gunung harus mengungsi. Status ini menunjukkan gunung akan mulai meletus. Erupsinya juga bisa mengakibatkan bencana yang sangat berbahaya.

Biasanya, gunung akan menunjukkan letusan awal yang dilanjutkan dengan munculnya semburan abu dan uap. Kemudian, terjadi erupsi besar yang kemungkinan terjadi dalam kurun waktu 24 jam.

Terkait Status Awas Gunung Semeru, PVMBG telah merekomendasikan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

baca juga

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 KM dari kawah atau puncak karena rawan bahaya lontaran batu atau pijar.

Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Lokasi yang dimaksud dalam imbauan tersebut adalah sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Lebih lanjut, PVMBG mengimbau warga supaya tidak terpancing berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan mengikuti arah dari instansi yang berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembali Meletus, Ini Catatan Aktivitas Erupsi Gunung Semeru dari Tahun ke Tahun

Kembali Meletus, Ini Catatan Aktivitas Erupsi Gunung Semeru dari Tahun ke Tahun

Indotnesia | Minggu, 04 Desember 2022 | 13:08 WIB

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Erupsi Setelah Hampir 40 Tahun

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Erupsi Setelah Hampir 40 Tahun

Indotnesia | Selasa, 29 November 2022 | 11:11 WIB

Rekomendasi 5 Tempat Wisata di Gunungkidul Jogja yang Mengasyikkan

Rekomendasi 5 Tempat Wisata di Gunungkidul Jogja yang Mengasyikkan

Indotnesia | Selasa, 01 November 2022 | 13:53 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×